Pilih Mana: Lantai Vinyl vs Parket?

Loading...

Pemilihan jenis lantai yang tepat mampu memberikan rasa nyaman, sekaligus memberikan estetika pada hunian Anda. Namun, memilih penutup lantai yang tepat bagi rumah tidaklah mudah karena saat ini sudah banyak jenis-jenis lantai, diantaranya adalah lantai vinyl dan lantai parket. Lantas apa saja perbedaan antar kedua jenis lantai tersebut? Mari kita simak pembahasan lengkapnya di artikel kali ini.

Mungkin Anda sering mendengar pendapat mengenai lantai vinyl dan parket yang hampir sama karena keduanya bermotif serat kayu. Perbedaan utama antara kedua jenis lantai tersebut adalah bahan dasarnya. Parket terbuat dari bahan alami kayu, sedangkan vinyl dibuat dari bahan sintetis seperti PVC. Baca juga Pilih Mana: Lantai Kayu vs Keramik

Lantai Vinyl

Penutup lantai yang disebut vinyl terbuat dari bahan yang fleksibel tapi kuat karena terdiri dari beberapa lapisan. Tiga lapisan vinyl yaitu lapisan kompak, serat kaca, dan lapisan cetak. Lapisan terluar adalah Uv Coated Wear Layer. Lapisan ini terlihat berkilau dan tampak licin. Vinyl memiliki lebar antara 1,8 – 2 meter. Sedangkan panjangnya mencapai 20 meter/gulung. Ketebalan vinyl ialah sekitar 0,3 mm.

1. Ketahanan

Lantai vinyl diketahui memiliki ketahanan anti gores yang baik dan tidak mudah robek. Ia mampu menahan dampak pergeseran benda di atasnya. Bahkan selain itu, lantai vinyl juga tahan terhadap api, karena proses instalasi ditutupi oleh kain atau busa di bagian bawahnya sehingga terasa nyaman saat dipijak. Kelembutan lantai vinyl dapat memberikan fleksibilitas dalam pemasangan dan diyakini mampu bertahan hingga 15-20 tahun.

2. Kelembaban

Jika dibandingkan dengan lantai parket akan menjadi busuk, lembab dan rusak jika terkena air maka lain halnya dengan lantai vinyl. Vinyl memiliki komposisi yang tepat untuk menahan air.

3. Perawatan

Merawat lantai vinyl itu mudah. Cukup rajin membersihkannya dengan kain atau kain basah di dalam rumah. Jika Anda sudah bosan dengan motif vinyl lama, Anda bisa langsung menggantinya dengan mengupas lapisan lama dengan lapisan baru. Selain itu, warna lantai vinyl lebih awet dan aman diaplikasikan untuk outdoor.

Keuntungan Menggunakan Lantai Vinyl

1. Mudah dipasang

Bahkan tanpa ahli sekalipun, Anda bisa memasang lantai vinyl ini. Khusus untuk ruangan yang tidak memiliki tikungan, maka pemasangan akan lebih mudah lagi. Jika kondisi ruangan lurus-lurus saja, maka Anda dapat memasangnya sendiri.

2. Harga murah

Banyak yang menjual gulungan vinyl murah di toko-toko tertentu. Tentu saja, bahan sintetis membuat jenis lantai ini termasuk tipe lantai yang murah, tapi juga memiliki kelebihan yang banyak disukai orang. Motif yang berbeda, bahkan yang menyerupai parket padat sering kali menjadi daya tarik tersendiri. Jadi, meski harganya murah, tetap menjanjikan tampilan rumah artistik dan rasanya alami.

3. Mudah diganti

Bosan dengan disainnya? Maka segera ganti lantai vinyl dengan motif yang baru. Pemasangannya pun sangat mudah. Karena itulah, bagi Anda ingin mengubah suasana rumah, maka cara tercepat dan termurah adalah mengganti vinyl sesuai selera dan keinginan. Mudah, cepat, praktis, dan juga dengan motif menawan merupakan salah satu keunggulan dari lantai vinyl.

4. Fleksibel dan Lentur

Bentuk lantai vinyl cenderung lebih fleksibel dan lentur untuk memudahkan pemasangan dan pelepasan. Selain itu, saat menginjak, lantai ini juga memberi kesan nyaman di kaki. Jika ada penyok, maka bentuk yang fleksibel akan memudahkannya kembali ke bentuk aslinya.

5. Anti rayap

Loading...

Inilah keuntungan dari lantai vinyl yaitu anti rayap. Jika kayu asli mudah terkena rayap dan membuatnya tidak tahan lama, maka lantai vinyl menjadi solusi bagi mereka yang menginginkan lantai yang membawa kesan alami tapi juga anti rayap.

Kekurangan Lantai Vinyl

Pada beberapa jenis desain lantai vinyl tertentu, permukaannya mudah dimasuki oleh debu dan air. Tapi ini tergantung dari mana Anda membeli lantai vinyl. Karena itu, sebelum membeli pastikan pilih tempat yang menjual roll vinyl murah tapi tinggi.

Lantai Parket

Lantai parket dibuat dengan mengatur potongan kayu untuk dijadikan penutup lantai. Lantai parket memiliki permukaan dengan tekstur kayu yang bisa memberi kesan mewah dan juga nyaman di dalam ruangan. Selain dari segi estetika, menggunakan lantai parket juga dapat berdampak positif terhadap kesehatan penghuni rumah. Karena parket bisa mengurangi pengaruh Volatile Organic Compounds (VOC) di dalam ruangan Anda.

Daya tahan

Parket terbagi menjadi dua jenis parket, yaitu parket yang terbuat dari kayu solid dan parket terbuat dari kayu laminasi atau sintesis. Apabila Anda menggunakan lantai parket dengan bahan kayu solid, maka hunian Anda akan memiliki tampilan yang lebih baik atau menarik karena menggunakan bahan langsung dari pohon dan untuk aspek durabilitas juga lebih baik dari jenis lantai kayu lainnya. Namun aspek ketahanan lantai parket tidak terlalu prima bila dibandingkan dengan lantai vinyl. Lantai parket lebih mudah tergores akibat pergeseran furnitur atau barang di rumah.

Kelembaban

Kelemahan penggunaan parket kayu solid ini relatif rentan terhadap faktor kelembaban karena parket kayu solid masih bisa melebar dan mengecil tergantung cuaca.

Perawatan

Untuk perawatan mungkin sama saja dengan lantai lainnya namun ingat jika Anda ingin membersihkannya dengan lap atau kain basah, maka jangan usahakan jangan terlalu basah. Karena membersihkan parket dengan lap basah akan merusak lantai parket dan membuatnya lebih lembap dan busuk. Aplikasi warna pada lantai parket lebih mudah memudar dibanding lantai vinyl. Apalagi jika sering terkena sinar matahari, yang membuat parket lebih sering direkomendasikan untuk pemakaian di area indoor saja.

Kelebihan Lantai Parket

1. Tingkatkan nilai jual bangunan

Lantai parket dikenal dengan salah satu lantai yang harganya paling mahal. Maka tak heran jika sebuah bangunan akan menambah nilainya jika menggunakan lantai parket dengan kualitas kayu solid.

2. Lebih artistik dan natural

Dengan pilihan kayu yang beragam dalam hal kualitas dan motif, maka bangunan bisa memiliki nilai artistik yang lebih tinggi. Tentunya kesan yang disajikan berbeda dengan jenis sintetis atau lantai buatan. Selain lebih mahal, kualitasnya, parket juga memiliki bahan yang lebih aman untuk keluarga.

3. Sesuaikan suhu kamar

Apapun cuaca yang sedang berlangsung, lantai parket masih menawarkan kenyamanan bagi penghuni rumah. Bila cuaca dingin, lantai ini akan hangat saat dipijak. Sementara bila suhu cenderung panas, maka lantai akan menjadi dingin dan membuat kita nyaman. Ini adalah keuntungan dari lantai parket yang tidak dimiliki lantai lain.

Kekurangan Lantai Parket

Lantai parket perlu perawatan khusus dan ekstra. Salah satunya harus dipoles agar lebih natural dan tahan lama. Selain itu, jika dipoles dengan benar, permukaan lantai lebih awet dan akan mencegah banyak goresan. Lantai ini juga cenderung tidak tahan terhadap air dan suhu lembab. Namun, kualitas dan pilihan jenis kayu juga bisa mempengaruhi daya tahannya.

Pilih Mana: Lantai Vinyl vs Parket?

Lantai VinylLantai Parket
- Terbuat dari bahan vinyl yang fleksibel tapi kuat- Terbuat dari kayu yang berasal dari alam
- Harga lebih murah- Harga cenderung lebih mahal
- Tahan terhadap rayap dan lingkungan yang lembab- Keadaan kayu parket menyesuaikan dengan cuaca yang berganti serta memberikan efek glamour bagi hunian

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa lantai vinyl lebih baik dari lantai parket bila dilihat dari daya tahan dan tingkat kelembabannya. Namun jika Anda mencari nilai estetika dari lantai kayu alami, maka Anda bisa membeli lantai parket yang berkualitas tinggi.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Lantai Vinyl vs Parket

VS
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *