Pilih Mana: Lantai Kayu vs Keramik?

Loading...

Jika Anda sedang membangun rumah ataupun sekedar menginginkan nuansa baru dengan merenovasinya, maka Anda akan memiliki banyak pilihan pada pilihan jenis lantai, namun yang paling umum ialah lantai kayu dan keramik. Sementara kedua lantai ini memiliki kelebihan dan kekurangan, tapi untuk memilih di antara keduanya bisa menjadi keputusan yang sulit. Dalam postingan pilih mana: lantai kayu vs keramik kali ini, kami akan mencoba memberi gambaran umum tentang dua pilihan lantai tersebut.

Lantai Kayu

Bisa dikatakan, lantai kayu merupakan lantai favorit yang kini semakin banyak dipakai dimana-mana. Lantai kayu terbagi menjadi dua jenis lagi, yaitu lantai kayu alami dan olahan. Lantai kayu termasuk lantai yang bisa memberi efek kehangatan pada ruangan sehingga paling sering digunakan di tempat tinggal pribadi. Baca juga Pilih Mana: Lantai Keramik atau Parket?

Selain harganya yang mahal, lantai kayu paling rentan terhadap goresan dan mudah terbakar. Karena berbahan kayu, lantai ini bisa mengecil dan melebar tergantung cuaca. Biasanya pada rumah huni, banyak orang yang memilih bahan kayu yang kuat dan tahan lama, dan tidak lupa memberikan efek coating sebagai pelindung kayu.

Jika Anda telah melakukan penelitian lantai kayu sebelumnya, Anda akan sadar bahwa ada banyak pilihan lantai kayu di pasaran akhir-akhir ini. Mulai dari kayu solid beranggaran rendah hingga lantai kayu olahan yang berharga fantastis. Ketika memilih lantai kayu yang mungkin paling sesuai untuk hunian Anda, ada beberapa pertanyaan utama yang harus diajukan adalah:

– Apakah suhu dan tingkat kelembaban di ruangan Anda berfluktuasi secara signifikan dan teratur?
– Apakah Anda memiliki pemanas di bawah lantai ruagan Anda?

Jika jawaban salah satu, atau kedua pertanyaan ini adalah “Ya”, maka pilihan terbaik Anda pasti adalah lantai kayu olahan. Jika jawabannya tidak, Anda bisa memilih dari lantai kayu solid.

Keuntungan utama dari lantai kayu olahan adalah bahwa ia akan tahan terhadap suhu dan fluktuasi kelembaban yang cukup signifikan, tanpa adanya faktor membahayakan. Hal ini dikarenakan kayu diolah dengan cara cerdas dan dibangun menjadi lantai berkualitas. Dan juga kamu bisa mencari desain lantai kayu seperti di Ace Hardware 

Apa artinya ini jika Anda memiliki pemanas di bawah lantai, yang, secara implisit, akan menyebabkan fluktuasi suhu, atau masalah kelembaban di bagian rumah Anda, tapi tidak pada yang lain, Anda dapat memilih lantai kayu olahan untuk tampilan interior yang bagus dan terlihat mewah. Sementara itu, lantai kayu solid adalah pilihan lantai yang sangat tangguh dan menarik yang benar-benar telah teruji oleh waktu.

Inilah keuntungan sebenarnya dari lantai kayu (olahan atau solid):
– Harga cukup terjangkau
– Tersedia berbagai variasi, nilai, warna dan ukuran papan yang memungkinkan Anda membuat hampir segala jenis tampilan interior yang diharapkan
– Mudah dalam soal perawatan
– Telah teruji awet dalam jangka waktu yang lama dan menjadi pilihan pilihan di banyak hunian Prancis dan juga rumah megah
– Bergantung pada opsi yang Anda pilih, Anda dapat kembali mengeringkan dan menyelesaikan lantai Anda beberapa kali sepanjang masa pakainya
– Dengan memilih lantai kayu yang belum selesai Anda bisa menciptakan tampilan yang Anda inginkan dan bahkan mengubahnya di masa depan dengan pengamplasan dan finishing ulang
– Hangat di bawah kaki
– Tampilan terlihat sangat bagus

Lantai Keramik

Lantai keramik merupakan jenis lantai yang paling sering Anda temui dimana saja. Lantai keramik paling sering digunakan karena daya tahannya yang sangat awet. Kelebihan lantai keramik ini kuat terhadap gesekan, benturan, dan ketahanan noda. Anda cukup menyapu atau mengepel untuk menghilangkan noda dan kotoran yang menempel.

Loading...

Karenanya, bahan keramik sangat cocok untuk digunakan di ruang publik seperti restoran dimana risiko tumpahan minuman dan makanan ke lantai lebih besar. Sedangkan untuk tempat tinggal di rumah, keramik bisa jadi pilihan bagus bagi Anda. Selain harganya yang terjangkau, rumah bisa tampil atraktif dengan aneka pilihan dan warna keramik yang bervariasi.

Saat ini, lantai keramik sangat populer di negara-negara tropis, termasuk Indonesia, dan tentunya telah banyak diminati di negara luar seperti Inggris dalam beberapa tahun terakhir. Dengan ubin keramik yang tersedia dalam berbagai bentuk, ukuran dan warna, sekali lagi Anda bisa menciptakan tampilan interior yang Anda harapkan.

Berikut beberapa keuntungan dari lantai keramik:
– Tersedia dalam berbagai pilihan, jadi Anda benar-benar bisa menjadi kreatif dengan gagasan Anda
– Harga bervarisi, bisa jadi sangat terjangkau
– Mudah perawatan
– Tahan air
– Cocok untuk instalasi tipe DIY

Dan berikut ini kelemahan dari lantai keramik:
– Cenderung terasa dingin di bawah kaki
– Tidak bisa diubah setelah diletakkan, tidak seperti kayu, yang bisa didaur ulang dan sudah jadi
– Jika Anda memiliki anak atau bayi yang jatuh di atas lantai keramik, kemungkinan akan lebih banyak terluka
– Lantai mudah licin

Pilih Sesuai Kebutuhan Lantai Kayu atau Keramik

Apabila Anda sedang memilih metarial lantai yang sesuai untuk rumah huni, cobalah untuk tidak terburu-buru membuat pilihan. Saat ini ada banyak sekali pilihan lantai yang tersedia, mulai dari lantai keramik sampai bahan lain yang mungkin belum pernah dipikirkan sebelumnya.

Namun, meski banyak pilihan, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan. Hati-hati, Anda tidak perlu kehilangan lebih banyak uang untuk pemasangan dan penggantian lantai. Berikut adalah beberapa gagasan yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan bahan lantai yang paling sesuai untuk rumah Anda:

Menentukan Tujuan Lantai Kayu atau Keramik

Setiap ruangan memiliki kegunaan tersendiri yang berbeda. Kamar yang berbeda, nuansa juga pasti berbeda. Untuk nuansa hangat, Anda bisa memilih lantai kayu berwarna gelap atau batu alam. Sedangkan untuk kesan minimalis modern yang sederhana, Anda bisa menggunakan plester semen asian atau nuansa keramik putih dengan ukuran besar. Soal pola, penggunaan pola kecil membuat rumah Anda akan terlihat lebih sempit. Sebaliknya, pola besar membuat rumah terlihat lebih lapang.

Kekuatan Lantai

Perhatikan juga kekuatan bahan penutup lantai. Sebagai gantinya, Anda menggunakan bahan anti gores di area yang banyak orang lewati, seperti ruang tamu, ruang duduk, dapur dan ruang makan. Adapun material yang lebih rapuh dan rentan goresan, seperti parket misalnya, lebih cocok digunakan di kamar tidur. Anda juga bisa menggunakan batu alam yang tidak mudah pecah saat diinjak.

Memilih Bahan

Beberapa bahan yang dapat Anda pertimbangkan meliputi batu alam, mosaik marmer atau granit, lantai kayu sintetis, dan keramik. Untuk pemasangan batu alam, Anda cukup membuat asian semen yang sudah dihaluskan sebagai dasarnya. Mosaic marmer atau granit pecah bisa Anda gunakan sebagai pantry dinding atau kamar mandi.

Sementara itu, lantai kayu sintetis atau biasa disebut laminasi lantai, pemasangannya mudah. Anda cukup meletakkan di lantai lama, lalu dikunci dengan sistem kunci yang cepat. Lantai jenis ini terlihat seperti parket kayu. Namun, bahannya lebih murah dan daya tahannya lebih rendah.

Keramik juga masih dapat menjadi pilihan utama anda. Keramik kini hadir dengan berbagai motif menyerupai kayu, marmer, granit, logam, dan berbagai benda lainnya. Keramik lebih kuat dan lebih awet dibanding jenis lantai lainnya, mudah dibersihkan, dan lebih murah dari pada batu alam.

Pilih Mana: Lantai Kayu vs Keramik?

Lantai KayuLantai Keramik
- Harga cukup terjangkau- Harga bervarisi, bisa jadi sangat terjangkau
- Hangat di telapak kaki- Cenderung terasa dingin di telapak kaki
- Tampilan terlihat sangat bagus- Cocok untuk instalasi tipe DIY

Kesimpulan

Jika Anda sedang bingung untuk memilih antara lantai kayu dan lantai keramik untuk rumah Anda, mengapa tidak kombinasikan antar keduanya? Sebagai contoh, lantai keramik untuk dapur, kamar mandi dan ruang utilitas. Kemudian lantai kayu untuk kamar tidur dan ruang keluarga, di mana Anda menginginkan kehangatan di bawah kaki.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Lantai Kayu vs Keramik

VS
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *