Kesehatan

Pilih Mana: Listerine Obat Kumur atau Betadine Obat Kumur ?

Kesehatan Gusi dan Mulut merupakan peranan penting dalam kehidupan sehari-hari, karena kesehatan mulut rentan di singgahi kuman dari apa yang telah kita makan oleh sebab itu kita membutuhkan obat kumur untuk mencaga dan merawat kesehatan mulut sehingga tidak terjadi penyakit dan bau mulut yang membuat kita tidak percaya diri. kali ini kita akan membahas kedua produk obat kumur yang sudah tidak asing lagi yaitu Listerine dan Betadine. Selamat membaca!

Listerine

Listerine adalah obat kumur antiseptik yang dapat dipakai untuk mengatasi bau mulut yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri dan jamur. Obat kumur ini mengandung berbagai zat aktif seperti eucalyptol, menthol, methyl salicylate dan thymol sehingga dapat membantu mencegah dan mengurangi plak dan radang pada gusi. Baca juga Pilih Mana: Sensodyne atau Enzim ?

Fungsi & Penggunaan Listerine

– Eucalyptol 0,92mg dalam 1mL berfungsi sebagai anti peradangan yang bisa mengurangi rasa sakit pada gusi.
– Menthol 0,42mg dalam 1mL berfungsi anestetik dan mengatasi iritasi ringan pada mulut
– Methyl salicylate 0,6mg dalam 1 mL berfungsi sebagai analgesik dan antiseptik
– Thymol 0,64mg dalam 1mL berfungsi sebagai antiseptik, antibakteri dan antifungi
Keempat bahan di atas dapat berfungsi secara sinergi mencegah dan mengurangi tumbuhnya plak dan radang gusi hingga mencegah timbulnya bau mulut yang disebabkan oleh mikroorganisme.

Aturan Pakai Listerine

Aturan pakai Listerine adalah dengan dikumur dengan kuat selama 30 detik. Pastikan obat kumur ini tidak ditelan.

Cara Penyimpanan Listerine

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, Hindari dari cahaya langsung dan tempat yang lembab. Jangan disimpan di dalam kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak .

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Listerine

Berapa dosis Listerine untuk dewasa?
Obat kumur ini digunakan sebanyak 20ml pada pagi dan malam hari.
Berapa dosis Listerine untuk anak-anak?
Obat kumur tidak disarankan digunakan oleh anak-anak karena rawan tertelan.
Dalam dosis dan sediaan apa Listerine tersedia?
Obat ini disediakan dalam bentuk cair.

Efek Samping Listerine

Apa efek samping Listerine yang mungkin terjadi?
Obat kumur yang mengandung kadar alkohol terlalu tinggi dapat menyebabkan iritasi yang lebih pada sariawan dan berhubungan dengan kanker mulut.
Obat kumur jika tertelan dapat menyebabkan:
– mual
– muntah
– iritasi lambung
– panas pada tenggorokan
– diare
– sakit pada perut
– berkeringat
– demam
– gangguan pada pendengaran
Jika sering tertelan, dalam jangka panjang Listerine dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti sakit kepala, kerusakan hati, gangguan pendengaran, halusinasi dan kejang.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Listerine? Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Listerine?Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Betadine

Betadine obat kumur adalah obat kumur antiseptik dengan kandungan Povidone–Iodine 1% untuk rongga mulut seperti sakit tenggorokan, gusi bengkak, sariawan, bau mulut dan nafas tidak segar.

Povidone Iodine adalah obat yang digunakan untuk menghilangkan bakteri dan kuman penyakit di berbagai area tubuh. Biasanya, zat ini digunakan juga sebagai obat luka. Tetapi kini Betadine hadir dengan produk yang baru yang dapat menyembuhkan sariawan dan bau pada mulut. Jika kalian ingin membeli Betadine obat kumur ini juga tersedia di shopee.

Fungsi & Penggunaan Betadine

Berikut adalah penggunaan Betadine Obat Kumur:
– Tuangkan 10 ml Betadine Obat Kumur ke dalam tutup botol
– Masukkan Betadine Obat kumur ke dalam mulut dan menghadap 45 derajat ke atas dan tahan Betadine Obat Kumur di tenggorokan.
– Keluarkan udara melalui mulut dan tahan selama 30 detik.
– Setelah itu, keluarkan cairan Betadine Obat kumur. Pastikan jangan sampai ada yang tertelan.
– Anda bisa menggunakan obat kumur ini saat timbul gejala sakit tenggorokan, sariawan, gusi bengkak, serta sakit gigi

Cara penyimpanan Betadine

Obat ini dianjurkan disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembab. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda dan pastikan obat ini Jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Dosis Betadine

Berapa dosis Betadine Obat Kumur untuk dewasa?
Dalam satu kali penggunaan, gunakan 10 ml Betadine Obat Kumur dan bisa digunakan 3-5 kali sehari.

Berapa dosis Betadine Obat Kumur untuk anak-anak?
Hanya anak di atas 6 tahun saja yang dianjurkan menggunakan obat kumur ini. Obat kumur dapat digunakan sebanyak 10 ml, selama 30 detik dan dilakukan pengulangan 3-5 kali dalam sehari.

Efek Samping Betadine

Apa efek samping Betadine Obat Kumur yang mungkin terjadi?
Sebagian besar orang yang menggunakan obat kumur ini, tidak merasakan efek samping apapun. Namun dalam kasus yang jarang, obat kumur ini dapat menimbulkan:
– Kemerahan pada bagian lidah atau wajah.
– Rasa gatal pada lidah, wajah, hingga tenggorokan
– Sulit bernafas
Hal ini disebabkan akibat alergi terhadap obat. Jika Anda memiliki alergi terhadap Povidone Iodine, maka sebaiknya hindari pemakaian obat ini.
Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan Betadine

Yang harus diketahui sebelum menggunakan Betadine Obat Kumur?
Penggunaan obat kumur ini dapat mengganggu tes fungsi tiroid, jadi diskusikan dengan dokter Anda jika Anda sedang melakukan tes tersebut.
Jangan gunakan obat kumur ini lebih dari 14 hari. Bila gejala yang Anda alami tak kunjung sembuh, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Selain itu, bila ada respon alergi yang muncul segera hentikan penggunaan.
Obat kumur ini dapat merusak warna emas putih sehingga Anda harus hari-hati dalam penggunaannya.

Apakah Betadine Obat Kumur aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Povidone Iodine yang terkandung di dalam obat kumur ini dapat dengan mudah masuk ke dalam plasenta dan ASI sehingga bayi Anda akan terpapar obat ini. Meskipun belum ada bukti ilmiah yang menyatakan dampak negatif dari pengunaan obat kumur pada ibu hamil dan menyusui, tapi obat ini tidak dianjurkan untuk digunakan rutin oleh ibu hamil dan menyusui.
Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Betadine Obat Kumur?
Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/ nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis Betadine Obat Kumur dan apa efeknya?
Bila penggunaan obat ini melebihi dosis yang ditentukan, maka overdosis akan terjadi. Apalagi jika Anda tidak sengaja menelan obat ini. Berikut adalah hal yang dapat terjadi:
– Menyebabkan luka pada organ pencernaan
– Hipotensi (tekanan darah turun)
– Takikardia
– Demam
– Gangguan fungsi ginjal

Pilih Mana: Listerine Obat Kumur atau Betadine Obat Kumur ?

Listerine Obat Kumur Betadine Obat Kumur
Kelebihan - Banyak varian rasa yang di tawarkan - Mudah di temukan di minimarket - Bisa digunakan untuk sehari-hari- Dapat menyembuhkan sariawan - Menghilankan bau mulut - Multifungsi
Kekurangan- Tidak dapat mengobati sariawan - Membuat sariawan makin sakit terutama jika kandungan alkoholnya berlebihan. - Memiliki sensasi pedas di mulut- Meninggalkan rasa pahit di lidah - Tidak ada varian rasa - Tidak bisa digunakan oleh anak di bawah umur

Kesimpulan

Listerine Obat Kumur atau Betadine Obat Kumur berdasarkan penjelasan di atas sudah di uraikan kandungan dan manfaat nya masing-masing kedua produk mempunyai keunggulan masing masing tentunya anda juga dapat memilih seusai dengan kebutuhan anda. Jika anda ingin menggunakan setiap hari dan lebih banyak pilihan varian Listerine dapat menjadi pilihan anda. Tetapi jika kalian ingin mengobati sariawan dan bau mulut secara efektif pilihannya adalah Betadine Obat Kumur.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Listerine Obat Kumur VS Betadine Obat Kumur

VS

Leave a Reply