Finance

Pilih Mana: EOS atau TRON?

Saat ini crypto sedang menuju perubahan besar, ada pesaing hebat seperti EOS dan Tron yang berencana untuk mencapai dasar crypto yang kuat. Masalah skalabilitas dan solusi dari masalah Ethereum yang lama disediakan oleh EOS dan Tron. Keduanya merupakan pesaing pasar yang hebat dan saling bersaing untuk mendapatkan pasar yang paling terdesentralisasi. Karenanya, artikel kali ini untuk membedakan antara EOS maupun TRON, agar kalian dapat melihat apa saja yang diunggulkan dari keduanya. Yuk disimak!

EOS

EOS suatu platform perangkat lunak dengan arsitektur dasar penciptaan Blockchain yang dirancang untuk memungkinkan penskalaan secara vertikal dan horizontal sekaligus. Sebuah platform terdesentralisasi yang dapat diadopsi oleh berbagai perangkat lunak yang dikembangkan oleh para developer.

Arsitektur Blockchain yang dimiliki EOS dapat memungkinkan penskalaan yang besar, sehingga jutaan transaksi dapat diproses setiap detiknya. Apalagi, biaya transaksi dapat ditekan hingga ke angka mikro, atau hampir mendekati angka nol, sehingga efisiensi terhadap penggunaan Blockchain dapat tercapai.

EOS menggunakan Delegated-Proof-of-Stake, dimana kemampuan untuk memperbaiki perubahan bug dan rollback pertama kali diperkenalkan dengan konsensus super mayoritas.

EOS adalah sebuah sistem terdesentralisasi berbasis Blockchain yang dirancang khusus untuk mendukung semua aplikasi desentralisasi berskala Komersial dengan menyediakan semua fungsi inti yang diperlukan. Sehingga memungkinkan EOS untuk diadopsi pada aplikasi berbasis Web maupun Mobile. Baca juga Pilih Mana: Ripple atau Vertcoin?

Kelebihan EOS

  • Proses transaksi yang cepat
    EOS memiliki fitur kapasitas transaksi ratusan kali lebih besar dibandingkan Ethereum. Data dari EOS block explorer saat ini menunjukkan EOS mampu memproses 3000 transaksi per detik. keunggulan utama yang ditawarkan EOS, jika dibandingkan Ethereum yang hanya 15 transaksi per detik, maka EOS jauh lebih unggul.
  • Bisa untuk investasi
    EOS selain untuk alat pemayaran EOS juga dapat menjadi sebagai investasi yang bisa diandalkan. Karena EOS menawarkan keamanan dalam investasi.
  • Menghindari pemalsuan uang
    Salah satu problem dari penggunaan duit kertas maupun kartu kredit adalah rawan pencurian dan pemalsuan. Secara teknis di dunia digital, ada istilah “double spend”, yang bermakna dengan menggunakan uang yang sama, seseorang melakukan transaksi untuk dua hal yang beda.Skema blockchain di mata uang kripto tidak memungkinkan hal ini terjadi, bisa dibilang aman.

Kekurangan EOS

  • Kurang efisien
    Konfirmasi block data yang terjadi di jaringan blockchain membutuhkan kesepakatan dari pihak-pihak di jaringan blockchain tersebut, sehingga tentunya membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan adanya otoritas utama. Jika ada otoritas utama mungkin hanya membutuhkan hitungan detik, namun jaringan blockchain membutuhkan waktu 1 menit, 10 menit, atau bahkan sampai hitungan hari, tergantung kecepatan dan kapasitas jaringan tersebut.
  • Sulit untuk diatur
    Sifat yang terdesentralisasi membuat pihak-pihak yang berada di jaringan blockchain tersebar di berbagai belahan dunia dan tentunya merupakan pihak yang berbeda-beda. Dikarenakan hal ini, jika jaringan tersebut membutuhkan pembaharuan atau pengembangan teknologi, maka pembaharuan tersebut tidak bisa terjadi secara keseluruhan, tergantung pihak-pihak tersebut ingin memperbaharui atau tidak, hal ini berkaitan dengan soft fork dan hard fork dari suatu jaringan blockchain.
  • Transaksi tidak dapat dibatalkan
    Karena blockchain ini merupakan suatu platfrom yang terdesentralisasi, semua transaksi akan terekam di buku besar digital di semua komputer yang memilikinya, sehingga transaksi tidak dapat dibatalkan. Berbeda dengan sistem tradisional pada bank yang memungkinkan pembatalan transaksi jika ada kesalahan.

TRON

TRON juga merupakan platform desentralisasi berbasis blockchain, yang diluncurkan pada tahun 2017 di ICO dan dalam beberapa minggu, TRON menaikkan harganya 1000 kali. Dia dianugerahi sebagai urutan 30 di Asia oleh Forbes dan telah mengembangkan aplikasi pemetaan suara Peiwo.

Pendiri Tron adalah Justin Sun pengusaha muda Tiongkok dan mantan perwakilan platform Bitcoin Ripple di Tiongkok.

Tron dimiliki oleh organisasi nirlaba, Yayasan Tron, dan sumber terbuka untuk digunakan oleh siapa saja di mana saja. Tron memungkinkan jaringan blockchain terdesentralisasi untuk membangun DApps dan menyediakan cryptocurrency Tronix (TRX) berbasis blockchain. Berikut fitur dari TRON:

  • Tron mau pengguna internet untuk mengkontrol data mereka sendiri.
  • Data gratis dan tidak di kontrol oleh seseorang/ pemerintah.
  • Ekosistem yang dikendalikan oleh konten, jika anda membagikan data, anda akan mendapatkan data yang lain.
  • Personal ICO dengan kemampuan untuk mendistribusikan aset digital.
  • Infrastruktur berbeda yang memungkinkan distribusi pertukaran aset digital (seperti online games) dan marketing forecast. 

Kelebihan TRON

  • Biaya transaksi yang murah
    Seharusnya, menggunakan sistem utama Tron tidak memerlukan biaya sama sekali. Tetapi, jaringan tersebut menjadi sangat lambat dan mereka memutuskan untuk membebankan biaya seharga 0.000005 cents per transaksi.
  • Smart contract
    Tron, seperti ERC-20, juga mendukung smart contract. Pengguna bisa yakin mereka tidak akan tertipu oleh para scammers karena program yang ada di Tron akan mendapatkan keuntungan seperti: terdesentralisasi, cepat, ringan dan bisa berkembang dengan cepat.
  • Dapat melakukan transaksi dalam skala besar
    Jaringan Tron memperbolehkan pengguna untuk melakukan transaksi besar tanpa limit. Teknologi blockchain di belakang Tron bisa menangani 1000 transaksi per 1 detik(TPS), bila di bandingkan dengan Ethereum dan Bitcoin yang cuma bisa melakukan 15 dan 7 TPS.
Lihat juga:  Pilih Mana: Kredit atau Cash?

Kekurangan TRON

  • Kode yang sama seperti Ethereum 
    TRON tidak memiliki tim developer yang hebat seperti Ethereum dan Bitcoin, hal ini bisa disimpulkan karena mereka hanya menyalin kode Ethereum saja. Tron hanya mengganti waktu pemrosesan block dan besar block nya saja. Itulah yang dilakukan Tron dengan mencopy Ethereum dan mengubah beberapa peraturan pada protokolnya.
  • Tidak cocok dengan investasi jangka panjang
    Jika anda ingin berinvestasi jangka panjang, maka TRON bukanlah aset yang cocok untuk Anda. TRON minim inovasi dan tingkat adopsi pengguna blockchain nya kecil. 
  • Supply koin yang terlalu banyak
    Saat ini Koin Tron memiliki sangat banyak supply coin yang mencapai 100.000.000.000 TRX mungkin karena hal ini yang membuat tron sangat menonjol dari segi kekurangan.

Perbedaan antara EOS vs TRON

Validasi transaksi
Baik EOS dan TRON mengerjakan delegate Proof of stack mechanism, yang berbeda dari Proof of stack. Mekanisme Delegate Prood of stack (DPOS) adalah tempat pemilihan produsen blok akan dilakukan dengan memilih.

Ketika berbicara tentang EOS, maka akan ada total 21 produsen blok, di mana 20 akan dipilih oleh 20 suara yang diterima teratas dan 1 akan dipilih secara acak. Jika berbicara tentang TRON daripada mereka memiliki total 27 produsen blok yang dikenal sebagai perwakilan super yang dipilih berdasarkan Votes mereka akan melewati sistem pemungutan suara.

Setiap pemegang EOS dan TRON berhak untuk Memilih masing-masing untuk produsen Blok atau perwakilan mereka. Itu berarti keduanya telah membuktikan keunggulan utama menghilangkan kelemahan dari mekanisme stack yang terjadi pada Etehreum.

Mekanisme kerja
Keberhasilan jaringan berbasis blockchain tergantung pada mekanisme kerjanya, kita telah membahas bahwa baik TRON dan EOS menggunakan mekanisme Delegate Proof of Stack.

EOS menawarkan layanan dengan memiliki jaringan, di mana jika kalian menumpuk koin dari jumlah CPU yang ditentukan, RAM dan bandwidth untuk menggunakan jaringan akan dialokasikan untuk kalian.

Tidak perlu membayar biaya jaringan apa pun saat memproses transaksi di jaringan yang berarti jenis platform baru yang mengharuskan melakukan  menumpuk koin.

Tetapi, Tron mengikuti mekanisme penumpukan untuk mendapatkan kekuatan jaringan tetapi akan meminta Anda untuk membayar koin Tronix (TRX) untuk membayar sebagai biaya transaksi dalam jaringan. Di mana tempat untuk digunakan di masa depan dapat menciptakan masalah karena harga koin Tron akan naik.

Namun, akan mudah untuk mengatur rencana masa depan Anda dengan memiliki jaringan di EOS karena Anda tidak perlu peduli dengan biaya transaksi.

Tabel Perbandingan EOS dan TRON

EOSTRON
KoinEOS (EOS) Tronix (TRX)
Transaksi Per Detik (TPS)4000 2000
Tanggal Peluncuran Mainnet14 Juni 201825 Juni 2018
Total Dibesarkan di Crowdsale (per September 2019)4 Miliar70 Juta
Kontroversi Publik TerbesarMembekukan AkunPlagiat

Pilih Mana: EOS atau TRON?

EOSTRON
Kelebihan- Proses transaksi yang cepat  - Bisa untuk investasi - Menghindari pemalsuan uang - Biaya transaksi yang murah - Smart contract - Dapat melakukan transaksi dalam skala besar
Kekurangan- Kurang efisien - Sulit untuk diatur - Transaksi tidak dapat dibatalkan - Kode yang sama seperti Ethereum  - Tidak cocok dengan investasi jangka panjang  - Supply koin yang terlalu banyak 

Kesimpulan

EOS dan TRON keduanya mengembangkan platform dan menyediakan jenis jaringan blockchain yang sama. TRON telah memulai strategi pemasaran dengan mengakuisisi orang lain dan memberikan hadiah kepada pengguna yang meningkatkan basis pengguna dan transaksi hariannya. TRON menawarkan layanan jaringan blockchain dengan menyewa layanan atau membayar biaya transaksi, namun EOS menawarkan model kepemilikan dengan hanya menumpuk koin. Jadi, dapat kalian pilih sesuai dengan yang kalian inginkan ya!

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

EOS VS TRON

VS

Leave a Reply