Home

Pilih Mana: Genteng atau Asbes?

Agar rumah kita selalu aman tentunya kita membutuhkan penutup seperti genteng atau asbes. Selain aman, genteng atau asbes bisa untuk melindungi kita dari panas nya sinar matahari dan dinginnya air hujan. Tentunya orang memiliki selera masing-masing mengenai penutup atap rumah mereka ya guys. Kali ini saya akan membahas mengenai Genteng dan Asbes. Disini aja ya..

Genteng

Genteng umumnya penutup rumah yang paling sering digunakan oleh kebanyakan orang di Indonesia yang tentunya melindungi kita dari panasnya matahari dan melindungi kita dari air hujan. Baca juga Pilih Mana: Atap Genteng atau Dak Beton?

Genteng sendiri terbuat dari tanah liat, proses pencetakannya yakni dengan cara di press atau dipanaskan dengan bara api dengan suhu yang sangat tinggi agar menciptakan kualitas genteng yang sangat keras dan berkualitas.

Pengerjaan dari genteng sendiri harus dilakukan dengan yang sudah ahli karena jika tidak dilakukan dengan benar kualitas dari genteng itu sendiri akan jelek dan tidak tahan lama atau tidak beraturan bentuknya.

Genteng sendiri bisa menciptakan suasana yang sejuk dan dapat memberikan suasana yang hangat pada saat sore dan malam hari.

Gunakanlah genteng yang sesuai dengan kebutuhan kalian, pemilihan jenis genteng dan warna akan menentukan estetika dari rumah kalian.

Kamu bisa mendapatkan genteng dengan kualitas yang baik di toko bangunan, Depo bangunan, atau toko-toko perabotan rumah lainnya.

Kelebihan Genteng

  • Tangguh dan tahan cuaca
    Genteng tanah liat terkenal dengan kekuatannya dalam menahan beban. Genteng tanah liat pun akan cocok digunakan untuk melengkapi desain atap rumah. Genteng pun bisa melindungi semua penghuni rumah dari rintik-rintik hujan dan sengatan sinar matahari. Jika pemasangan genteng dilakukan secara hati-hati dan penuh konsentrasi, air hujan tidak akan merembes masuk ke rumah.
  • Memberikan kesejukan bagi rumah
    Jika atap asbes menyerap panas saat musim kemarau, maka genteng tanah liat tidak seperti itu. Jenis atap ini cocok digunakan di iklim tropis seperti Indonesia karena kemampuannya yang justru menahan panas matahari. Hal ini disebabkan oleh ketebalannya sehingga rumah pun terasa sejuk.
  • Tahan lama
    Genteng tanah liat cukup awet apabila kamu gunakan dalam jangka waktu yang lama. Jenis atap ini tidak busuk dan tidak mudah dirusak oleh serangga. Ditambah, atap ini juga tahan terhadap api.

Kekurangan Genteng

  • Mudah berlumut dan mudah pudar warnanya
    Genteng tanah liat ada untuk melindungi penghuni rumah dari terik matahari, air hujan, dan benda-benda lainnya. Tanpa sadar karena sering terpapar sinar matahari dan air hujan, warna genteng ini lama-kelamaan akan pudar. Selain itu, genteng akan berlumut.
  • Rawan akan kebocoran
    Pemasangan genteng tanah liat yang tidak hati-hati dan teliti akan membuatnya kurang maksimal dalam melindungi rumah. Air hujan akan mudah mengalir dan atap pun bocor. Supaya terhindar dari peristiwa ini, pastikan bahwa orang yang memasang genteng punya konsentrasi yang baik dan tentunya berhati-hati saat memasangnya.
  • Ukuran yang kecil
    Dibanding dengan jenis atap rumah lain, genteng tanah liat punya ukuran yang kecil. Maka dari itu, kamu akan membutuhkan banyak potongan genteng untuk menutupi bagian atas rumah.

Beberapa cara untuk membersihkan genteng kalian agar tetap terlihat lebih menarik dan terhindar dari lumut yang dapat menganggu penampilan rumahmu, yaitu:

  • Siapkanlah air serta sikat yang lumayan besar.
  • Sikat genteng kamu sampai tidak ada lumut lagi yang tersisa.
  • Gunakan sisi lain dari spons (yang kasar) jika kamu tidak mempunyai sikat.
  • Jika kalian ingin tampilan genteng kamu seperti baru maka gunakan amplas untuk menyikatnya lalu cat ulang genteng kamu.

Jenis Genteng

Genteng Keramik
Sesuai dengan namanya, genteng ini menggunakan keramik sebagai bahan dasarnya. Jenis dari warna genteng keramik sendiri pun beragam, karena kamu bisa mewarnainya seusai proses pembuatan gentengnya.

Genteng ini umumnya berdiameter 31×32 centimeter dengan berat mencapai 3 sampai 3,5 kg per buahnya. Genteng ini cocok buat kamu yang mempunyai rumah dengan konsep modern, tropis dan sebagainya.

Genteng Beton
Genteng ini dibuat dari campuran pasir, semen, kerikil serta bahan aditif lainnya. Bobot dari genteng ini pun sangat berat sehingga untuk menopangnya dibutuhkan kayu dengan ukuran yang besar pula. Berat dari genteng ini sekitar 4-5 kg per buahnya dengan ukuran panjang kurang lebih 30 cm dan lebar 15 cm.

Genteng Metal
Genteng ini dibuat dari bahan pelat baja yang dilapisi bahan metal. Bobot dari genteng ini ringan sampai-sampai jika ingin menginjak genteng ini harus hati-hati karena dapat membuat genteng ini tidak melengkung dan pecah. Umumnya genteng metal memiliki berat sekitar 1,6 kg per buah.

Genteng Aspal
Genteng aspal ini terbuat dari bahan bubuk kertas, resin, serat organik dan aspal. Genteng ini memiliki 2 model yakni model datar dan model bergelombang. Genteng ini juga memiliki struktur yang kuat dan tidak mudah pecah.

Genteng Polikarbonat
Genteng ini berbentuk lembaran datar dan varian warna yang bervariatif. Polycarbonate ada 2 macam yakni Polikarbonat rata dengan rongga dan Polikarbonat bergelombang tanpa rongga. Pilihlah Polikarbonat dengan kualitas yang baik karena dengan kualitas yang jelek genteng model ini mudah penyok.

Genteng Sirap
Genteng ini berasal dari kayu ulin. Bentuk dari genteng ini sendiri berupa lembaran yang tipis memanjang yang dihasilkan dari belahan kayu ulin. Genteng ini umumnya memiliki warna yang gelap yakni coklat kehitaman.

Berikut beberapa jenis atau merk genteng beserta ukurannya:

Jenis Genteng Ukuran
Genteng plentong papak29.5 x 23 x 22.5 cm
Genteng magas29 x 22 x 23 cm
Genteng morando natural33 x 26 x 25.5 cm
Genteng plentong bulat29.5 x 23 x 22.5 cm
Genteng kodok26 x 21 x 22.5 cm
Genteng morando glazur 33 x 26 x 25.5 cm

Asbes

Kegunaan asbes sendiri sama seperti genteng, yakni sebagai pelindung rumah dari panasnya sinar matahari dan dinginnya air hujan.

Bentuk dari asbes sendiri adalah panjang, bergelombang dan umumnya berwarna putih ke abu-abuan. Sifat dari asbes adalah tidak bisa memantulkan sinar matahari namun bisa menyerap sinar matahari. Maka dimana bangunan yang atapnya memakai asbes bisa dipastikan sangat panas karena sifatnya yang menyerap sinar matahari.

Penggunaan asbes sekarang sudah mulai jarang karena asbes bisa menghasilkan bau yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Seperti batuk-batuk, gangguan pernapasan, sesak nafas dan yang paling parah adalah dapat menyebabkan kanker.

Asbes sendiri cocok untuk semua kalangan karena harganya yang murah dan juga bobotnya yang enteng yang membuatnya jadi mudah untuk dipasang.

Kebanyakan penggunaan asbes adalah untuk garasi rumah, jadi tidak perlu mengeluarkan biaya yang lebih hanya untuk garasi kamu.

Kamu bisa dapatkan asbes di toko-toko bangunan, depo bangunan, atau toko perabotan rumah lainnya.

Kelebihan Asbes

  • Harga yang lebih murah
    Inilah salah satu faktor utama kenapa banyak orang menggunakan atap asbes. Harganya cenderung lebih murah dibanding material genteng lainnya.
  • Lebih ringan
    Karena bahannya yang lebih ringan, pemasangan atap asbes tidak memerlukan banyak penyangga. Jika untuk pemasangan atap genteng membutuhkan jarak penyangga setiap 30 cm, maka untuk asbes jarak antar penyangganya bisa mencapai hingga 1 meter. Hal ini tentunya bisa menghemat anggaranmu untuk bahan penyangga atap.
  • Pemasangannya lebih cepat
    Karena berbentuk lembaran panjang, pemasangan atap asbes akan lebih cepat dan sederhana. Berbeda dengan genteng yang perlu dipasang satu per satu. Sobat Shopee jadi tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak untuk memasang atap asbes.

Kekurangan Asbes

  • Mudah menyerap panas
    Asbes memiliki sifat menyerap matahari, sehingga penggunaan atap asbes akan membuat ruangan menjadi lebih panas.
  • Lebih ringkih
    Meski lebih murah dan ringan, material asbes lebih tipis dibanding yang lain karena terbuat dari karbon. Sehingga pemasangan atap asbes harus ekstra hati-hati agar tidak mudah jebol.
  • Berbahaya bagi kesehatan
    Material asbes yang terbuat dari mineral silica dan berbentuk serat halus membuatnya berbahaya untuk kesehatan paru-paru. Jika Sobat Shopee menghirupnya dalam jangka panjang akan menyebabkan kesulitan bernafas, penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas), hingga kanker paru-paru.

Berikut akan kami berikan beberapa cara untuk membersihkan asbes dengan baik agar asbes kalian tetap awet, yaitu:

  • Siapkan sikat dan air.
  • Sikat dengan pelan-pelan karena seperti yang kita tahu asbes umumnya rentan rusak juga asbes kerap timbul lumut yang susah kita bersihkan.
  • Gunakan alat untuk mengangkat lumut yang sudah tidak bisa dibersihkan menggunakan sikat.
  • Lebih baik lagi jika kamu mengganti asbes kamu yang sudah tidak layak pakai dengan asbes yang baru.

Jenis Asbes

Abes plastik Solartuff
Bentuk dari asbes ini sama seperti asbes pada umumnya yakni bergelombang. Asbes ini ringan dan juga memiliki ragam warna serta transparan. Penggunaan asbes plastik ini kerap digunakan di gazebo, garasi, kanopi dan lainnya. Untuk harganya sendiri asbes ini relatif murah.

Asbes Plafon
Penggunaan asbes ini berbeda dengan asbes plastik yang tadi, yakni kerap digunakan di rumah. Asbes ini terbuat dari campuran semen serta material lainnya. Semakin besar dan tebal asbes maka semakin mahal pula harganya, kamu bisa pilih asbes sesuai dengan kebutuhan rumah kamu.

Asbes Seng Gelombang
Asbes ini adalah asbes yang paling sering digunakan oleh kebanyakan orang untuk rumah mereka karena harganya yang murah. Asbes ini biasa digunakan di rumah bagian belakang, gudang dan sebagainya.

Kamu bisa menutupi bagian bawah asbes dengan beton atau triplek. Bukan tanpa sebab ini karena beton atau triplek merupakan penahan yang baik agar asbes tidak turun kebawah.

Sebelum kamu mau memasang asbes sebagai atap rumah atau bangunan yang lain, pikirkan matang-matang karena seperti yang kita tahu asbes juga memiliki beberapa kekurangan.

Perhatikan juga ukuran asbes terlebih dahulu. berikut beberapa ukuran asbes Gelombang yang perlu anda ketahui yaitu:

Jenis AsbesUkuran
Jabesmen gelombang 150 x 105 mm
Jabesmen gelombang 180 x 105 mm
Jabesmen gelombang 210 x 105 mm
Jabesmen gelombang 240 x 105 mm
Jabesmen gelombang 270 x 105 mm
Jabesmen gelombang 300 x 105 mm

Pilih Mana: Genteng atau Asbes?

GentengAsbes
Kelebihan - Lebih kuat - Lebih tahan lama - Tidak panas- Mudah dipasang - Harga relatif murah - Dapat menyerap panas lebih baik
Kekurangan- Harganya relatif mahal - Pemasangan yang relatif lebih susah dibanding dengan asbes- Bau yang dikeluarkan dapat menyebabkan gangguan pernapasan - Mudah retak

Kesimpulan

Genteng dan Asbes tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang guna utamanya adalah melindungi kita dari sinar matahari dan hujan. Gunakan penutup rumah kamu sesuai dengan kantong dan kebutuhan kamu ya guys. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Genteng vs Asbes

VS

Leave a Reply