HomeMasak

Pilih Mana: Bimoli atau Sania?

Minyak goreng merupakan salah satu unsur yang harus diperhatikan saat memasak makanan sehari-hari. Saat ini sudah banyak merk minyak goreng yang beredar di pasaran mulai dari yang mahal sampai yang murah sekalipun, salah satunya seperti Bimoli dan Sania.

Bimoli dan Sania merupakan minyak goreng yang sudah berpengalaman di bidangnya sejak puluhan tahun lamanya. Kandungan yang ada di dalam kedua minyak goreng ini juga beragam dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Dibalik manfaat kedua Bimoli dan Sania tentu tersemat juga beberapa efek samping di dalamnya ketika kita menggunakan minyak secara berlebihan dan cara yang salah. Untuk itu simak terus pembahasan mengenai Bimoli dan Sania pada artikel kali ini. Stay tune guys!

Bimoli

Bimoli (singkatan dari Bitung Manado Oil Limited) merupakan merk dagang sebuah produk minyak goreng yang diproduksi oleh PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) yang dimiliki oleh grup PT Indofood Sukses Makmur Tbk dan PT Indofood Agri Resources Ltd (IndoAgri).

Bimoli pertama kali dikenalkan di pasar Indonesia pada tahun 1968, sedangkan untuk varian Bimoli Spesial diperkenalkan pada tahun 1993. Sebagai upaya pemasaran produk, saat ini Bimoli mempunyai jaringan distribusi besar dari Sabang sampai Merauke.

Karena sudah lama berkecimpung di industri minyak goreng, Bimoli juga melakukan berbagai inovasi mulai dari kualitas, varian, slogan, kemasan, serta strategi pemasarannya.

Perihal itu membuahkan hasil berupa beberapa penghargaan seperti Platinum Level dari Indonesia Best Brand Award (IBBA) dari tahun 2002-2014, GOLD Level dari Packaging Consumer Branding Award yang diberikan oleh Indonesian Brand identity Summit tahun 2005 serta Diamond Level dari Indonesia Customer Satisfaction Award (ICSA) dari tahun 2000-2014.

Sampai tahun 2016 pun Bimoli masih menjadi pemenang kategori Minyak Goreng Bermerek pada penghargaan ICSA. Baca juga Pilih Mana: Bimoli atau Tropical?

Kelebihan Bimoli

  • Panasnya stabil
    Memakai minyak goreng Bimoli, akan menghasilkan gorengan yang renyah dan enak. Perihal ini disebabkan minyak bisa menjaga kestabilan panas dengan baik. Kemurnian dan kejernihan minyak bisa membuat makanan semakin lezat. Sebab saat ini banyak minyak yang tidak bisa menjaga kestabilan panas, sehingga proses penggorengan lebih lama.
  • Mengandung Omega 3&9
    Minyak Bimoli 2 liter dan ukuran lainnya dibuat dengan kemasan yang mudah dipakai. Kamu bisa membeli yang kemasan plastik maupun botol. Di setiap kemasannya mengandung omega 3 dan omega 9, yang baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan omega 3 dan omega 9 sekitar 45 persen. Kandungan ini bisa membantu pertumbuhan otak anak semakin sehat.
  • Harga minyak yang terjangkau
    Kelebihan berikutnya yakni harga dari minyak goreng bimoli. Harga minyak bimoli mulai dari Rp 7000 untuk kemasan setengah liter. Harga minyak bimoli 2 liter sekitar Rp 24.500 per Oktober 2019. Harga minyak memang selalu berubah-ubah. Untuk harga yang lebih murah, bisa mencari promo. Karena banyak supermarket yang memberikan promo pembelian minyak goreng.

Kekurangan Bimoli

  • Masih suka menempel pada makanan
    Kekurangan pertama yang dimiliki Bimoli adalah masih menempelnya minyak pada makanan. Hal ini tentu menjadi kekurangan yang cukup merugikan para pengguna minyak Bimoli sehingga membuat makanan kurang enak.
  • Meningkatkan risiko penyakit jantung
    Kekurangan selanjutnya yaitu seperti yang kita tahu bahwa Bimoli terbuat dari minyak kelapa sawit. Minyak kelapa sawit sendiri mengandung lemak jenuh yang tidak baik untuk kesehatan. Tingginya kandungan lemak jenuh yang dimiliki oleh minyak kelapa sawit bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
  • Bersifat racun
    Kekurangan terakhir yang dimiliki Bimoli yaitu bersifat racun. Minyak kelapa sawit yang sudah digoreng mengandung senyawa beracun yang disebut dengan akrolein. Meski jumlahnya tidak begitu banyak, namun akrolein tetap mesti diwaspadai. Akrolein umumnya menyebabkan batuk dan tenggorokan gatal dan sakit.
Spesifikasi Bimoli Keterangan
Perusahaan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP)
Tahun diedarkanTahun 1968
KandunganOmega 9 atau asam oleat, omega 6, vitamin E, serta beta karoten (pro vitamin A alami)

Sania

Wilmar International Limited, didirikan pada tahun 1991. Perusahaan ini berkantor pusat di Singapura, merupakan grup perusahaan agrobisnis yang terkemuka di Asia. Perusahaan ini mempunyai jaringan distribusi yang luas meliputi Cina, India dan Indonesia. Perusahaan multinasional ini menawarkan produk olahan kelapa sawit dan yang populer di Indonesia merupakan produk minyak gorengnya.

Minyak goreng Sania Royale dari Wilmar menawarkan lebih dari sekedar minyak goreng biasa. Minyak goreng ini mempunyai 3 keunggulan yakni, makanan matang secara merata, makanan menjadi renyah bernutrisi dan makanan mempunyai aroma yang lezat.

Lihat juga:  Pilih Mana: Rangka Baja atau Beton?

Sania Royale merupakan perpaduan 3 bahan alami minyak goreng yakni kelapa sawit, minyak kelapa, dan VCO (Virgin Coconut Oil). Kandungan VCO di dalam Sania Royale kaya akan MCT yang berfungsi membantu tubuh dalam mencegah penyakit degeneratif seperti kanker. MCT ini tidak juga rusak oleh suhu panas.

Sania Royale dengan kombinasi minyak kelapa pula membuat hasil gorengan lebih renyah, creamy, gurih, dan garing lebih lama dan aroma khas saat memasak dan menambah cita rasa makanan.

Kelebihan Sania

  • Mempunyai kandungan vitamin E
    Minyak goreng Sania diproses dari buah kelapa sawit pilihan dengan teknologi modern, sehingga dihasilkan minyak goreng premium. Mengandung vitamin E lebih tinggi dibanding dengan produk sejenis.
  • Kandungan omega 6 dan omega 9
    Selain mengandung vitamin E yang tinggi Sania merupakan minyak goreng yang mempunyai kandungan omega 6 dan omega 9 yang tinggi sebab diproses dengan 2 kali penyaringan sehingga menciptakan asam lemak tak jenuh yang tinggi.
  • Tanpa bahan pengawet
    Minyak goreng Sania tidak memakai bahan pengawet tambahan sintetik( kimia), seperti BHA/ BHT atau karena diproduksi dari tandan buah sawit yang benar- benar segar dan berkualitas.

Kekurangan Sania

  • Mengandung lemak jenuh
    Minyak Sania merupakan minyak yang diolah dari minyak kelapa. Minyak kelapa merupakan 86 persen lemak jenuh. Ini merupakan jenis lemak yang berkaitan dengan peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) dan peningkatan resiko penyakit kardiovaskular.
  • Resiko obesitas
    Menurut ahli fisiologi olahraga Michael Lawyer, faktanya yakni bahwa minyak kelapa dan produk makanan yang berhubungan dengan kelapa mengandung lemak jenuh atau kolesterol tinggi. Minyak kelapa juga amat tinggi kalori yang dapat mengakibatkan penambahan berat badan.
  • Resiko penyakit jantung
    Sania juga mengandung minyak kelapa sawit sama seperti Bimoli.Minyak kelapa sawit mengandung lemak jenuh yang tidak baik untuk kesehatan. Tingginya kandungan lemak jenuh yang dimiliki oleh minyak kelapa sawit bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Perihal itu memungkinkan terjadinya penumpukan lemak di arteri yang menyebabkan terhambatnya aliran darah ke jantung dan otak, sehingga risiko penyakit jantung dan stroke juga akan meningkat.
Spesifikasi SaniaKeterangan
Perusahaan Wilmar International Limited
Tahun diedarkanTahun 1991
KandunganVitamin A, vitamin E, Omega 6&9 dan VCO

Tips menggunakan minyak goreng yang benar dan sehat

Kesehatan merupakan satu hal yang sangat penting yang harus diperhatikan sebaik mungkin termasuk pada penggunaan minyak goreng. Untuk itu berikut tips menggunakan minyak goreng yang benar dan sehat, sehingga keluarga dirumah senantiasa sehat,

  1. Hindari memanaskan minyak goreng dengan suhu terlalu tinggi
    Temperatur saat menggoreng mesti tepat. Apabila minyak belum panas namun makanan sudah dimasukkan, akan menimbulkan makanan terlalu banyak menyerap minyak. Sedangkan bila terlalu panas, makanan akan cepat gosong sementara bagian dalamnya mungkin masih belum matang. Ingat juga untuk memakai minyak seperlunya, supaya senyawa yang terbentuk dari pemanasan tidak terlalu banyak.
  2. Tiriskan makanan setelah digoreng
    Setelah digoreng, ada baiknya makanan ditiriskan dahulu dan serap minyak dengan memakai tisu kertas untuk mengurangi kelebihan minyak.
  3. Ganti minyak baru
    Idealnya pemakaian minyak goreng sebaiknya cuma sekali saja dengan suhu di bawah 120 C. Namun, minyak goreng bisa dipakai sampai 3 kali. Jauhi memakai kembali minyak yang sama berulang kali, sebab semakin sering dipanaskan, minyak akan mengalami kerusakan karena adanya oksidasi yang membuat makanan menjadi bau tengik.
  4. Simpan minyak dengan baik
    Simpan minyak dalam wadah tertutup, tidak terkena cahaya, dan di tempat yang sejuk supaya kandungan pada minyak tidak mengalami perubahan.

Pilih Mana: Bimoli atau Sania?

Bimoli Sania
Kelebihan- Panasnya stabil - Mengandung Omega 3&9 - Harga minyak yang terjangkau - Mempunyai kandungan vitamin E - Kandungan omega 6 dan omega 9 - Tanpa bahan pengawet
Kekurangan- Masih suka menempel pada makanan - Meningkatkan risiko penyakit jantung - Bersifat racun - Mengandung lemak jenuh - Resiko obesitas - Resiko penyakit jantung

Kesimpulan

Setelah kita bahas lebih dalam mengenai Bimoli dan Sania diatas tadi dapat disimpulkan bahwa kedua minyak ini memiliki kandungan dan manfaat yang baik untuk tubuh dengan catatan konsumsi yang wajar dan cara penggunaan minyak yang benar. Untuk itu gunakan minyak goreng andalan kamu sesuai dengan selera dan kebutuhan ya guys. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Bimoli vs Sania

VS

Leave a Reply