Home

Pilih Mana: Atap Go Green atau Spandek?

Pemilihan atap menjadi salah satu penentu dalam perhitungan anggaran, penyesuaian model dan efektivitas dari setiap bangunan. Disini saya menyediakan dua pilihan atap yang bisa menjadi pilihan untuk kamu yaitu atap Go Green dan atap Spandek.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang sangat penting untuk kamu ketahui terlebih dahulu agar sesuai kebutuhan dan keinginan kamu. Yuk, langsung saja baca penjelasannya pada artikel di bawah ini ya guys.

 

Atap Go Green

Konsep hunian ramah lingkungan saat ini mulai banyak diterapkan di perkotaan. Tidak hanya sekedar menyediakan ruang terbuka hijau di luar atau di dalam rumah, rumah ramah lingkungan juga tersusun atas bahan bangunan yang mendukung prinsip go green. Baca juga Pilih Mana: Seng atau Asbes?

Salah satu material atau bahan yang mendukung prinsip tersebut adalah atap go green. Atap Go Green merupakan atap yang diproduksi dari plastik baja dan teknologi terbaru yang menghasilkan kualitas dan kelenturan atap yang bermutu tinggi.

Atap Go Green memberikan solusi terbaik untuk atap gelombang yang kokoh, aman, tidak berkarat, ekonomis dan tahan lama. Atap Go Green adalah pilihan bagi kamu yang menginginkan atap yang dapat menahan panas dan meredam suara dengan harga yang sangat ekonomis.

Kelebihan Atap Go Green

Berikut beberapa kelebihan dari atap Go Green:

  • Anti Karat
    Atap Go Green dijamin akan bebas dari  karat dan korosi 100%, karena memiliki kondisi kelembaban udara yang tinggi. Banyak orang yang sudah merasakan hal tersebut ketika mereka menggunakan dan mimilih atap Go Green.
  • Ramah Lingkungan
    Disebut ramah lingkungan karena semua bahan yang digunakan atap Go Green menggunakan bahan ramah lingkungan sehingga dapat dengan mudah didaur ulang kembali.
Dan juga atap Go Green memiliki harga yang sangat ekonomis dibandingkan dengan produk atap berbentuk gelombang lainnya.
  • Ringan dan Lentur
    Atap Go Green sangat ringan dan fleksibel karena fleksibilitas plastik yang dikombinasikan dengan struktur molekul, membuat atap Go Green mudah penanganannya dalam proses mobilisasi dan transportasi. Atap Go Green juga dilengkapi dengan perlindungan ultra violet.

Kekurangan Go Green

Berikut beberapa kekurangan dari atap Go Green:

  • Memiliki Satu Bentuk Saja
    Atap Go Green hanya memiliki bentuk yang bergelombang saja. Itu adalah satu-satunya bentuk yang dimiliki atap Go Green sehingga kamu tidak dapat memilih yang lain-lain.
  • Tidak Ada Bentuk yang Transparan
    Atap Go Green tidak memiliki bentuk transparan. Sehingga, hal ini dapat menyebabkan tidak adanya pencahayaan alami dari paparan sinar matahari.
  • Tidak Dapat Dipasang dan Ditumpukan Jika Ukurannya Berbeda
    Jika ukuran atap Go Green berbeda ini akan mempersulit dalam pemasangannya. Karena terkadang selisih ukuran beberapa mm saja, dapat mengakibatkan renggang jika dipaksa untuk dipasang.
Spesifikasi Atap Go Green
MaterialTebuat dari plastik naja diproses dengan teknologi terbaru
BentukMemiliki bentuk yang bergelombang
Suhu RuanganFleksibel dan tidak membuat suhu ruangan menjadi panas

Atap Spandek

Atap Spandek atau atap zincalume adalah bahan konstruksi yang berbahan dasar seng (zinc) dan aluminium. Komposisi yang digunakan adalah seng 43%, Aluminium 55%, dan tambahan 1.5% bahan silikon. Penambahan silikon dilakukan untuk meningkatkan tingkat elastisitas atap.

Di pasaran sendiri ketebalan atap yang ditawarkan cukup bervariasi. Mulai dari 0.3 mm, 0.35 mm, 0.4 mm, 0.45 mm, hingga 0.5 mm dapat dikatakan bahwa material sangat tipis karena kurang dari 1 cm, tetapi meskipun tipis tetapi spandek sangat kuat dan kokoh dan tahan lama. Adapun lebar bentang atapnya juga tidak kalah bervariasi. Perbedaan ketebalan atapnya sedikit banyak berpengaruh juga pada kualitas dan ketahanannya.

Tidak heran bila semakin tebal ukuran spandek biasanya semakin tinggi harga atap Spandek. Spandek dapat menjadi pilihan atap kanopi rumah Anda dengan budget yang terjangkau juga sangat cocok untuk gudang, parkir, dan bangunan yang memiliki area luas. Kamu bisa mendapatkan atap Spandek di Depo Bangunan.

Kelebihan Atap Spandek

Berikut beberapa kelebihan dari atap Spandek:

  • Pemasangan Mudah
    Atap Spandek jauh lebih cepat dan praktis, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga dalam pemasangan. Tidak hanya itu, karena dalam segi pengecatan atap Spandek sangat mudah untuk diaplikasikan ketika akan kamu gunakan.
  • Warna Bervariasi
    Permukaan yang mudah dicat membuat para produsen giat untuk menghadirkan varian warna yang menarik untuk atap Spandek. Tentu ini untuk menarik minat pasar, berbagai pilihan seperti putih, hitam, abu-abu, kuning, oranye, biru, merah, hijau, ungu, dan coklat. Jumlah varian warna yang tersedia memberikan kebebasan memilih sesuai selera dan kebutuhan.
  • Memiliki Daya Tahan yang Baik dan Tahan Lama
    Memiliki daya tahan yang lama karena hal ini karena campuran komposisi yang tepat dengan bahan dasar alumunium dan seng yang dapat membuatnya tahan lama dan kokoh walaupun dimakan waktu.
Atap Spandek dapat dikatakan sebagai salah satu material desain atap rumah yang memiliki daya tahan lama serta awet yang dapat digunakan dalam jangka panjang. Atap ini dapat bertahan hingga 20 tahun lamanya.

Kekurangan Spandek

Berikut beberapa kekurangan dari atap Spandek:

  • Terasa Sedikit Panas
    Walaupun mampu menahan sinar matahari tidak tembus ke dalam, tetap saja penggunaan atap Spandek agak terasa panas, hal tersebut dapat diatasi dengan memasang alumunium foil pada bagian bawah atap. Mengapa harus alumunium foil? Ini karena alumunium mampu meredam suhu panas yang timbul dari atap Spandek.
  • Daya Serap yang Tinggi
    Sifatnya yang mempunyai daya serap sinar matahari yang besar. Tidak tanpa alasan, jika dilihat dari material atap Spandek, bahannya termasuk sebagai konduktor panas yang baik. Dengan begitu, rumah yang menggunakan atap Spandek akan terasa sedikit lebih gerah dibanding atap lainnya. Oleh karena itu, atap Spandek banyak digunakan di daerah-daerah yang sejuk.
  • Menimbulkan Suara Bising
    Karena atap ini terbuat dari seng dan sangat tipis, dapat dipastikan akan terdengar suara bising ketika hujan turun. Sehingga hal ini dapat mengganggu pendengaran kamu.

Nah guys dari penjelasan di atas sudah kamu ketahui ya kelebihan dan kekurangan masing-masing dari atap Go Green dan juga atap Spandek. Berikutnya di bawah ini akan ada beberapa tips untuk kamu saat memilih atas rumah kamu guys. Langsung saja baca tipsnya di bawah ini.

Spesifikasi Atap Spandek
MaterialTerbuat dari bahan konstruksi yang berbahan dasar seng dan aluminium
BentukMemiliki bentuklebih datar dengan beberapa gelombang dengan jarak yang agak jauh
Suhu RuanganMembuat suhu ruangan menjadi gerah dan panas

Tips Memilih Atap Rumah

  • Biaya
    Hal pertama yang sangat harus  menjadi tip kamu saat ingin memilih jenis atap rumah adalah kamu perlu menentukan biaya yang ada. Jangan memaksakan jika kamu tidak mempunyai biaya yang lebih. Pastikan pemilihan kamu memang sesuai dengan kebutuhan kamu.
  • Iklim Lokasi Rumah
    Hal yang kedua yang perlu diperhatikan adalah kamu harus mengenal karakter iklim berdasarkan di mana lokasi rumah yang kamu miliki. Apakah di tempat dengan iklim yang ekstrem, curah hujan tinggi, di tempat panas seperti di kawasan Afrika, atau semacamnya.
  • Desain dan Material Atap
    Setelah mengetahui iklim cuaca yang kerap terjadi, selanjutnya adalah membuat desain dan memilah material atap yang sesuai dengan rumah kamu. Sebagai contoh jika lokasi rumah berada pada daerah dengan curah hujan yang cukup besar, maka kamu perlu membuat desain atap yang curam, agar air hujan lebih cepat jatuh ke tanah sehingga mengurangi resiko kebocoran.
Tetapi jika cuaca ekstrim, maka disarankan untuk memilih atap yang terbuat dari bahan yang relatif kokoh, beton misalnya. Atau jika cuaca cenderung panas, atap tanah liat dapat menjadi pilihan, jangan atap berbahan metal.
  • Rangka Atap
    Pemilihan rangka atap dilakukan setelah kita menentukan desain dan material atap yang akan dipilih. Misalnya jika kita ingin rangka atap dak yang terbuat dari beton, maka tidak perlu lagi menggunakan rangka atap miring dari kayu. Jika ingin rangka yang miring, maka rangka baja ringan bisa menjadi pilihan. Tidak hanya lebih ramah lingkungan, struktur baja ringan juga lebih kuat dari kayu dan tidak mudah lapuk atau rusak dimakan rayap.
  • Instalasi
    Mengingat proses instalasi (pemasangan) yang cenderung sulit, hingga sangat dianjurkan untuk menggunakan jasa ahli dalam memasang atap, baik itu saat pemasangan atap atau rangkanya. Jangan terperangkap oleh harga murah, pengerjaan yang baik dengan tawaran guarantee dalam waktu tertentu bisa menjadi opsi terbaik untuk kita yang tidak memahami benar soal pemasangan atap.

Pilih Mana: Atap Go Green atau Spandek?

Atap Go GreenAtap Spandek
Kelebihan - Anti karat - Ringan dan lentur - Ramah lingkungan- Pemasangan yang mudah - Memiliki daya tahan yang lama - Memiliki warna bervariasi
Kekurangan- Hanya memiliki satu bentuk - Tidak ada bentuk yang transparan - Jika ukuran berbeda tidak bisa ditumpukan- Suhu ruangan menjadi gerah dan panas - Memiliki daya serap yang tinggi - Dapat menimbulkan suara bising ketika hujan

Kesimpulan

Baik atap Go Green maupun atap Spandek, semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jika memilih atap Spandek, kamu akan memiliki atap yang tidak akan tembus cahaya matahari, namun sayangnya meskipun begitu tetap saja atap Spandek akan menimbulkan rasa panas saat lama berada di bawah atap ini. Lain halnya jika kamu memilih atap Go Green, semua kelebihan yang ada akan dapat dirasakan tetapi atap ini hanya memiliki satu bentuk yakni bentuk gelombang saja. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Atap Go Green vs Spandek

VS

Leave a Reply