Pilih Mana: Exhaust Fan vs Kipas Angin Biasa?

Loading...

Tinggal di negara tropis seperti Indonesia, tak heran jika di dalam rumah-rumah penduduk pasti memiliki setidaknya satu buah kipas angin. Bahkan di zaman sekarang, banyak orang yang rela membeli AC agar ruangan dalam rumahnya tetap dingin. Tapi dibandingkan dengan AC, kipas angin lebih banyak digunakan oleh masyarakat Tanah Air karena harganya yang lebih murah dan ramah lingkungan.

 

 

Namun tahukah Anda jika kipas angin terbagi dari beberapa macam, salah satunya adalah exhaust fan. Jika dibanginkan dengan kipas angin biasa atau tradisional, bentuk dari exhaust fan ini agak sedikit berbeda dan juga memiliki kelebihan dari kipas angin biasa. Oleh karena itu, di kesempatan kali ini kami akan memberitahukan beberapa perbedaan dari exhaust dan kipas angin biasa.

Kipas Angin Biasa

Kipas angin pada dasarnya digunakan untuk menghasilkan angin. Bentuk umum kipas angin dipasaran adalah AC, pengering (umumnya menggunakan komponen pembangkit panas), dan sebagainya. Kipas angin juga ditemukan di penyedot debu dan aneka ornamen untuk dekorasi ruangan.

Kipas angin ini umumnya dibedakan atas kipas tradisional, antara lain kipas tangan dan kipas angin listrik yang digerakkan oleh listrik. Perkembangan kipas angin bervariasi baik dari sisi ukuran, posisi, dan fungsi. Ukuran kipas sangat bervariasi, mulai dari kipas mini, kipas yang digunakan di Unit CPU komputer seperti kipas untuk mendinginkan prosesor, kartu grafis, power supply dan cassing. Kipas berfungsi menjaga suhu udara agar tidak melebihi batas suhu yang ditetapkan. Kipas angin juga terpasang di laptop untuk mengantarkan udara dan membantu mendinginkan suhu laptop.

Kipas angin bisa dikontrol dengan 3 cara yaitu menggunakan player, pull strap dan remote control. Rotasi bilah kipas dibagi menjadi dua yaitu sentrifugal (Angin mengalir ke arah poros kipas angin) dan Axial (angin mengalir sejajar dengan poros kipas angin). Baca juga Pilih Mana: Kipas Angin atau Air Cooler?

Manfaat Kipas Angin Biasa

Kipas angin juga bisa dikatakan sebagai salah satu benda ajaib yang menghasilkan hembusan angin secara otomatis. Terbagi menjadi beberapa model seperti kipas gantung atau langit-langit,kipas dinding, kipas duduk dan kipas berdiri. Ada juga kipas listrik yang memiliki kriteria yang tidak sama. Namun soal fungsinya, tidak jauh berbeda dan penggunaan kipas itu sendiri seperti di bawah ini:

1. Menjaga aliran sirkulasi udara lancar
Angin yang dipancarkan dari kipas angin listrik mampu mengkondisikan udara yang lebih segar di tempat. Oleh karena itu, udara di dalam rumah akan terpelihara dengan baik. Apalagi di tempat dimana ventilasi udara sangat terbatas.

2. Membuat ruangan lebih nyaman
Bila udara memenuhi ruangan, alhasil akan panas dan membuat tidak nyaman. Dengan kipas angin listrik, angin yang dilepaskan akan menetralisir dan mengganti ruangan yang panas menjadi sejuk. Penggunaan kipas angin juga terasa nyaman, sejuk, tanpa harus mengeluarkan budget lebih.

3. Menciptakan udara bersih dan sehat
Oksigen adalah unsur yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernafas. Sistem pernafasan bisa terganggu karena sirkulasi ruangan yang buruk. Tapi dengan kipas angin, udara panas dan panas bisa dinetralisir. Hingga akhirnya, kebutuhan akan udara untuk bernafas tidak hanya terpenuhi, tapi juga sehat dan higienis.

4. Pengusir nyamuk
Seperti diketahui nyamuk bisa dimana saja dan kapan saja. Serangan nyamuk menyebabkan ketidaknyamanan, bukan? Bahkan, udara yang dihasilkan oleh kipas angin ini bisa digunakan untuk mengusir nyamuk, karena angin yang berasal dari kipas angin terasa seperti badai yang menerjang bagi nyamuk.

5. Pengering otomatis tanpa sinar matahari
Pakaian belum kering tapi harus dipakai dalam sekejap pasti membingunkan bukan? Tak perlu khawatir, angin dari kipas angin selalu siap diandalkan. Proses penguapan dimana air di kemeja diangkat dan penguapan pun diaplikasikan, terutama pada saat musim hujan dimana panas matahari sangat sulit ditemukan.

Loading...

Exhaust Fan

Mungkin rumah Anda memiliki lubang ventilasi alami, tapi untuk daerah tertentu atau daerah perkotaan, panas di sekitar rumah tidak akan cukup. Exhaust fan bisa menjadi solusi untuk sirkulasi udara yang lebih baik, namun sebenarnya alat ini berfungsi menyedot udara di dalam ruangan serta memasukkan udara segar ke dalam ruangan, sangat berbeda dengan AC. Anda juga dapat mengatur jumlah volume yang ingin dimasukkan atau keluarkan.

Setiap ruangan membutuhkan sirkulasi yang berbeda sesuai fungsinya masing-masing. Sebagai contoh, kamar tidur memerlukan perubahan udara sekitar dua sampai empat kali per jam, kamar mandi sekitar 6 sampai 10 kali dan dapur sekitar 10 sampai 15 kali. Jika ruangan yang Anda gunakan dilengkapi dengan AC, exhaust fan bisa menjadi penyeimbang karena bisa mengurangi kelembaban ruangan.

Namun sebaiknya jangan pasang xxhaust Fan secara berlebihan, cukup letakkan pada ruangan yang sirkulasinya kurang dari lubang ventilasi alami. Ada 3 jenis Exhaust Fan sesuai dengan pemasangannya, yakni Wall Mount dipasang di dinding, Window Mount dipasang di kaca jendela dan Ceiling Mount terpasang di langit-langit.

Manfaat Exhaust Fan

Exhaust fan adalah alat yang berfungsi untuk memperlancar sirkulasi udara di dalam rumah. Cara kerjanya adalah dengan mengisap udara di tempat dan kemudian udara di buang keluar ruangan.

Saat membuang udara keluar, exhaust fan juga menarik udara segar dari luar ruangan. Alat ini bisa digunakan di ruangan mana saja, entah itu diperumahan, pertokoan, atau perhotelan. Exhaust fan tersedia dalam berbagai tipe dan ukuran. Jadi jika Anda ingin memasang alat ini, pastikan Anda memilih sesuai kebutuhan. Penggunaan exhaust fan menjadi kebutuhan mendesak di dalam ruang dengan sistem sirkulasi udara yang tidak mencukupi. Alat ini penting digunakan untuk mengoptimalkan pertukaran udara dalam ruangan tersebut. Exhaust fan dapa juga anda beli di blibli.com.

Sebagian orang memang cenderung menggunakan exhaust fan untuk mengusir udara panas di dalam ruangan. Hal ini bukan berarti kipas angin tidak bisa melakukannya, namun exhaust fan dapat bekerja secara total untuk menukar udara dalam ruangan yang pengap. Berikut ini manfaat dari exhaust fan:

1. Hemat Daya
Daya yang digunakan untuk memasang exhaust fan sama dengan daya yang dibutuhkan untuk memasang kipas angin listrik, yaitu 40 watt. Namun, konsumsi daya lebih irit, udara di dalam ruangan juga lebih bersih dan lebih dingin.

2. Lebih Ramah Lingkungan
Exhaust fan lebih ramah lingkungan dibandingkan AC. Mesin pendingin atau Air Conditioner cenderung menyebabkan masalah global warming. Maka dari itu, alat ini bisa menjadi solusi alternatif untuk mengusir udara panas yang lebih ramah lingkungan.

Meski penggunaan exhaust fan memiliki dampak positif pada beberapa hal, namun ia masih memiliki beberapa kekurangan dan memiliki dampak negatif tidak langsung. Apa dampak negatif penggunaan alat ini?

1. Perlu Usaha Lebih Besar
Dalam memasang exhaust fan, dibutuhkan usaha yang lebih besar. Anda harus menghancurkan dinding terlebih dulu agar bisa memasang alat ini secara permanen. Oleh karena itu, harga pemasangan ini cukup mahal.

2. Mempengaruhi Resistensi Tubuh
Sistem kerja exhaust fan kurang lebih sama dengan AC yang membuat udara di ruangan lebih dingin. Perbedaan udara yang signifikan antara udara dalam ruangan dan udara di luar ruangan dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh. Ini akan jauh lebih terasa jika Anda merasa tidak enak badan.

Exhaust FanKipas Angin Biasa
- Pemasangan biasanya pada dinding dan bertindak seperti ventilasi udara- Bisa digunakan dalam posisi berdiri di lantai, di atas meja, maupun menempel pada dinding
- Membuang udara panas keluar ruangan sehingga akan menghasilkan udara baru yang sejuk- Cara kerjanya memutar udara yang ada pada ruangan agar angin terasa oleh pengguna
- Perlu energi ekstra dalam pemasangan exhaust fan- Sumber enegi berasal dari listrik sehingga dalam penggunaan tidak merepotkan

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa kipas angin biasa dan exhaust fan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan. Jika ruangan minim ventilasi dan pengap, Anda bisa membeli exhaust fan, namun jika hanya untuk memberikan angin segar di rumah, kipas angin biasa sudah cukup.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Exhaust Fan vs Kipas Angin Biasa

VS
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *