Kendaraan

Pilih Mana: Honda BR-V atau Honda H-RV?

Sama-sama mengusung konsep mobil crossover, Honda dalam setahun ini mengeluarkan dua mobil baru yaitu Honda B-RV dan H-RV. Meski memiliki konsep dan jenis yang sama namun H-RV dan BRV memiliki perbedaan dalam beberapa hal. Dalam hal segmentasi pasar sendiri, kedua mobil ini memiliki perbedaan. Untuk Honda H-RV yang berjenis Crossover Hatchback ini berada pada segmen pasar di kelas yang lebih tinggi. Sedangkan, Honda B-RV yang berjenis Crossover MPV (perpaduan SUV dan MPV) dijual ke pasaran kelas menengah. Selain segmentasi pasar, lalu hal apa saja lagi yang membuat perbedaan antara Honda B-RV dan Honda H-RV ini? Berikut ulasannya.

Honda BR-V

BR- V kepanjangan dari Bold Runabout Vehicle, bentuk ini didasarkan dari platform Honda Brio serta Honda Mobilio dengan konsep bidang dalamnya serta dashboard serupa Honda Jazz. Walaupun banyak yang mengatakan BR- V merupakan Mobilio versi“ atas” tapi tetap saja, penjualannya dapat menandingi Mobilio, Jazz, serta Brio di tahun pertamanya.
Apalagi jauh saat sebelum versi produksi massal dari BR- V ini keluar dari industri PT Honda Prospect Motor( HPM) di wilayah Karawang, Jawa Barat, disaat perhelatan GIIAS tahun lalu, keran pemesanan untuk BR- V terus melambung hari demi hari. Padahal saat itu belum ada keputusan harga jual yang dipatok HPM untuk seluruh varian BR- V. Baca juga Pilih Mana: Honda BRV atau Mitsubishi Xpander?

Eksterior dan Interior Honda BR- V

BR- V pun dipahat dengan ukiran- ukiran runcing yang membuatnya jadi kelihatan lebih gagah serta tinggi. Honda mengatakan konsep BR- V bagaikan Active Solid Motion. Grill depan berbentuk bilah horizontal tebal yang terbuat kaku bukan melandai semacam Mobilio. Sedangkan lampu utama pula didesain supaya lebih nampak runcing. Karakter ini kemudian dikombinasikan juga dengan lekukan tegas di bumper depan dan dipadankannya aksen silver untuk under spoiler.

Disamping, tarikan garis desain dari fender terus dipertahankan sampai bagian ujung pintu depan. Ini tentu menyumbang pemahaman desain gagah yang telah diucapkan Honda. Bentuk velg diseleksi model pangkal yang jauh nampak lebih perkasa, sedangkan ruang cakra ditambah lewat fender pipih bagaikan karakteristik khas suatu mobil SUV.

Konsep interiornya. Masuk ke dalam ruang kabin, Kamu akan disuguhkan tema konsep interior yang sedikit banyak serupa dengan yang digunakan Honda untuk Mobilio terbaru. Bentuk lingkar kemudi sama dengan Mobilio, begitu juga dengan tata letak dashboard dan angka- angka pada panel instrument. Jok yang dilapis materi fabric juga tidak sanggup mengangkat kesan premium ruang kabin BR- V, meskipun tema yang digunakan untuk seluruh interior merupakan hitam dan silver yang mempesona.

BR- V mempunyai posisi duduk pengendara serta penumpang depan yang rendah, tetapi mempunyai konsep dashboard yang besar. Sayangnya kursi pengendara tidak tersedia pengaturan ketinggian baik manual ataupun elektrik. Alhasil untuk pengendara dengan postur tubuh kecil hendak sedikit kesulitan mendapat visibilitas ke area depan dengan leluasa.

Pandangan mirip Mobilio juga timbul dari bentuk transmisi selanjutnya center console yang memisahkan antara pengemudi serta penumpang depan. Pas di tengah dashboard BR- V menyediakan headunit layar sentuh 6. 1 inci dengan fitur mirror link yang bisa menampilkan tampilan gadget semacam handphone berstruktur pembedahan iOS ataupun Android, ke layar headunit. Fitur ini pula diperkuat karakteristik Bluetooth Connection serta Rear Parking Camera.

Selain itu tepat di atas head unit itu pula ada karakteristik Nanoe Technology yang berperan, membagikan elemen air elektrostatik yang berdimensi nano ke dalam kabin. Elemen itu bermanfaat buat membenarkan kualitas udara di dalam kabin BR- V.

Performa Honda BR-V

Honda BR-V tetap menggunakan mesin Earth Dreams Technology 4 silinder dengan kapasitas 1.5-liter SOHC berteknologi i-VTEC plus dukungan Drive By Wire.

Data di atas kertas tertulis jika mesin dengan perbandingan kompresi 10,3:1 ini mampu menghasilkan daya 120 Hp pada 6.600 rpm dengan torsi puncak 145 Nm di putaran 4.600 rpm. Berbekal mesin ini tentu sudah jaminan jika Honda BR-V sanggup memberikan kenikmatan berkendara namun masih bisa hemat bahan bakar.

Dari pengujian beberapa media di Indonesia tercetus hasil kemampuan akselerasi 0-100 km/jam dicapai dalam 11,8 detik. BR-V yang memiliki karakter suspensi keras model MacPherson Strut di depan dan H-Shape Torsion Beam, justru berimbas dengan terciptanya pengendalian yang baik untuk ukuran mobil dengan ground clearance tinggi.

Honda H-RV

HR-V dikatakan Honda memiliki arti “Hi-rider Revolutionary Vehicle”. HR-V muncul dari tingginya permintaan akan mobil jenis SUV (Sport Utility Vehicle) yang memungkinkan kendaraan dipakai untuk berbagai jenis medan jalan, tapi juga masih nyaman dipakai sehari-hari di perkotaan. Suksesnya CR-V di segmen ini menjadi dasar Honda merilis mobil bertubuh jangkung namun punya dimensi yang lebih ringkas dibanding CR-V, maka lahirnya HR-V.

Menggunakan basis HR-V bermesin 1.8-liter, model yang awalnya cuma dibuat 800 unit saja itu menggunakan perangkat system audio hasil tuning khusus dari JBL. Kini Honda HR-V JBL Audio jadi varian bermesin 1.8-liter selain ada juga varian lainnya yang menggunakan mesin ini, yaitu Prestige. Dan HR-V JBL Audio kiini sudah tak dibatasi lagi jumlah produksinya.

Lihat juga:  Pilih Mana: Yamaha R25 atau Kawasaki Ninja 250?

Eksterior dan Interior Honda HR-V

Bagian eksterior dari bodi HR-V dibentuk menggunakan baja dengan kualitas ultra-high-strength. Filosofi desainnya “Dynamic Cross Solid”, yang menggabungkan sebuah garis-garis desain yang dinamis tapi tetap punya karakter kuat. Siluet bodinya mirip sebuah coupe, apalagi handle pintu belakang disembunyikan di pilar C atau pilar paling belakang, mirip kepunyaan Nissan Juke.

Kesan mobil dua pintu juga diperkuat dengan permukaan kaca depan yang lebar, namun perlahan makin mengecil ke belakang. Tak lupa, atap rendah melengkung ke pilar belakang juga turut menambah kesan HR-V sebuah mobil dua pintu.

Tapi untuk depan, Honda mendesain visualisasi yang cukup agresif. Grille dibentuk berupa bilah hitam horizontal yang tebal dengan aksen chrome. Bagian ini untuk menyatukan antara dua lampu depan persegi yang bagian belakangnya ditarik meruncing. Untuk model bermesin 1.5-liter menggunakan lampu depan model Halogen, sementara varian bermesin 1.8-liter pakai model Projector dengan tambahan LED Daytime Running Light (DRL) yang akan otomatis menyala ketika mesin diaktifkan.

Sementara bumper masih memakai desain yang terlihat dinamis, namun ditambahkan sedikit garis-garis patah di bawah lampu utama dan di sekitar foglamp. Di bawah bumper, Honda menambahkan under spoiler berwarna hitam dof yang seakan menyatu dengan over fender, side skirt, dan berakhir di under spoiler belakang. Honda HR-V menggunakan lingkar velg 17 inci dengan model palang lima berkelir silver. Namun untuk varian 1.8-liter baik Prestige maupun JBL Audio desain velgnya berbeda meski ukurannya tetap.

Di bagian interior ada layar entertainment berukuran 6,1 inci untuk tipe S dan E CVT dan monitor 7 inci untuk tipe JBL Audio dan Prestige. Tepat dibelakang setir ada panel instrument, sedangkan di hadapan penumpang depan ada kisi-kisi AC yang dibuat memanjang, tepat sederet dengan laci bagasi depan.

Di sebelah kiri setir atau tepatnya di samping panel AC ada Start/Stop Engine Button berwarna merah berbentuk lingkaran. Ini merupakan tombol untuk menghidupkan atau mematikan kinerja mesin. Caranya, posisikan gigi pada Parking (P), injak pedal rem, dan tekan tombol tersebut. Begitu pun sebaliknya jika ingin mematikan mesin saat parkir.

Seluruh jok pada HR-V dibungkus dengan bahan fabric berwarna hitam termasuk untuk doortrim dan plafon. Tapi untuk HR-V tipe E CVT, JBL Audio, atau Prestige, jok sudah menggunakan bahan kulit, dan pada doortrim, sebagian dashboard dan konsol tengah diberi kombinasi warna Ivory terang.

Performa Honda BR-V

Honda HR-V punya varian lain yang bermesin 1.799 cc SOHC 4 silinder dengan teknologi i-VTEC. Model ini mampu memproduksi daya puncak 139 PS pada 6.500 rpm, sementara torsi tertingginya ada di 169 Nm saat kondisi putaran mesin 4.300 rpm.

Catatan di atas kertas ini membuat Honda HR-V memiliki tenaga yang hampir mirip dengan rival di kelas compact SUV di Indonesia yang menggunakan kapasitas isi silinder mesin 2.0-liter. Pada pengetesan akselerasi dalam kondisi mobil diam hingga menyentuh kecepatan 100 km/jam, Honda HR-V 1.8 sanggup menyelesaikannya dalam 10,5 detik. Sementara HR-V bermesin 1.497 cc butuh 11,1 detik.

Pilih Mana: Honda BR-V atau Honda H-RV?

Honda BR-V Honda H-RV
Kelebihan - Nama besar Honda dan layanan after sales terjamin - Kepraktisan kabin setara Mobilio - konsumsi bahan bakar irit dari mesin L15 yang legendaris - Desain modern dan enak dilihat, khas crossover zaman sekarang - Fitur sudah cukup berlimpah mulai dari varian termurah - Performa mesin 1,8 menggiurkan
Kekurangan- Beberapa bagian terlalu mirip dengan Mobilio yang lebih murah - Performa biasa saja di putaran awal - Kemudi dengan power steering elektrik terasa minim feedback- Konsekuensi fitur lengkap, harga terbilang mahal - Head unit 8-inci seolah terlalu dipaksakan - Perubahan desain yang terlalu minim

Kesimpulan

Meskipun sama-sama mobil keluaran Honda. Keduanya tetap dibuat dengan perbedaan yang pastinya membuat kita para calon konsumen memilih yang terbaik sesuai kebutuhan juga ya. Kedua mobil ini memiliki kapasitas penumpang yang berbeda. Kalau kita punya Honda BRV, kapasitas maksimal penumpang mobil ini muat sampai 7 orang. Sedangkan Honda HRV hanya 5 penumpang saja. Kalau soal sasaran pasar, BRV sendiri lebih menyasar pada kelas bawah yang suka sama kendaraan yang tangguh dan punya kapasitas penumpang yang banyak. Jadi intinya sih kita dikasih pilihan sama Honda sesuai kebutuhan.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Honda BR-V atau Honda H-RV

VS

Leave a Reply