KendaraanOtomotif

Pilih Mana: Pertalite atau Pertamax?

Bahan bakar minyak adalah salah satu kebutuhan manusia yang setiap harinya semakin meningkat. Tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. Hal tersebut dikarenakan BBM sudah menjadi kebutuhan yang tak terelakkan dalam berbagai aspek.

Tentu saja banyak orang mengenal BBM sebagai bahan bakar kendaraan. Mobilitas manusia yang tinggi tentu saja membutuhkan kemudahan dalam bergerak. Kendaraan bermotor adalah jawaban untuk mempermudah mobilitas tersebut.

BBM yang tersedia di SPBU pun beragam, mulai dari pertalite, pertamax, premium, hingga solar. Jenis BBM tersebut memiliki keunggulannya masing-masingbagi kendaraan.

Akan tetapi, berbeda jenis juga berbeda bahan aktif di dalamnya. Seperti halnya Pertalite dan Pertamax, kedua BBM ini jelas berbeda dari segi harga dan fungsinya. Untuk itu, agar Anda lebih memahami fungsi dan keunggulan serta kelemahan kedua bahan bakar ini, ada baiknya menyimak pembahasan di bawah in.

Pertalite

Pertalite adalah salah satu jenis BBM (Bahan Bakar Minyak) yang kini cukup banyak digandrungi oleh para pemilik kendaraan bermotor menyusul gencarnya pelaksanaan Program Langit Biru yang digelar PT Pertamina di berbagai daerah. Baca Juga Pilih Mana: Mesin Diesel atau Bensin?

Pertalite sendiri pertama kali diperkenalkan Pertamina kepada publik pada 2015 lalu. Bahan bakar tersebut sebenarnya diluncurkan sebagai alternatif peralihan dari Premium yang sudah mengalami kelangkaan, sehingga penggunaan Pertalite lebih disarankan dibandingkan Premium.

Pertalite dinilai tepat digunakan oleh kendaraan yang memiliki kompresi 9:1 sampai 10:1 dan cocok untuk kendaraan bermesin bensin di Indonesia. Selain itu, bahan bakar tersebut juga cocok dipakai pada kendaraan yang diproduksi mulai tahun 2000 ke atas.

Kelebihan Pertalite

1.Pertalite memiliki nilai RON (Research Oktan Number) 90 sedikit lebih unggul jika dibandingkan bahan bakar Premium dengan nilai RON 88.

2. Dengan RON 90, pertalite diklaim membuat knocking pada mesin kendaraan lebih stabil yang bisa mengoptimalkan mesin pembakaran.

3. Harga Pertalite terbukti lebih terjangkau dibandingkan jenis BBM pertamax

4. Pertalite memiliki kandungan sulfur diangka maksimal 0,05 m/m atau setara 200 ppm

5. Pertalite diberikan bahan additive sehingga kualitasnya tetap terjaga meskipun digunakan untuk menempuh jarak yang jauh.

Kekurangan Pertalite

1. Pertalite tidak bisa digunakan pada semua jenis kendaraan. Bahan bakar ini disarankan untuk kendaraan di bawah 125 cc.

2. Dapat mengakibatkan knocking pada kendaraan di atas 125 cc

3. Memiliki nilai oktan lebih rendah dibandingkan dengan jenis BBM lain

4. Pertalite bisa membuat mesin kendaraan mudah rusak, terutama yang harus menggunakan bahan bakar beroktan tinggi.

5. Penggunaan pertalite dalam jangka waktu lama dapat merugikan karena ongkos perawatan kendaraan lebih mahal.

Pertamax

Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax memang jauh lebih mahal dibanding Pertalite dan Premium, namun hal ini sebanding dengan kelebihan yang dimilikinya.

Pertamax memang bukanlah jenis BBM yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga menyebut konsumsi BBM Pertamax saat ini mencapai 13% dari keseluruhan konsumsi BBM di Tanah Air. Umumnya, Pertamax digunakan kalangan menengah ke atas dengan mobil mewah.

Pertamax diklaim menawarkan sejumlah keunggulan ketimbang BBM seperti Pertalite dan Premium karena memiliki angka oktan 92. Pertamax sangat direkomendasikan untuk Anda yang memiliki kendaraan dengan rasio kompresi 10:1 sampai 11:1 atau kendaraan yang sudah memiliki teknologi setara dengan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI).

Kelebihan Pertamax

1. Kelebihan pertamax adalah lebih ramah lingkungan. Hal ini disebabkan pembakaran yang lebih baik dan efisien, sehingga emisi gas yang dikeluarkan oleh bahan bakar ini lebih bersih.

Lihat juga:  Pilih Mana: Honda BRV atau Mitsubishi Xpander?

2. Selanjutnya, Pertamax memiliki pembakaran yang sempurna jika dibandingkan dengan jenis bahan bakar mesin lainnya.

3. Pertamax membuat proses perawatan kendaraan menjadi jauh lebih mudah dikarenakan tidak memiliki timbal dan memiliki proses pembakaran yang lebih sempurna sehingga klep, head, piston, serta busi sehingga memiliki kadar kerak atau deposit lebih minim.

4. Pertamax jauh lebih irit dibandingkan dengan pertalite. Hal ini karena sifat Pertamax yang lebih sulit dibakar yang membuat proses pembakaran pada ruang pembakaran lebih baik.

5. Performa mesin yang menggunakan Pertamax diklaim jauh lebih baik dan agresif dibanding Pertalite. Pasalnya, memiliki tambahan zat aditif yang akan membuat putaran gas pada mobil lebih ringan.

Kekurangan Pertamax

1. Harga Pertamax dibanderol jauh lebih mahal di banding BBM jenis lain. Ini dikarenakan Pertamax memang diperuntukkan bagi kaum menengah ke atas yang memakai kendaraan mewah.

2. Mesin menjadi lebih cepat panas

3. Menimbulkan efek knocking pada kendaraan kompresi di atas 11:1

Pilih Mana: Pertalite atau Pertamax?

Keterangan PertalitePertamax
Kelebihan - Pertalite memiliki nilai RON (Research Oktan Number) 90 sedikit lebih unggul jika dibandingkan bahan bakar Premium dengan nilai RON 88. - Dengan RON 90, pertalite diklaim membuat knocking pada mesin kendaraan lebih stabil yang bisa mengoptimalkan mesin pembakaran. 3. Harga Pertalite terbukti lebih terjangkau dibandingkan jenis BBM pertamax - Pertalite memiliki kandungan sulfur diangka maksimal 0,05 m/m atau setara 200 ppm - Pertalite diberikan bahan additive sehingga kualitasnya tetap terjaga meskipun digunakan untuk menempuh jarak yang jauh.- Kelebihan pertamax adalah lebih ramah lingkungan. Hal ini disebabkan pembakaran yang lebih baik dan efisien, sehingga emisi gas yang dikeluarkan oleh bahan bakar ini lebih bersih. - Selanjutnya, Pertamax memiliki pembakaran yang sempurna jika dibandingkan dengan jenis bahan bakar mesin lainnya. - Pertamax membuat proses perawatan kendaraan menjadi jauh lebih mudah dikarenakan tidak memiliki timbal dan memiliki proses pembakaran yang lebih sempurna sehingga klep, head, piston, serta busi sehingga memiliki kadar kerak atau deposit lebih minim. - Pertamax jauh lebih irit dibandingkan dengan pertalite. Hal ini karena sifat Pertamax yang lebih sulit dibakar yang membuat proses pembakaran pada ruang pembakaran lebih baik. - Performa mesin yang menggunakan Pertamax diklaim jauh lebih baik dan agresif dibanding Pertalite. Pasalnya, memiliki tambahan zat aditif yang akan membuat putaran gas pada mobil lebih ringan.
Kekurangan - Pertalite tidak bisa digunakan pada semua jenis kendaraan. Bahan bakar ini disarankan untuk kendaraan di bawah 125 cc. - Dapat mengakibatkan knocking pada kendaraan di atas 125 cc - Memiliki nilai oktan lebih rendah dibandingkan dengan jenis BBM lain - Pertalite bisa membuat mesin kendaraan mudah rusak, terutama yang harus menggunakan bahan bakar beroktan tinggi. - Penggunaan pertalite dalam jangka waktu lama dapat merugikan karena ongkos perawatan kendaraan lebih mahal.- Harga Pertamax dibanderol jauh lebih mahal di banding BBM jenis lain. Ini dikarenakan Pertamax memang diperuntukkan bagi kaum menengah ke atas yang memakai kendaraan mewah. - Mesin menjadi lebih cepat panas - Menimbulkan efek knocking pada kendaraan kompresi di atas 11:1

Kesimpulan

Itulah beberapa informasi mengenai pertalite dan pertamax yang telah dibahas berdasarkan kelebihan dan kekurangannya. Sejatinya, kedua jenis BBM tersebut digunakan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan Anda. Jika Anda termasuk masyarakat menengah ke bawah, maka Pertalite sangatlah cocok. Namun, jika Anda termasuk kalangan menengah ke atas dan memiliki kendaraan mewah, maka Pertamax sangat layak untuk dipakai. Semoga bermanfaat!