Finance

Pilih Mana: BPJS Ketenagakerjaan atau DPLK?

Membuat persiapan untuk masa tua merupakan hal yang sangat penting. Hal ini dikarenakan kita harus menjaga standar hidup ketika tua nanti. Tentunya hal ini harus dipersiapkan mulai dari sekarang. Untuk menyiapkannya Anda dapat memanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan atau DPLK. Jika Anda perlu menyiapkan masa pensiun Anda, manakah yang akan Anda pilih? BPJS Ketenagakerjaan atau DPLK?

BPJS Ketenagakerjaan dan DPLK merupakan dua wadah yang sangat baik untuk membantu Anda menyiapkan dana pensiun Anda. BPJS Ketenagakerjaan merupakan program yang wajib untuk dijalankan untuk mendapatkan perlindungan dasar. Sedangkan DPLK dapat Anda gunakan untuk melengkapi dan meningkatkan standar hidup meski telah pensiun. Baca juga Pilih Mana: Asuransi Konvensional atau Syariah?

BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan merupakan perubahan atau transformasi dari Jamsostek yang merupakan badan hukum dengan fungsi mengatur jaminan sosial untuk menjamin masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kelebihan BPJS Ketenagakerjaan

Berikut beberapa kelebihan BPJS Ketenagakerjaan yang perlu Anda ketahui:

  • Fokus untuk Memberikan Perlindungan Dasar

Salah satu kelebihan BPJS Ketenagakerjaan adalah fokus untuk memberikan perlindungan dasar kepada para pensiunan. Perlindungan dasar tersebut diwujudkan dalam bentuk program Jaminan Hari Tua dan program Jaminan Pensiun.

  • Diwajibkan Pemerintah

Kelebihan selanjutnya yang dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah telah diwajibkan oleh pemerintah. Hal ini telah diatur dalam undang-undang sehingga para pekerja dapat mendapatkan jaminan saat pensiunan nanti. Dengan diwajibkannya menjalankan program ini, sebagian besar masa tua pekerja dapat diperhitungkan. Hal ini tentu berbeda ketika suatu program tidak diwajibkan, karena baik pemberi kerja ataupun pekerja kadang lalai dalam hal mempersiapkan jaminan hari tua.

  • Iuran yang Tidak Terlalu Besar

Kelebihan selanjutnya yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan adalah program yang dimiliki tidak membutuhkan iuran yang terlalu tinggi, baik itu program Jaminan Pensiun ataupun program Jaminan Hari Tua. Hal ini seimbang dan sesuai dengan hasil atau perlindungan yang diberikan saat seseorang pensiun. Perlindungan yang dijanjikan adalah perlindungan dasar, jadi merupakan hal yang wajar jika iuran yang diberikan tidak terlalu besar.

Kekurangan BPJS Ketenagakerjaan

Berikut beberapa kekurangan BPJS Ketenagakerjaan yang perlu Anda ketahui:

  • Nilai yang Diberikan Masih Kurang

Salah satu kekurangan BPJS Ketenagakerjaan adalah perkembangan saldo atau nilai yang akan didapat tampak kurang, atau hanya dapat menutupi kebutuhan dasar saja. Jumlah saldo atau nilai yang didapat jika diakumulasikan hanya dapat menutupi kebutuhan sampai lima tahun saja. Dengan demikian Anda memerlukan alternatif lain agar kebutuhan Anda saat pensiun dapat terpenuhi.

  • Dapat Diambil Sebelum Pensiun

Kekurangan lainnya BPJS Ketenagakerjaan adalah terdapat program seperti program Jaminan Hari Tua yang dananya dapat diambil meskipun belum pensiun. Dana tersebut dapat diambil jika telah memiliki persyaratan yang telah ditetapkan. Hal ini menjadi kekurangan BPJS Ketenagakerjaan sebab dana tersebut berkemungkinan diambil dan digunakan untuk kebutuhan saat ini yang tidak terlalu mendesak.

  • Berdampak Bagi Sistem Perekonomian

Kekurangan selanjutnya yang dimiliki oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah memiliki dampak bagi sistem perekenomian. Seperti yang dikatakan oleh mantan wakil ketua KPK jilid 3 yakni Adnan Pandu Praja yang dikutip dari Nasional.kontan.co.id bahwa besarnya dana yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan menyangkut hajat hidup rakyat serta berdampak bagi sistem perekonomian negara secara keseluruhan.

Kelebihan BPJS KetenagakerjaanKekurangan BPJS Ketenagakerjaan
- Fokus untuk memberikan perlindungan dasar -Nilai yang diberikan masih kurang
- Diwajibkan pemerintah- Dapat diambil sebelum pensiun
- Iuran yang tidak terlalu besar- Berdampak bagi sistem perekonomian
Lihat juga:  Pilih Mana: Tabungan atau Investasi?

DPLK

DPLK merupakan singkatan dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan, dana pensiun dari DPLK dibentuk oleh bank atau asuransi jiwa untuk bisa menyelenggarakan program pensiun.

Kelebihan DPLK

Berikut beberapa kelebihan DPLK yang perlu Anda ketahui:

  • Lebih Mengutamakan Manfaat Pensiun yang Lebih Maksimal

Salah satu kelebihan atau keunggulan DPLK adalah lebih mengutamakan manfaat pensiun agar lebih maksimal. Jika BPJS lebih memfokuskan perlindungan dasar, DPLK lebih mengutamakan agar hasil dari pensiun lebih besar dan lebih dapat dirasakan signifikan oleh penerimanya.

  • Dapat Menjadi Alternatif atau Pelengkap BPJS Ketenagakerjaan

Kelebihan lainnya yang dimiliki oleh DPLk adalah dapat menjadi alternatif penggunaan BPJS Ketenagakerjaan atau sebagai pelengkap BPJS Ketenagakerjaan. DPLK dapat dijadikan sebagai pihak pengatur pensiunan pekerja bagi perusahaan yang enggan repot mengurus masalah pensiun. Dengan demikian DPLK menjadi pihak ketiga yang mengatur masalah pensiun karyawan. DPLK juga dapat menjadi sumber dana tambahan ketika dana dari BPJS Ketenagakerjaan telah habis dipakai.

  • Hanya Dapat Diambil Setelah Pensiun

Kelebihan selanjutnya yang dimiliki DPLK adalah dana dari DPLK hanya dapat diambil setelah pensiun. Hal ini menjadi kelebihan dan keuntungan sendiri bagi penerima sebab dana tersebut benar-benar dialokasikan untuk mencukupi kebutuhan hidup setelah pensiun.

Kekurangan DPLK

Berikut beberapa kekurangan DPLK yang perlu Anda ketahui:

  • Iuran Relatif Lebih Besar

Salah satu kekurangan DPLK adalah iuran yan harus dibayarkan lebih besar jika dibandingkan dengan iuran yang harus dibayarkan pada BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini wajar saja mengingat DPLK mengutamakan untuk memberikan manfaat pensiun secara maksimal. Meskipun iuran relatif lebih besar, namun sesuai dengan manfaat yang akan diberikan oleh DPLK.

  • Tidak Diwajibkan Pemerintah

Kekurangan selanjutnya yang dimiliki oleh DPLK adalah tidak diwajibkan oleh pemerintah seperti BPJS Ketenagakerjaan. Pengaturan mengenai dana pensiun memang diwajibkan, tapi tidak diwajibkan melalui DPLK. Tidak diwajibkannya suatu hal dapat membuat seseorang lalai dalam menyiapkan atau melengkapi persiapan untuk kebutuhan pensiun kelak.

  • Memiliki Produk yang Berbeda

Kekurangan selanjutnya DPLK adalah memiliki program yang berbeda-beda tergantung dari perusaan penyedia DPLK yang akan Anda gunakan. Adanya produk yang beragam ini membuat Anda harus jelih dalam memilih dan memilah produk yang sesuai dan dapat menopang kebutuhan hidup Anda saat pensiun nanti.

Kelebihan DPLK Kekurangan DPLK
- Lebih mengutamakan manfaat pensiun yang lebih maksimal - Iuran relatif lebih besar
- Dapat menjadi alternatif atau pelengkap bpjs ketenagakerjaan- Tidak diwajibkan pemerintah
- Hanya dapat diambil setelah pensiun- Memiliki produk yang berbeda

Pilih Mana: BPJS Ketenagakerjaan atau DPLK?

Di atas telah dijelaskan perbedaan antara BPJS Ketenagakerjaan dan DPLK, perbedaan antara keduanya telah kami rangkum pada tabel berikut:

BPJS KetenagakerjaanDPLK
- Memberikan perlindungan dasar - Mengutamakan manfaat pensiun lebih maksimal
- Iuran relatif terjangkau- Iuran relatif lebih besar
- Diwajibkan pemerintah - Dapat menjadi alternatif atau pelengkap BPJS Ketenagakerjaan

Kesimpulan

Dari penjelasan mengenai BPJS Ketenagakerjaan dan DPLK dapat diketahui bahwa keduanya merupakan wadah yang dapat membantu masyarakat mendapatkan kelayakan saat pensiun kelak. BPJS Ketenagakerjaan telah diwajibkan pemerintah sehingga wajib dimiliki, sedangkan DPLK dapat Anda gunakan atau dapat Anda pakai untuk melengkapi agar standar hidup saat pensiun dapat stabil.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

BPJS Ketenagakerjaan vs DPLK

VS

Leave a Reply