Home

Pilih Mana: Kaporit atau Tawas?

Air merupakan sumber kehidupan manusia dan tidak bisa hidup tanpa air. sebagai sumber kehidupan, kita pastinya membutuhkan air yang bersih dan jernih untuk digunakan. Masalahnya, masih banyak air yang memiliki kualitas kurang baik, seperti keruh dan berbau. Untuk mengatasi masalah ini ada dua cara yang dapat dilakukan, yaitu menggunakan kaporit dan menggunakan tawas. Lalu, manakah yang lebih baik untuk dipilih? Kaporit atau tawas?

Kaporit dan tawas memiliki fungsi yang sam ri kalsium hipoklorit dengan rumus kimia Ca(OCl)2. Sedangkan tawas masuk ke kelompok penjernih air. Rumus kimia dari tawas adalah Al2(SO4)3.18H2O.

Baca juga Pilih Mana: Cat Propan atau Dulux?

Kaporit

Kaporit atau klorin sering digunakan orang untuk proses pemutihan air. Selain menjernihkan air, kaporit juga mampu membasmi bakteri. Kaporit sudah sejak lama dikenal dan digunakan untuk berbagai macam keperluan.

Kelebihan Kaporit

Berikut kelebihan kaporit yang perlu Anda ketahui:

  • Desinfektan

Kaporit atau klorin digunakan untuk desinfeksi air termasuk air untuk mandi, kolam renang dan juga air minum. Kaporit memiliki efek membunuh bakteri sehingga dapat digunakan sebagai desinfektan. Selain itu, cairan kaporit juga dapat dan sering digunakan untuk membersihkan alat-alat rumah. Larutan kaporit atau klorin juga telah lama digunakan untuk dekontaminasi alat-alat bedah.

  • Menjernihkan Air

Kaporit telah lama dipercaya dapat menjernihkan air. Anda dapat menggunakan kaporit pada kolam renang dengan menyesuaikan konsentrasi sesuai dengan yang ditetapkan oleh badan regulasi. Konsentrasi kaporit yang kurang dapat menyebabkan bakteri patogen yang ada di kolam renang tidak terbabat habis sehingga bisa menyebabkan penyebaran penyakit menular. Sedangkan jika kaporit diberikan berlebihan dapat menyebabkan dampak yang berbahaya untuk kesehatan.

  • Sebagai Pemutih

Selain berfungsi menjernihkan air, kaporit juga dapat berfungsi memutihkan pakaian. Anda dapat menemukan pemutih ini dipasaran dengan berbagai merek. Bahan dasar pemutih pakaian ini adalah hidroksika dan kaporit (klorin).

Kekurangan Kaporit

Berikut kekurangan kaporit yang perlu Anda ketahui:

  • Risiko Kanker

Salah satu kekurangan jika Anda terlalu banyak menambahkan kaporit ke dalam air akan menyebabkan masalah bagi tubuh. Hal itu dikarenakan kaporit sangat reaktif yang memungkinkan untuk menghapus dan menambahkan senyawa lain yang mengandung zat beracun seperti trihalometana. Zat ini sebenarnya memiliki fungsi sebagai desinfektan dalam air yang dapat membunuh kuman sehingga air bebas dari kuman. Namun, zat ini ternyata dapat menyebabkan radikal bebas dalam tubuh dan dapat merusak sel-sel dalam tubuh serta memicu pertumbuhan sel kanker.

  • Kerusakan Hati

Kekurangan lainnya menggunakan kaporit ini yaitu dapat menyebabkan kerusakan hati. Hal ini dikarenakan air yang mengandung kaporit atau klorin memiliki senyawa yang dapat menghambat nyala berhalogen sehingga menyebabkan kerusakan hati. Kelebihan klorin dalam tubuh memicu rusaknya hati. Karena itulah, Anda perlu mengurangi minum air yang mengandung klorin berlebihan dan memperbanyak minum air yang segar.

  • Kelainan Melahirkan dan Efek Reproduksi

Air yang mengandung banyak klorin juga memiliki efek yang tidak baik untuk ibu yang hamil dan memiliki efek buruk terhadap reproduksi. Meminum air yang mengandung banyak klorin dapat menyebabkan beberapa efek kelahiran seperti gangguan pada anak. Gangguan tersebut dapat berupa anak menjadi bodoh, alat vital tidak lengkap dan banyak kemungkinan lainnya. Selain itu meminum air yang mengandung banyak kaporit atau klorin dapat membunuh reproduksi dan beberapa efek pada organ-organ reproduksi.

  • Iritasi Mata

Mandi terus menerus dengan air yang mengandung kaporit atau klorin dapat menyebabkan gangguan pada mata serta hidung. Mata memiliki kemungkinan terkena iritasi. Jika terjadi hal demikian, kaporit atau klorin yang dimasukkan ke dalam air terlalu banyak.

  • Penyakit Kulit

Selain dapat membuat iritasi pada mata, kaporit atau klorin juga dapat menyebabkan gangguan pada kulit. Misalnya, kulit menjadi gatal-gatal, ruam kulit, serta bersisik. Mulailah untuk mengurangi jumlah kaporit atau klorin dalam air Anda.

Kelebihan KaporitKekurangan Kaporit
- Berfungsi sebagai desinfektan- Dapat menyebabkan risiko kanker
- Dapat menjernihkan air- Dapat menyebabkan kerusakan hati
- Sebagai pemutih pakaian- Dapat menyebabkan iritasi mata

Tawas

Tawas telah lama digunakan untuk pengolahan air di PDAM. Selain itu, hampir semua teknologi saat ini menggunakan tawas untuk mengelola air minum. Tawas ini memiliki harga yang relatif murah dan mudah ditemukan. Selain digunakan untuk mengolah air, tawas juga banyak digunakan untuk keperluan lainnya.

Lihat juga:  Pilih Mana: Nippon Paint atau Avitex?

Kelebihan Tawas

Berikut kelebihan tawas yang perlu Anda ketahui:

  • Pengolah Air

Tawas merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk mengolah air. Tawas memiliki fungsi untuk menjernihkan air. Partikel halus pada air dapat ditangkap oleh tawas. Tawas juga dapat membuat alumunium hidroksida agar mengendap di dasar. Dengan demikian, Anda dapat dengan mudah membersihkan endapannya. Dikutip dari Republika.co.id tawas juga memiliki fungsi untuk membersihkan air yang terkena debu vulkanik. Partikel debu vulkanik tersebut dapat digumpalkan dengan menggunakan tawas.

  • Mengobati Sariawan

Selain dapat digunakan untuk mengolah air. Tawas juga dapat digunakan untuk mengobati sariawan. Selain mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, Anda juga dapat mengobati sariawan dengan tawas. Anda hanya perlu menempelkan tawas pada luka sariawan.

  • Memutihkan Ketiak dan Mengurangi Bau Badan

Tawas juga mengandung vitamin C. Dengan adanya kandungan yang dimiliki tawas ini, banyak yang percaya bahwa tawas mampu untuk memutihkan ketiak. Anda dapat melakukannya dengan cara mencampurkan tawas dengan air lemon. Selain itu, tawas juga memiliki fungsi untuk mengurangi bau badan. Bau badan yang muncul akibat keringat dan bakteri dapat dikurangi dan dihilangkan dengan tawas.

  • Digunakan Sebagai Penghilang Bulu

Kelebihan lain yang dimiliki oleh tawas adalah dapat digunakan menghilangkan rambut dan bulu. Banyak orang yang merasa terganggu jika memiliki banyak bulu di kaki ataupun di ketiak. Tawas ini memiliki fungsi untuk membantu Anda menghilangkan bulu-bulu tersebut.

Kekurangan Tawas

Berikut akan dijelaskan tentang kekurangan tawas:

  • Keracunan

Salah satu kekurangan tawas adalah dapat menyebabkan keracunan. Keracunan ini memiliki kemungkinan terjadi jika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung tawas berlebihan. Hal ini biasanya terjadi pada anak kecil yang memiliki saluran pencernaan yang sensitif. Keracunan ini ditandai dengan mual, muntah hingga pingsan.

  • Gangguan Fungsi Hati

Sering memakan makanan yang mengandung tawas berlebih dapat membuat terjadinya penumpukan kristal tawas pada dinding hati. Kristal ini lama-lama berubah menjadi plak dan akan mengganggu fungsi hati.

  • Dermatitis Kulit

Bagi sebagian orang yang memiliki kulit sensitif, terkena senyawa tawas dapat membuat kulit menjadi ruam kemerahan pada kulit.

  • Mudah Sakit Kepala

Jika dalam jangka panjang Anda sering memakan makanan yang mengandung tawas dapat membuat orang sering mengalami sakit kepala. Hal ini disebabkan karena adanya pengendapan oleh kristal . Kristal tawas tersebut dapat mengakibatkan seseorang mudah terserang sakit kepala mendadak. Selain hal ini, banyak akibat-akibat buruk lain yang bisa muncul jika mengonsumsi makanan yang mengandung banyak tawas. Akibat-akibat tersebut seperti, mudah gelisah, kerusakan DNA, anemia, saluran kecil terhambat, kesehatan tulang terganggu, gangguan ginjal dan lain sebagainya.

Kelebihan TawasKekurangan Tawas
- Pengolah air agar air menjadi jernih - Dapat menyebabkan keracunan
- Dapat mengobati sariawan - Dapat menyebabkan gangguan fungsi hati
- Dapat digunakan untuk penghilang bulu - Dapat menyebabkan dermatitis kulit

Pilih Mana: Kaporit atau Tawas?

Di atas telah dijelasakan perbedaan antara kaporit dan tawas. Perbedaan tersebut telah kami rangkum dalam tabel berikut:

Kaporit Tawas
- Masuk ke dalam golongan pembasmi bakteri- Masuk ke dalam golongan penjernih
- Tidak dapat dicampur makanan- Bisa digunakan untuk mengawetkan makanan
- Biasanya digunakan untuk kolam- Digunakan untuk PDAM

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat kita lihat perbedaan antara kaporit dan tawas. Keduanya sama-sama memiliki efek buruk jika digunakan berlebihan. Anda dapat menyesuaikan sumber air untuk menentukan pilihan. Jika Anda perlu untuk membasmi bakteri, maka Anda dapat menggunakan kaporit. Tapi jika hanya untuk menjernihkan, sebaiknya Anda menggunakan tawas.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Kaporit vs Tawas

VS

Leave a Reply