Home

Pilih Mana: Batu Alam atau Keramik?

Ubin lantai merupakan salah satu komponen yang sangat penting agar rumah atau bangunan senantiasa terlihat indah dan cantik, untuk itu diperlukan material yang memiliki kualitas mumpuni seperti halnya Batu Alam dan Keramik.

Batu Alam dan Keramik tidak hanya dipakai untuk komponen lantai saja, kamu juga bisa menggunakan kedua material ini di dinding dan beberapa tempat lainnya sesuai dengan selera dan kebutuhan kamu. Batu Alam dan Keramik juga memiliki beraneka ragam jenis sehingga bisa disesuaikan dengan style bangunan atau rumah kamu masing-masing.

Penjelasan lebih dalam mengenai Batu Alam dan Keramik akan dibahas melalui artikel ini sehingga bisa kamu jadikan referensi dalam memilih material terbaik untuk bangunan atau rumah kamu. Disini aja ya!

Batu Alam

Batu alam merupakan salah satu material yang banyak dipakai masyarakat sebagai bahan bangunan, terutama untuk proses penyelesaian akhir (finishing). Kesan alami dan tampilannya yang dekoratif menjadi salah satu alasan batu alam menjadi begitu populer.

Keragaman jenis dan cara pemasangannya yang sanggup menghasilkan berbagai macam pola dan tampilan membuat batu alam seakan menjadi elemen wajib dalam pembangunan suatu rumah, mulai dari taman, pagar, bahkan kamar mandi.

Namun, tidak seluruh bagian rumah bisa mempergunakan material batu alam ini. Ruangan yang mudah terkena kotoran seperti dapur atau garasi sebaiknya menghindari pemakaian batu alam sebab karakter batu alam yang akan susah dibersihkan bila terkena kotoran seperti cipratan oli atau minyak. Baca juga Pilih Mana: Marmer atau Keramik?

Kelebihan Batu Alam

  • Memiliki kesan natural, elegan, dan mewah
    Rumah yang dilapisi batu alam dengan maksimal apalagi tema yang digunakan untuk rumah lebih kepada tema tradisionalis, tentunya tampilan rumah akan terlihat sangat alami/natural. Batu alam juga akan menambah nilai estetika rumah kamu dan tentu saja perihal itu akan membuat rumah terlihat elegan dan modern, bahkan bila rumah kamu mempunyai ukuran yang minimalis sekalipun, karena saat ini perumahan-perumahan di perkotaan pun sudah banyak memakai batu alam sebagai material.
  • Terhindar dari lumut dan jamur
    Berbeda halnya dengan keramik ataupun marmer, memakai batu alam sebagai material utama dalam mempercantik konsep rumah tentunya akan terhindar dari noda lumut dan jamur. Seperti yang kita tahu bersama jamur dan lumut merupakan masalah klasik yang bisa mengganggu keindahan rumah kamu, nah dengan memakai batu alam maka kamu akan terhindar dari jamur serta lumut.
  • Tidak perlu terlalu sering dirawat
    Yang menarik saat kamu memakai batu alam sebagai material utama dalam mendesain rumah kamu yaitu tidak memerlukan proses perawatan sebab batu alam merupakan salah satu jenis batu alam yang mempunyai warna yang indah oleh karena itu kamu tidak perlu merawat nya terlalu sering.

Kekurangan Batu Alam

  • Warnanya tidak bisa seragam
    Batu alam tertentu mempunyai corak yang tidak seragam. Memang ini menjadi salah satu kelebihan tersendiri. Tetapi yang jadi permasalahan yaitu membutuhkan keterampilan sendiri dalam pemasangannya. Namun kamu tidak perlu khawatir, sebab produsen batu alam umumnya sudah merancang model batu alamnya sehingga bisa memudahkan untuk dipasang.
  • Mempunyai pori-pori yang besar sehingga mesti ditutup dengan bahan khusus lagi
    Memang tidak untuk semua batu. Adapun untuk sebagian batu yang mempunyai pori-pori besar memiliki masalah tersendiri seperti berlumut karena air mudah meresap dalam batu. Perihal ini tentu perlu penanganan tersendiri dengan alat pelapis supaya air tidak masuk. Namun perlu pelapis yang masih memperlihatkan keaslian batu.
  • Resiko susah diperbaiki
    Bila rumah terkena banjir sampai mengotori dinding yang terbuat dari batu, tentu masih bisa ditangani dengan disemprot dengan air. Tapi yang jadi masalah yaitu ketika ada orang iseng yang sengaja mencoret-coret rumah dengan cat plastik, maka susah sekali diatasi. Solusi yang bisa diatasi yaitu mengganti batu. Resiko mengganti batu maka akan memiliki kerepotan tersendiri apabila perekat pada batu alamnya sangat kuat.

Jenis Batu Alam

1. Batu Marmer
Batu alam ini banyak dipakai sebagai penutup finishing lantai atau dinding. Harga marmer per m2 lumayan mahal dan keunikan serta keindahan marmer membuatnya lebih banyak digunakan pada rumah atau bangunan mewah dengan biaya pembangunan yang besar.

2. Batu Andesit
Batu andesit merupakan batu yang paling keras di antara batu alam lain yang umumnya digunakan. Batu andesit juga mempunyai tingkat porositas kecil karena berpori rapat. Batu tipe ini berasal dari gunung berapi dan mempunyai beberapa ciri yang gampang dikenali, yakni berwarna abu-abu atau hitam.

3. Batu Sabak
Di pasaran, batu sabak atau slate stone lebih dikenal dengan sebutan batu kali. Selain amat kuat untuk pondasi, jenis batuan ini bisa dibelah menjadi lempengan tipis untuk pelapis dinding maupun lantai. Pengaplikasian batu sabak ini sebagian besar dipakai untuk bagian luar (eksterior) misalnya dinding, pagar, kolam, pilar (kolom) dan taman kering.

4. Batu Granit
Granit (Granite) merupakan salah satu tipe batu alam yang terkenal di masyarakat. Granit amat cocok dipakai sebagai pelapis dinding (Wall veneer), lantai, dan dinding kamar mandi supaya menimbulkan suasana natural dan segar. Sifatnya yang tahan terhadap susu tinggi membuat batu tipe ini bisa dipakai di permukaan dapur (countertops).

5. Batu Palimanan
Batu palimanan seperti namanya diproduksi di daerah Palimanan, Cirebon, dan merupakan salah satu batu favorit. Batu palimanan amat cocok dipasang pada bidang eksterior maupun interior suatu bangunan. Batu ini mempunyai warna yang terang serta berpori, maka sangat disarankan bila setelah selesai dipasang langsung diberi pelapis batu alam atau coating, untuk menahan laju tumbuhnya lumut.

6. Batu Candi
Sifatnya yang cenderung alami dan terkesan sejuk menjadi salah satu alasan mengapa batu ini banyak disukai konsumen. Di pasaran batu candi banyak dijual dalam bentuk lempengan. Batu candi mempunyai sifat yang gampang menyerap air, maka sebaiknya bila mau diaplikasikan di luar ruangan (eksterior) dilapisi dengan coating supaya tidak ditumbuhi lumut.

Spesifikasi Batu AlamKeterangan
Terbuat Kerak bumi serta mineral yang mengeras akibat proses alami
TeksturLebih kasar dan tidak rata
JenisMarmer, andesit, sabak, granit, palimanan dan candi
Lihat juga:  Pilih Mana: Stand Mixer atau Hand Mixer?

Keramik

Salah satu bahan flooring atau ubin lantai yang banyak dipakai adalah keramik. Tipe ubin lantai ini dibuat dari tanah liat yang dilapisi dengan glazur. Keramik mempunyai motif, warna, serta ukuran yang beraneka ragam. Dengan ukuran yang beragam inilah yang membuat jenis lantai ini banyak disukai karena bisa dipadukan berbagai ukuran keramik untuk menciptakan pola yang indah.

Keramik dengan ukuran besar menciptakan penampilan terbuka yang menimbulkan kesan ruangan menjadi luas. Sedangkan keramik dengan ukuran kecil memberikan kesan kotak papan catur. Ukuran keramik yang dipasang juga mesti disesuaikan dengan ukuran perabot di dalamnya.

Pilihlah keramik dengan ukuran besar untuk mempertahankan keseimbangan penampilan dalam ruangan yang diisi dengan perabot besar dan berat. Sedangkan untuk ruangan terbuka bisa diaplikasikan dengan perabot yang ringan dan sedikit, dan amat cocok dipadukan dengan ukuran keramik dimensi kecil.

Kamu bisa mendapatkan keramik ini di toko-toko bangunan atau ke depo bangunan untuk toko yang sudah terpercaya mengenai bahan bangunan.

Kelebihan Keramik

  • Tahan lama
    Sudah banyak yang membuktikan keawetan dari lantai keramik ini. Mulai dari ruangan yang panas sampai ruangan yang selalu terendam air, semuanya tidak membuat kualitas keramik memudar. Tentunya dengan perawatan yang benar, keramik di rumah kamu akan terus memancarkan keindahannya.
  • Anti air
    Berbeda dengan beberapa material lainnya, lantai keramik justru bisa diandalkan untuk ruangan dengan kelembaban tinggi seperti kamar mandi dan kolam renang. Tidak heran bila keramik juga kadang dipakai sebagai pelindung dinding agar tidak dimakan oleh resapan air. Perhatian untuk lantai kamar mandi, supaya tidak licin, senantiasa gunakan keramik bertekstur kasar.
  • Gampang dibersihkan
    Kelebihan terakhir dari lantai keramik yaitu mudah dalam membersihkannya. Perihal ini tentu tidak terlepas dari permukaan lantai keramik itu sendiri yang terasa licin. Kamu cukup mengepelnya secara teratur untuk memastikan keramik di rumah selalu bersih mengkilap.

Kekurangan Keramik

  • Tekstur keramik tergolong keras
    Hal ini karena keramik terbuat dari campuran tanah liat dan glazur (kaolin) yang dibakar. Untuk kamu yang terbiasa memakai lantai kayu, lantai keramik akan terasa lebih keras. Umumnya, untuk mengatasi perihal ini kamu bisa memakai karpet pada ruang-ruang berkumpul seperti ruang tamu dan ruang makan.
  • Permukaan keramik umumnya cenderung dingin
    Bukan cuma itu, terkadang tampilan dari keramik bisa menciptakan nuansa dingin dan kaku. Untuk mengantisipasi perihal ini, cobalah memakai keramik bermotif asimetris dengan warna-warna yang lebih cerah.
  • Mudah pecah
    Keramik lantai termasuk barang pecah belah. Bila kamu tidak hati-hati dalam menyimpan, membawa, dan memasangkannya maka siap-siap saja kamu akan menemukan beberapa keramik yang pecah. Bukan cuma itu, lantai keramik juga tidak kuat menopang benda-benda berat. Bila dipaksakan, lambat laun akan ada salah satu sudut keramik yang mengalami keretakan.

Jenis Keramik

1. Keramik Biasa
Keramik tipe ini begitu laris di pasaran. Pasalnya, jumlah produksi keramik biasa memang jauh lebih tinggi dari keramik tipe lainnya. Sehingga tidaklah sulit untuk memperolehnya di pasaran, meski di toko bangunan kecil sekalipun.

2. Keramik Terazzo
Era 70-an merupakan puncak keemasan dari keramik terazzo. Dahulu masyarakat menyukai keramik ini karena menampilkan kesan tradisional. Terlepas dari rumah-rumah bergaya tempo dulu yang sampai saat ini masih menjaga “nuansa jadul” dalam desain interiornya. Trend terazzo kini sudah mulai ditinggalkan.

3. Keramik Granit Alam
Memang harga keramik ini amatlah mahal, bahkan tak jarang membuat para konsumen jadi pikir dua kali sebelum mendapatkannya. Walaupun begitu, harga tetaplah sebanding dengan kualitas. Bukan hal yang tidak mungkin bila rumah Kamu lebih terlihat mewah daripada memakai keramik biasa.

4. Keramik Homogeneous Tile
Sepintas sedikit susah memang menyebut istilah keramik ini. Namun dibalik semua itu, keramik homogeneous tile nyatanya nyaris mendekati dengan marmer atau batu granit alam. Karakter homogenous tile cenderung classy dan trendy. Sangat nyaman untuk Kamu yang menginginkan desain rumah minimalis.

Spesifikasi KeramikKeterangan
Terbuat Tanah liat yang dilapisi dengan glazur
TeksturRata dan sedikit licin
JenisKeramik biasa, terazzo, granit alam dan homogeneous tile

Pilih Mana: Batu Alam atau Keramik?

Batu AlamKeramik
Kelebihan- Memiliki kesan natural, elegan, dan mewah - Terhindar dari lumut dan jamur - Tidak perlu terlalu sering dirawat - Tahan lama - Anti air - Gampang dibersihkan
Kekurangan- Warnanya tidak bisa seragam - Mempunyai pori-pori yang besar sehingga mesti ditutup dengan bahan khusus lagi - Resiko susah diperbaiki - Tekstur keramik tergolong keras - Mudah pecah - Permukaan keramik umumnya cenderung dingin

Kesimpulan

Batu Alam dan Keramik merupakan material untuk bangunan atau rumah yang sudah terkenal dan memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Namun jika kamu memiliki budget lebih, saya merekomendasikan Batu Alam sebagai material ubin atau beberapa komponen bangunan atau rumah kamu karena lebih cantik, terkesan mewah dan awet tahan lama. Tentukan pilihan material kamu sesuai dengan selera dan kebutuhan kamu guys. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Batu Alam vs Keramik

VS

Leave a Reply