Pilih Mana: Paku atau Sekrup?

Loading...

Agar suatu benda atau bangunan rapat dan tidak mudah lepas maka kita harus menggunakan paku atau sekrup untuk merekatkannya dan tergantung dengan jenis dan ukuran benda yang akan direkatkan. Orang kerap bingung mau memakai paku atau sekrup untuk digunakan di suatu bangunan. Kali ini saya akan membahas mengenai Paku dan Sekrup. Disini aja ya..

Paku

Paku sendiri adalah sebuah benda logam untuk merekatkan sesuatu berbentuk lancip di sisinya dan berbentuk bulat di salah satu sisinya dengan ukuran sekitar 3-5 cm. Baca juga Pilih Mana: Tang atau Gegep?

Bukan tanpa sebab mengapa di salah satu sisinya berbentuk bulat, ini dimaksudkan agar memudahkan kita untuk memukulnya supaya paku benar-benar merekat di dalam benda yang ingin kita rekatkan. Benda yang biasa dibuat untuk memukul paku adalah palu atau benda tumpul lainnya.

Di dalam dunia konstruksi paku benar-benar berperan penting, dimulai dari pembangunan besar seperti jembatan dan gedung.

Tidak hanya di dunia konstruksi, benda-benda disekitar kita juga memerlukan paku, seperti halnya pembuatan furniture seperti lemari, kursi, gitar, meja dan sebagainya.

Kamu bisa dapatkan paku di toko bangunan terdekat, Depo bangunan dan toko peralatan rumah lainnya.

Jenis- Jenis Paku Menurut Kegunaannya

Paku Kayu
Sesuai dengan namanya, paku ini berfungsi ini merekatkan atau menyambungkan kayu yang biasanya digunakan untuk pembuatan furniture. Ukuran dari paku ini kurang lebih memiliki panjang 2-10 cm. Paku ini tidak cocok digunakan untuk pembuatan material yang lebih keras seperti besi dan beton.

Paku Beton
Paku ini tentunya dikhususkan untuk menembus dinding yang dibuat dari beton yang keras. Ukuran paku ini umumnya memiliki panjang dari 2,5-12,5 cm. Warna dari paku ini umumnya berwarna putih dan hitam. Untuk dapat menembus dinding yang keras, paku ini dibuat dari besi baja dengan kualitas yang baik.

Paku Payung
Sesuai namanya paku ini memiliki bentuk seperti payung. Paku ini biasa digunakan untuk memaku seng, papan tipis, tripleks dan sebagainya. Ukuran dari paku ini sekitar 7-10 cm.

Jenis paku menurut bentuknya

Round Wire Nail
Karakteristik dari paku ini adalah memiliki penambang yang bundar. Paku ini biasa digunakan untuk di dunia konstruksi. Memukul paku ini harus hati-hati karena paku ini rentan patah.

Oval Wire Nail
Bentuk dari paku ini elips dan penggunaan paku ini jarang digunakan dunia pembangunan di Indonesia.

Lost Head Nail
Paku ini memiliki bentuk dengan bagian kepala yang mudah dihilangkan. Ini dimaksudkan agar saat menggunakan paku ini tidak terlihat kepala dari paku dan lebih terlihat rapi.

Panen Pin Nail
Paku ini digunakan untuk memperkuat ikatan dari material agar lebih kencang dan tahan lama. Biasanya paku ini digunakan bersamaan dengan lem kayu.

Sprig / Setangkai Nail
Paku ini kurang lebih sama seperti Lost Head Nail yakni tidak dilengkapi bagian kepala sehingga paku ini cocok digunakan untuk memperbaiki kusen atau bingkai.

Loading...

Annulus Nail
Paku ini memiliki karakteristik seperti gigi di bagian batangnya yang gunanya untuk penguat tempelan paku. Paku ini bisa digunakan untuk perbaikan kayu lapis.

Hardboard Pin Nail
Paku ini memiliki karakteristik bagian kepala yang berbentuk seperti berlian dengan posisi sedikit tersembunyi dan biasa digunakan oleh pekerja untuk memasang berupa papan keras.

Track Nail
Paku ini memiliki bentuk yang mungil dan biasa digunakan untuk menempelkan material tekstil misalnya pelapis sofa agar selalu terlihat rapi.

Sekrup
Sekrup adalah suatu benda yang gunanya sama seperti paku. Yakni merekatkan atau menempelkan sesuatu yang terbuat dari logam mini.

Bentuk dari sekrup sendiri cenderung lebih kecil daripada paku, yakni sekitar 2-5 cm. Memiliki kepala di ujungnya yang difungsikan untuk merekatkan pada material lain menggunakan obeng serta tajam di salah satu sisinya.

Tidak hanya itu, perbedaan yang jelas mengenai paku dan sekrup adalah bentuk dari sekrup memiliki lingkaran-lingkaran yang menutupi seluruh badan sekrup, ini dimaksudkan agar pada saat perekatan dilakukan lebih mudah masuk ke dalam dan tentunya berbeda dengan paku yang bentuknya tidak memiliki lingkaran tersebut.

Sekrup sendiri bisa kita temukan dari perabotan rumah, plafon, dinding rumah, elektronik dan material-material yang membutuhkan sekrup didalamnya.

Kamu bisa dapatkan sekrup di toko bangunan, Depo bangunan, atau toko peralatan rumah lainnya.

Jenis-Jenis Sekrup

Self Drilling Screw
Sekrup ini memiliki memiliki ujung yang tajam dan mampu menembus ke dalam lembaran logam yang tipis. Sekrup ini kerap kita jumpai pada konstruksi bagian atap dan rangka rumah berbahan baja ringan.

Sekrup Gypsum
Sekrup ini umumnya berwarna hitam dan kerap ditemukan di plafon rumah atau dinding gypsum. Sekrup ini juga terbuat dari baja supaya tahan lama terhadap kelembaban udara di sudut rumah.

Sekrup Tanpa Kepala (Grub Screw)
Sesuai namanya sekrup ini tidak memiliki kepala dan dilengkapi alur obeng agar mudah memasangnya. Sekrup ini biasa dipakai pada bagian bawah permukaan material yang terbenam.

Sekrup Pengikat
Sekrup ini adalah sekrup yang paling sering kita temui di kehidupan anda. Sekrup ini biasa digunakan untuk pemasangan ranjang, penopang ac, kaki meja, penopang lemari dan sebagainya.

Sekrup Pan Head dan Flat Head
Kedua jenis sekrup umumnya berwarna perak / putih yang biasa dipakai di industri perkayuan. Sekrup ini biasa digunakan untuk jendela, meja hingga sofa. Kedua sekrup ini umumnya dibuat dari bahan zinc.

Sekrup GRC
Sekrup ini kerap digunakan untuk memasang material GRC pada dinding maupun pada plafon. Sekrup ini biasa disebut dengan drywall calsiboard. Karakteristik dari sekrup ini adalah memiliki ujung runcing dengan kepala yang sedikit bulat.

Harga dari paku dan sekrup tentunya beragam sesuai dengan kebutuhan dan material yang hendak kalian rekatkan. Dan juga lakukan dengan hati-hati pemasangan paku dan sekrup kamu karena dua benda ini memiliki ujung sisi yang tajam.

Pilih Mana: Paku atau Sekrup?

PakuSekrup
Kelebihan - Lebih mudah memasangnya - Memiliki banyak jenis dan bentuk - Hanya dengan palu, maka paku akan tertanam dengan baik- Memiliki kekuatan yang lebih daripada paku - Bisa dipakai lagi jika sudah dicabut - Jarang terjadi karatan
Kekurangan- Paku jarang bisa digunakan kembali ketika sudah dicabut - Ketika terjadi penyusutan kayu, ikatan antara paku dan kayu menjadi berkurang- Memasangnya membutuhkan waktu atau alat - Harganya lebih mahal dari paku

Kesimpulan

Paku dan Sekrup adalah dua benda yang sangat bermanfaat untuk kehidupan kita sehari-hari. Bisa kita bayangkan jika tidak ada paku dan sekrup maka tidak ada material yang bisa merekat dengan baik. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Paku vs Sekrup

VS
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *