Makanan dan Minuman

Pilih Mana: Beras Pera atau Pulen?

Beras merupakan bahan pokok yang nasinya diolah menjadi nasi. Makanan satu ini menjadi makanan wajib karena dapat memenuhi kebutuhan kalori dan karbohidrat tubuh. Terdapat banyak jenis beras yang dapat Anda pilih untuk dikonsumsi, dua di antaranya yaitu beras pera dan beras pulen. Jika Anda harus memilih manakah beras yang akan Anda pilih? Beras pera atau pulen?

Beras pera dan beras pulen merupakan beras yang dapat digunakan sebagai makanan pokok untuk dikonsumsi sehari-hari. Menurut Profesor Dokter Nuri Andarwulan, Direktur dari Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) yang dikutip dari CNNIndonesia.com perbedaan beras pera dan pulen ditentukan oleh faktor genetik varietas padi yang memiliki kandungan amilosa yang berbeda-beda. Beras pera memiliki kandungan amilosa lebih dari 25 persen sehingga tekstur yang lebih keras, kering dan tidak lengket. Karena teksturnya ini, banyak orang yang kurang menyukai beras pera. Sedangkan beras pulen mengandung amilosa sekitar 20 persen sehingga memiliki tekstur yang lembut dan memiliki rasa yang enak. Selain dimakan langsung, beras pulen juga dapat digunakan untuk membuat bubur ataupun sushi karena memiliki tekstur yang lengket dan lembut.

Beras Pera

Beras pera merupakan beras yang memiliki tekstur yang lebih kering, keras, dan berderai. Beras pera biasa dikonsumsi oleh masyarakat Sumatera Barat. Mereka lebih menyukai beras pera daripada beras pulen. Penjelasan mengenai beras atau nasi telah kami bahas pada nasi putih vs nasi merah.

Kelebihan Beras Pera

Berikut beberapa kelebihan beras pera yang perlu Anda ketahui:

  • Memiliki Kadar Indeks Glikemik yang Rendah

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh beras pera adalah memiliki kadar indeks glikemik (IG) yang lebih rendah jika dibandingkan dengan beras pulen. Dengan kadar indeks glikemik yang lebih rendah bisa dikatakan bahwa beras pera lebih sehat daripada beras pulen, sebab kadar glikemik yang tinggi dapat menambah berat badan dan mengganggu kualitas tidur serta gangguan kesehatan lainnya.

  • Lebih Mudah Dicerna

Kelebihan lain yang dimiliki beras pera adalah lebih mudah dicerna. Hal ini dikarenakan dalam memasak beras pera lebih membutuhkan banyak air, banyaknya kandungan air yang terdapat dalam beras pera juga membuat orang yang memakannya lebih cepat kenyang.

  • Dapat Dibuat Menjadi Tepung Beras

Beras pera juga dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi tepung beras. Tepung beras ini sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita gluten-intolerant sebab tepung beras tidak terlalu mengandung banyak gluten. Beras pera juga dapat digunakan untuk membuat nasi goreng. Tekstur yang dimiliki beras pera membuat nasi goreng lebih enak dan tidak lengket.

Kekurangan Beras Pera

Berikut beberapa kekurangan beras pera yang perlu Anda ketahui:

  • Memiliki Tekstur yang Lebih Keras

Salah satu kekurangan beras pera adalah memiliki tekstur yang lebih keras. Namun hal ini tergantung dengan selera masing-masing. Sebagian besar orang menyukai beras yang pulen karena lembut, namun masyarakat Sumatera Barat lebih menyukai beras pera.

  • Kadar Glikemik Bisa Meningkat

Kekurangan lainnya yang dimiliki beras pera adalah kadar glikemik yang terkandung dapat meningkat jika dimasak dengan cara digoreng. Beras pera memiliki tekstur yang kering dan berderai sehingga cocok untuk dibuat menjadi nasi goreng. Beras pera yang dimasak dengan cara digoreng membuat kadar glikemiknya menjadi lebih tinggi.

  • Tidak Cocok untuk Dibuat Menjadi Bubur

Kekurangan selanjutnya yang dimiliki oleh beras pera adalah tidak cocok untuk dijadikan sebagai bubur. Bubur biasanya dibuat menggunakan beras pulen agar rasa lebih enak dan tekstur lebih lembut.

Kelebihan Beras PeraKekurangan Beras Pera
- Memiliki kadar indeks glikemik yang rendah - Memiliki tekstur yang lebih keras
- Lebih mudah dicerna - Kadar glikemik bisa meningkat
- Dapat dibuat menjadi tepung beras- Tidak cocok untuk dibuat menjadi bubur
Lihat juga:  Pilih Mana: Bebelac Gold atau Nutrilon Royal?

Beras Pulen

Beras pulen merupakan beras yang memiliki tekstur yang lebih lembut, lengket. Untuk memasaknya, air yang digunakan 1 berbanding 1 karena beras ini sangat mudah lembut. Beras ini banyak disukai orang karena lembut dan rasanya enak.

Kelebihan Beras Pulen

Berikut beberapa kelebihan beras pulen yang perlu Anda ketahui:

  • Lebih Enak dan Lembut

Salah satu kelebihan beras pulen adalah memiliki tekstur yang lebih lembut dan banyak yang mengatakan bahwa beras pulen memiliki rasa yang lebih enak daripada beras pera.

  • Disukai Sebagian Besar Masyarakat Dunia

Karena rasa dan tekstur yang dimiliki, beras pulen lebih banyak disukai oleh orang banyak. Bahkan, sebagian masyarakat dunia lebih menyukai beras pulen yang lembut daripada beras pera yang kasar dan berderai.

  • Dapat Digunakan untuk Membuat Bubur

Selain memiliki rasa yang enak untuk langsung dimakan, beras pulen juga cocok dan enak untuk digunakan sebagai bahan membuat bubur. Bubur yang dibuat menggunakan beras pulen akan terasa lebih enak dan lebih lembut.

Kekurangan Beras Pulen

Berikut beberapa kekurangan beras pulen yang perlu Anda ketahui:

  • Harga Relatif Lebih Mahal

Karena disukai yang digemari oleh banyak orang, beras pulen memiliki harga yang relatif lebih mahal daripada beras pera.

  • Kadar Indeks Glikemik Lebih Tinggi

Meskipun memiliki rasa yang enak dan memiliki tekstur yang lembut, beras pulen mengandung kadar indeks glikemik yang lebih tinggi daripada yang terkandung dalam beras pera. Indeks glikemik yang tinggi ini dapat memberikan pengaruh buruk untuk kesehatan.

  • Tidak Cocok untuk Dibuat Nasi Goreng

Kekurangan selanjutnya yang dimiliki beras pulen adalah kurang cocok untuk dijadikan sebagai bahan membuat nasi goreng. Nasi goreng seharusnya memiliki tekstur yang berderai, hal ini tidak mampu dilakukan oleh beras pulen yang cenderung lengket.

Kelebihan Beras PulenKekurangan Beras Pulen
- Lebih enak dan lembut - Harga relatif lebih mahal
- Disukai sebagian besar masyarakat dunia - Kadar indeks glikemik lebih tinggi
- Dapat digunakan untuk membuat bubur - Tidak cocok untuk dibuat nasi goreng

Pilih Mana: Beras Pera atau Pulen?

Di atas telah dijelaskan mengenai perbedaan antara beras pera dan beras pulen. Untuk lebih jelasnya, kami telah merangkum perbedaan tersebut pada tabel berikut ini:

Beras PeraBeras Pulen
- Memiliki tekstur yang lebih keras, kering, dan berderai - Memiliki tektur yang lebih lembut dan lengket
- Kadar indeks glikemik lebih rendah- Kadar indeks glikemik lebih tinggi
- Cocok dibuat nasi goreng- Cocok dibuat bubur

Kesimpulan

Dari penjelasan mengenai beras pera dan beras pulen di atas, dapat disimpulkan bahwa beras pulen memiliki rasa yang lebih enak dan lebih banyak disukai daripada beras pera. Namun, beras pera lebih sehat dikonsumsi karena mengandung kadar indeks glikemik yang lebih rendah daripada beras pulen. Harga beras pera juga lebih murah daripada beras pulen.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Beras Pera vs Pulen

VS

Leave a Reply