Finance

Pilih Mana: GPN atau Visa?

Sudah tidak asing lagi, melakukan transaksi nontunai dengan kartu yang hampir digunakan pada seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, dan digunakan secara internasional. Ini dikarenakan selama ini masih menggunakan jasa dari sistem transaksi atau pembayaran milik asing seperti Visa, Namun, saat ini Indonesia telah memiliki national payment gateway sendiri atau biasa disebut GPN.

Pada artikel kali ini akan kita bahas mengenai perbedaan kartu GPN dan Visa. Untuk melihat lebih lanjut kelebihan dan keunggulan yang ada pada kedua kartu tersebut. Langsung saja yuk disimak dibawah ini!

GPN

GPN merupakan suatu sistem yang mengintegrasikan transaksi antar bank. GPN memudahkan masyarakat jika ingin melakukan transaksi pembayaran non tunai menggunakan kartu debit di toko atau merchant. Baca juga Pilih Mana: MasterCard atau GPN?

GPN merupakan singkatan dari Gerbang Pembayaran Nasional. 

GPN merupakan terobosan dalam rangka menghapus batasan yang selama ini diciptakan melalui peraturan dari masing-masing bank, di mana untuk mengakses kebutuhan perbankan maupun transaksi hanya bisa dilakukan pada bank yang sama.

Menggunakan GPN, pemilik kartu debit bank tertentu bisa bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) atau perangkat electronic data capture (EDC) bank lain. Pemersatu semua proses transaksi antarbank itu nantinya merupakan sebuah logo GPN berupa burung garuda berwarna merah yang disematkan di tiap kartu debit dan kartu uang elektronik.

Cara ganti kartu GPN

Sebenarnya Bank Indonesia dan perbankan telah menyelenggaraka pertukaran kartu berlogo GPN di sejumlah wilayah di Indonesia. Pekan penukaran ini dilaksanakan bersama acara saat peluncuran kartu.

Caranya untuk menukarkan kartu dengan berlogo GPN yaitu, datang langsung ke kantor cabang perbankan yang dimiliki dan mintalah penggantian kartu pada customer service terkait. Penggantian kartu ini bebas biaya alias gratis.

Kelebihan GPN

  • Transaksi dengan nyaman
    Dengan menggunakan GPN kalian dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman karena kartu ATM atau debit GPN telah dilengkapi dengan fitur keamanan yang terstandarisasi serta seluruh proses dilakukan di dalam negeri melalui jaringan domestik.
  • Lebih praktis
    Kalian tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar sebab semua kanal pembayaran sudah saling terkoneksi (interkoneksi) dan saling bisa diwujudkan (interoperabilitas).
  • Biaya administrasi lebih murah 
    Biaya administrasi yang lebih murah karena seluruh pemrosesan dilakukan di domestik sehingga lebih efisien. Berikut perbandingan skema harga sebelum dan sesudah implementasi GPN.

Kekurangan GPN

  • Sistem masih dalam pengembangan
    Kekurangan yang ada pada GPN adalah sistem yang masih belum terjamin. Namun pihak BI akan senantiasa terus mengembangkan sistemnya sehingga aman dan nyaman kala digunakan.
  • Tidak dapat digunakan untuk transaksi di luar negeri
    Kekuranganlainnya yang dimiliki oleh GPN Card  yaitu masih belum bisa bertransaksi di luar negeri. Tentu hal ini berbeda dengan Visa yang dapat digunakan untuk bertransaksi di seluruh dunia.
  • Belum terdapat online payment
    GPN yang baru saja hadir masih belum dilengkapi dengan fasilitas online payment. Sehingga di sini, GPN kembali tidak dapat menggantikan fungsi Visa atau Master untuk melakukan transaksi berbasis online seperti di playstore atau e-commerce luar negeri.

Visa

Visa merupakan sebuah perusahaan teknologi global yang bertujuan untuk meningkatkan kehidupan dan perekonomian di seluruh dunia. Dengan produk, pengetahuan, pengalaman, dan pemikiran yang berbeda untuk membawa perubahan yang positif.

Visa International Service Association (VISA.INC) sendiri berlokasi di Foster City, California dan terus mengembangkan kerja samanya dengan berbagai pedagang (merchant) di seluruh dunia demi kemudahan nasabahnya.

Golongan pada kartu Visa

1. Visa Classic
Visa Classic merupakan golongan paling rendah yang kemungkinan besar semua orang bisa miliki. Paling tidak, dengan gaji Rp. 2,5 juta, Anda bisa mengajukan kartu ini. Ini adalah jenis kartu kredit yang memiliki pagu batas pembelanjaan dan fitur yang paling rendah. Batas kredit jenis kartu kredit ini umumnya hanya sampai sekitar 5 (lima) juta rupiah, tidak berbeda jauh dengan batas transaksi kartu debit beberapa bank lokal.

2. Visa Gold
Golongan kartu Visa ini bisa dibilang sedikit lebih ekslusif. Karena ada beberapa fitur tambahan, misalnya diskon spesial untuk beberapa gerai (merchant) untuk kategori produk/jasa. Kartu ini juga memiliki batas yang lebih tinggi. Untuk kartu kredit Gold khusus untuk korporasi/perusahaan (Corporate Client) memang ada yang menyediakan hingga batas 100 juta rupiah.

Untuk limit pada golongan gold ini bervariasi, tergantung dari jumlah penghasilan yang bersangkutan dan penilaian kelayakan kredit dari bank. Beberapa ada yang menyediakan hingga 50-100 juta sebulan.

4. Visa Signature
Visa Signature adalah kartu kredit yang tergolong sangat ekslusif, sepertinya tidak diperuntukkan untuk orang kantoran atau buruh pegawai. Edisi ini umumnya hanya diterbitkan untuk para pengusaha atau kalangan profesional, pengacara papan atas, akuntan publik, atau bahkan dokter spesialis. Itu pun masih harus dilakukan pengecekan kekayaan, misalnya deposito, rekening koran, rekening tabungan, atau instrumen investasi lainnya.

Batas limit kartu kredit kartu ini umumnya sangat besar, mulai dari 100 jutaan hingga tak terbatas. 

5. Visa Infinite
Kartu visa golongan ini biasanya tidak ditawarkan kepada umum. Kartu ini biasanya hanya dibuatkan khusus untuk beberapa orang yang dinilai memiliki aset lebih dari 100.000 Dollar AS dalam bentuk uang tunai. Selain itu, penilaian ini juga dibuat untuk nasabah yang juga memiliki rekening tabungan, deposito, investasi dari bank penerbit kartu itu.

6. Visa Platinum
Kartu Visa Platinum ini biasanya lebih banyak dipakai oleh para manajer atau supervisor, yang rata-rata memiliki kartu jenis Gold. Kartu jenis ini juga tidak jarang dipakai beberapa pengusaha untuk menjamu relasi bisnis/klien di beberapa tempat mewah yang ingin ‘penghargaan’ tersendiri.

Kelebihan Visa

  • Jumlah transaksi yang besar
    Visa memiliki jumlah kartu ATM dua kali lebih banyak dibanding GPN. Visa pun lebih unggul dibanding GPN perihal jumlah transaksi. Perusahaan Visa memang lebih besar dan lebih dulu berdiri dibanding perusahaan GPN.
  • Keamanan yang ketat
    Visa menawarkan skema Verified by Visa, yaitu skema otentikasi menggunakan pin statis atau One Time Password (OTP). Pin atau OTP akan dikirimkan ke nomor telepon genggam pengguna, saat pengguna ingin melakukan transaksi online.
  • Dapat digunakan untuk bertransaksi di luar negeri
    Berbeda dengan GPN yang hanya bisa digunakan di Indonesia dan belum bisa melakukan transaksi di luar negeri, Sebaliknya kelebihan dari kartu Visa ini kalian dapat melakukan transaksi di luar negeri dengan leluasa.

Kekurangan Visa

  • Biaya transaksi ketika di gunakan di luar negeri
    Bagi kalian penggina kartu visa dan ingin menggunakan kartu saat ingin bertransaksi di luar negri, kartu ini menggunakan biaya administrasi. Besaran biaya bisa dilihat pada penjelasan kartu kredit yang kalian gunakan.
  • Beberapa merchant mengenakan minimal transaksi
    Meskipun gampang digunakan dan banyak diskon di beberapa merchant, terkadang ada beberapa merchant yang memiliki ketentuan berupa adanya minimal nominal pembelanjaan jika ingin menggunakan kartu visa saat akan membayar.
  • Disertai dengan bunga
    Meskipun berbelanja dengan kartu kredit dapat memudahkan pembayaran kalian dengan cicilan, ingatlah selalu ada bunga yang dikenakan pada tagihan tersebut. Hal ini tentunya dapat membuat harga barang yang kalian beli menjadi lebih mahal daripada yang seharusnya, apalagi jika kalian melakukan keterlambatan pembayaran. Jika tidak diperhatikan dengan seksama dan dianggap sebagai hal sepele, tentu saja hal ini dapat membuat tagihan menjadi membengkak pada akhirnya.
Kriteria GPNVisa
Area Transaksi Indonesia (domestik) Indonesia dan luar negeri
Penyelenggara Switching Dari Indonesia (Artajasa, Rintis, Alto, Jalin) Dari luar negeri (MasterCard, Visa)
Transaksi ATM Bisa digunakan di ATM dengan GPN logo (tarif berbeda di setiap bank)Bisadigunakan di ATM bank lain yang memiliki logo Mastercard / Visa (tarif berbeda di setiap bank)
Biaya Administrasi Bulanan Lebih murah dari biaya bulanan Sesuai dengan fitur tabungan dan jenis kartu

Pilih Mana: GPN atau Visa?

GPNVisa
Kelebihan- Transaksi dengan nyaman - Lebih praktis - Biaya administrasi lebih murah  - Jumlah transaksi yang besar - Keamanan yang ketat - Dapat digunakan untuk bertransaksi di luar negeri
Kekurangan- Sistem masih dalam pengembangan - Tidak dapat digunakan untuk transaksi di luar negeri - Belum terdapat online payment - Biaya transaksi ketika di gunakan di luar negeri - Beberapa merchant mengenakan minimal transaksi - Disertai dengan bunga

Kesimpulan

Berdasarkan artikel di atas sudah kita bahas mengenai kedua kartu GPN dan Visa, kedua kartu tersebut menawarkan berbagai kemudahan kita untuk bertransaksi, Namun, kedua nya juga mempunyai keunggulannya masing-maing seperti pada kartu GPN yang menawarkan biaya administrasi lebih murah untuk bertransaksi di dalam negri, tetapi sayangnya kartu ini belum bisa digunakan untuk bertransaksi di luar negeri, Oleh sebab itu jika kalian ingin melakukan atau sering bertransaksi di luar negri pemilihan kartu Visa cocok untuk kalian gunakan, dan juga kartu Visa ini sudah memiliki beberapa golongan yang dapat di sesuaikan dengan kebutuhan kalian ya!

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

GPN vs Visa

VS

Leave a Reply