Home

Pilih Mana: Kalsiboard atau GRC?

Plafon rumah merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan agar rumah senantiasa aman dan terawat dengan baik. Jenis dari plafon pun sangat banyak sesuai dengan kebutuhan para pemakainya masing-masing. Namun yang akan kita bahas lebih dalam melalui artikel kali ini adalah Kalsiboard dan GSC.

Kalsiboard dan GSC memiliki beberapa kelebihan yang dimilikinya. Harga dari kedua jenis plafon ini juga cukup kompetitif, maka tak heren bila banyak orang yang menggunakan salah satu dari kedua jenis plafon tersebut. Kamu bisa dapatkan kedua plafon ini dari toko-toko bangunan atau toko peralatan rumah lainnya.

Berbicara mengenai kelebihan tentu saja terdapat beberapa kekurangan juga yang tersemat di dalam detail Kalsiboard dan GSC ini. Lalu apa saja kekurangan itu? Pantengin terus artikel ini agar bisa kamu jadikan acuan untuk memasang plafon dirumah kamu guys. Stay tune!

Kalsiboard

Kalsiboard merupakan material bangunan yang terbuat dari campuran semen, pasir silica, dan serat selulosa. Kemudian bahan-bahan tersebut diproses sedemikian rupa, kemudian dikeringkan dengan memakai tekanan dan temperatur yang amat tinggi. Perihal inilah yang membuat kalsiboard bersifat aman untuk kesehatan dan ramah terhadap lingkungan.

Kalsiboard tersedia dalam berbagai pilihan ukuran dengan tingkat ketebalan yang berbeda-beda dan ditujukan untuk keperluan tertentu. Di antaranya kalsiboard berukuran 3 mm untuk plafon, kalsiboard berketebalan 8 mm untuk partisi interior, kalsiboard setebal 10 mm untuk dinding luar, kalsiboard berukuran 20 mm untuk lantai, dan lain sebagainya.

Kalsiboard memiliki kekuatan serta elastisitas yang baik. Tidak cuma sebagai plafon yang datar, kalsiboard juga bisa digunakan untuk membuat plafon yang melengkung. Artinya, kalsiboard bisa dipakai untuk menciptakan plafon dengan berbagai bentuk tanpa mengurangi kekuatannya.

Kalsiboard juga merupakan bahan bangunan yang anti rayap, anti lapuk, dan anti karat. Kalaupun memunculkan noda air di plafon kalsiboard, perbaikannya cukup dilakukan dengan meng-ampelas kemudian mengecat nya kembali. Baca juga Pilih Mana: Plafon Gypsum vs Kalsiboard?

Kelebihan Kalsiboard

  • Aman untuk kesehatan
    Kelebihan pertama yang melekat pada kalsiboard yaitu bahwa material ini amat aman untuk kesehatan. Kalsiboard memiliki nol persen asbes. Perlu diketahui, asbes merupakan salah satu penyebab kanker paru-paru. Tanpa terdapatnya kandungan asbes juga membuat kalsiboard tidak mudah patah.
  • Pemasangannya mudah dan cepat
    Satu dari sekian banyak ragam kalsiboard yaitu kalsiboard recessed. Kalsiboard ini mempunyai bagian pinggiran yang lebih tipis sehingga mempermudah dalam penyambungannya. Hasilnya permukaan sambungan sama rata dengan permukaan lembaran. Bahkan tanpa pemakaian kompon pun kalsiboard-kalsiboard itu sudah tersambung dengan kokoh.
  • Usia pakai yang lama
    Pada dasarnya, kalsiboard juga memiliki tingkat keawetan yang tinggi. Plafon ini sanggup bertahan sampai puluhan tahun tanpa mengalami kerusakan yang berarti. Oleh sebab itu, harganya yang sedikit mahal sudah tertutup oleh usia pakainya yang lama.

Kekurangan Kalsiboard

  • Tingkat kembang susunnya tinggi
    Kekurangan pertama dari kalsiboard yakni mempunyai tingkat kembang surut yang tinggi. Ukuran kalsiboard akan meningkat saat musim penghujan sebab strukturnya mengembang. Sebaliknya pada musim kemarau, ukurannya akan berkurang akibat strukturnya menyusut.
  • Harga yang tinggi
    Dibandingkan dengan beberapa jenis material bangunan lainnya Kalsiboard memiliki harga yang cukup mahal. Hal ini sudah pasti karena material nya yang kuat dan beberapa kelebihan yang dimilikinya, jadi sudah wajar jika memiliki harga yang tinggi.
  • Kurang baik dalam menyaring suara
    Kekurangan yang terakhir dari Kalsiboard adalah kurang baiknya dalam menyaring suara dari luar, sehingga suara dari luar atau sebelah ruangan masih terdengar keras. Namun jangan khawatir, kamu bisa memakai tambahan glass wool sebagai peredam.
Jenis Kalsiboard Keterangan
Kalsipart Cocok digunakan untuk sekat dinding ruangan
Kalsiclad Cocok digunakan pada dinding luar rumah
Kalsiqua Cocok untuk apliklasi dinding basah misalnya plafon kamar mandi
Kalsifloor Cocok dipakai pada lantai

GRC

Glass fiber Reinforced Cement atau yang biasa disebut dengan GRC adalah plafon yang terbuat dari campuran serat dan semen. Bila dilihat, plafon GRC mempunyai bahan dasar yang mirip dengan beton, namun lebih ringan.

Bila beton mempunyai tulang baja di dalamnya, plafon GRC memakai serat glass fiber sebagai penguatnya. Kadang ada yang menyamakan plafon GRC dengan plafon gypsum, tetapi sesungguhnya keduanya berbeda.

Plafon GRC cenderung lebih tahan air. Kamu dapat menggunakan plafon GRC untuk dipasang sebagai langit-langit ruangan yang basah atau beresiko mempunyai kelembaban yang tinggi. Misalnya saja kamu dapat memakai plafon GRC untuk langit-langit dapur yang tiap harinya mungkin akan terkena uap panas.

Tidak hanya itu, ruangan yang benar-benar basah seperti kamar mandi juga dapat kamu pilihkan plafon GRC sebagai material atapnya. Teras atau ruang semi- outdoor lainnya yang mungkin terkena cipratan air hujan.

Kelebihan GRC

  • Bisa dibentuk sesuai keinginan
    Plafon GRC mudah dibangun sebab sifat materialnya yang luwes dan dapat mengikuti bentuk-bentuk melengkung tertentu. Sebab adanya campuran glass fiber, plafon GRC jadi tidak getas. Ini menjadikan kamu bisa lebih leluasa membuat bentuk plafon GRC yang sesuai dengan konsep yang kamu mau.
  • Gampang dipasang
    Karena permukaannya yang sudah rata, ketika akan diberi warna lewat proses pengecatan, plafon GRC tidak perlu melalui proses plamir alias proses meratakan permukaan yang akan dicat, tidak butuh waktu lama saat proses pemasangannya. Beratnya juga tergolong enteng. Bayangkan, per m perseginya, plafon ini cuma berbobot 18 kg saja.
  • Harga murah
    Salah satu pertimbangan yang pastinya tidak akan kamu lewatkan saat memilih material plafon yakni harga. Nah, untuk masalah harga, plafon GRC tidak begitu mahal. Tiap ukuran 1,2 x 2,4 m dengan ketebalan 4 mm, material plafon GRC dijual sekitar 57 ribu sampai 58 ribu rupiah saja.

Kekurangan GRC

  • Pembuatan GRC harus melalui pabrik
    Tanpa adanya ahli yang handal dalam membuat plafon GRC, maka akan sulit untuk menciptakan plafon GRC yang berkualitas.
  • Pemasangan GRC membutuhkan waktu yang lama
    Kekurangan lainnya yang dimiliki plafon GRC adalah membutuhkan waktu yang lama untuk pemasangannya. Plafon GRC dibuat dari campuran serat dan semen dengan ukuran yang tebal. Karena hal ini lah waktu pembuatan atau pemasangan plafon GRC lebih lama daripada plafon pada umumnya.
  • Tidak semua tempat menyediakan GRC
    Beberapa tempat di Indonesia sendiri masih belum menyediakan plafon GRC karena keterbatasan material dan bahan-bahan dalam membuat plafon GRC tersebut. Namun kamu bisa menemukan beberapa plafon GRC di depo bangunan.
Jenis GRCKeterangan
Tepi rata / square edge (SE)Tepi rata memakai sistem sambungan open nut cocok dipasang pada langit-langit rumah yang ingin awet tahan lama
Tepi landai / recessed edge (RE)Memakai sistem sambungan tertutup atau flush joint cocok dipasang pada langit-langit rumah yang ingin awet tahan lama

Tips merawat plafon

Agar plafon rumah kamu senantiasa terawat dan bersih maka kamu membutuhkan beberapa metode untuk membersihkannya. Berikut beberapa tips merawat plafon yang bisa kamu lakukan dirumah.

  1. Kenali jenis plafon rumah
    Tahap pertama yang dilakukan ketika akan membersihkan plafon rumah yaitu dengan mengetahui terlebih dulu jenis atau material plafon yang dipakai di rumah. Perlu diketahui kalau tiap jenis material plafon terkadang mempunyai perawatan yang berbeda. Kamu perlu mengetahui perawatan apa saja yang baik dilakukan pada jenis material yang dipilih. Agar kesalahan-kesalahan tidak diinginkan bisa terhindari dan plafon tidak gampang rusak.
  2. Memulai dengan kotoran ringan
    Bukan hanya terdapat jenis plafon, tetapi juga terdapat jenis-jenis kotoran mulai dari kotoran yang ringan dibersihkan dan kotoran yang sulit dibersihkan. Selalu memulai pekerjaan membersihkan dengan kotoran-kotoran yang ringan dan gampang dihilangkan seperti debu yang melekat atau pun sarang laba-laba.
  3. Memakai alat pembersih
    Untuk membersihkan plafon yang jaraknya sekitar 2,5 m sampai 3 m dari lantai, kamu membutuhkan bantuan alat pembersih. Kamu bisa menggunakan gagang sapu yang banyak ditemui dipasaran. Tidak hanya itu, sediakan juga lap serta seutas tali rafia dan beberapa karet dan kamu bisa rangkai sedemikian rupa menjadi alat pembersih.
  4. Memakai alat tambahan
    Dalam beberapa kasus, membersihkan langit-langit rumah dengan memakai gagang sapu itu tidak begitu efektif. Terlebih bila ternyata plafon sudah berjamur atau pun terkena kotoran hewan. Untuk itu, kamu bisa memakai alat-alat seperti kape scrap dan amplas untuk membersihkannya.
  5. Mengecat ulang plafon
    Jika semua metode pembersihan masih susah untuk menghilangkan kotoran pada plafon, maka solusi terakhir adalah mengecat ulang plafon. Pastikan warna cat sesuai dengan warna cat rumah elegan yang sebelumnya dipakai. Lakukan tahap-tahap pengecatan plafon dengan seksama dan hati- hati agar tidak terjadi kesalahan lainnya.

Pilih Mana: Kalsiboard atau GRC?

KalsiboardGSC
Kelebihan- Aman bagi kesehatan - Pemasangan mudah dan cepat - Usia pakai yang lama - Bisa dibentuk sesuai keinginan - Gampang dipasang - Harga murah
Kekurangan- Tingkat kembang susun tinggi - Harga yang tinggi - Kurang baik dalam menyaring suara - Pembuatan GRC harus melalui pabrik - Pemasangan GRC membutuhkan waktu yang lama - Tidak semua tempat menyediakan GRC

Kesimpulan

Kalsiboard dan GSC  merupakan plafon yang cocok digunakan jika kamu menginginkan plafon yang awet tahan lama. Selalu rawat dan bersihkan plafon rumah kamu agar selalu sedap dipandang dan senantiasa melindungi rumah kamu semaksimal mungkin. Jadi yang mana plafon pilihan kamu? Tentukan sesuai selera dan kebutuhan rumah kamu ya guys. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Kalsiboard vs GSC

VS

Leave a Reply