KesehatanMakanan dan Minuman

Pilih Mana: Sari Kurma atau Madu?

Menjaga kebugaran tubuh dapat dilakukan dengan cara berolahraga rutin dan mengonsumsi makanan sehat, ada juga beberapa orang yang lebih memilih untuk mengonsumsi makanan dan minuman herbal yang lebih sehat, di antaranya yaitu madu dan sari kurma.

Madu dan sari kurma adalah dua produk alami yang sama-sama memiliki banyak memiliki khasiat untuk kesehatan tubuh. Meskipun demikian, keduanya juga memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda. Untuk melihat perbedaan yang ada pada Sari Kurma dan Madu, kami telah mengulas lebih lanjut pada artikel di bawah ini.

Sari Kurma

Kurma merupakan buah yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk mencegah penyakit jantung hingga meningkatkan kesehatan otak. Kurma memiliki 14 manfaat bagi kesehatan karena mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Mineral yang terkandung dalam kurna adalah kalsium, zat besi, fosfor, natrium, kalium, magnesium, sulfur.

Sedangkan vitamin yang terkandung dalam kurma adalah vitamin thiamin, riboflavin, niacin, vitamin B6, folat, vitamin A, dan vitamin K. Banyaknya kandungan nutrisi tersebut membuat kurma dapat memberikan banyak manfaat. Baca juga Pilih Mana: Minyak Kemiri atau Minyak Kelapa?

Menurut USDA, kurma merupakan sumber energi, serat, gula, dan berbagai vitamin serta mineral yang baik.

Kelebihan Sari Kurma

  • Meningkatkan produksi sel darah merah
    Manfaat sari kurma yang juga tak kalah penting karena kandungan zat tembaganya. Zat tembaga pada buah kurma diperlukan oleh tubuh dalam memproduksi sel darah merah. Produksi sel darah merah yang kurang, rusaknya sel-sel darah merah dalam tingkat yang tinggi, dan kehilangan darah dapat menyebabkan seseorang terkena anemia.
  • Mengontrol gula darah
    Kandungan serat pada buah kurma dapat membantu mencegah kadar gula darah yang meningkat terlalu tinggi setelah makan. Selain itu, buah kurma dapat membantu mengontrol gula darah karena indeks glikemik yang rendah dan berfungsi sebagai antioksidan.
  • Dapat menyembuhkan demam berdarah
    Salah satu kelebihan sari kurma adalah memiliki kemampuan menyembuhkan sakit demam berdarah. Sari kurma memiliki banyak kandungan gizi dan vitamin yang mampu untuk mengobati sakit demam berdarah.

Kekurangan Sari Kurma

  • Memiliki kandungan indeks glikemik tinggi
    Kekurangan yang ada pada sari kurma yaitu mengandung indeks glikemik yang tinggi. Tingginya indeks glikemik yang dimiliki oleh buah kurma atau sari kurma ini akan meningatkan kemungkinan munculnya diabetes tipe-2, penyakit obesitas, dan penyakit hati.
  • Tidak toleran fruktosa
    Sari kurma yang merupakan sari dari buah kurma memberikasn rasa manis. Rasa manis yang dihasilkan ini berasal dari fruktosa yang merupakan gula murni. Namun, ada beberapa orang yang memgalami masalah dalam mencerna gula sehingga akan membuat diare dan buang angin seperti sakit perut.
  • Tidak cocok untuk program diet
    Kekurangan terakhir yang dimiliki oleh sari kurma yaitu kurang cocok bagi orang yang ingin atau sedang menjalani program diet. Jika kalian mengonsumsi sari kurma secara berlebihan, maka hal tersebut akan memicu meningkatkan berat badan karena kalori yang dimiliki berlebih. Terlalu sering mengonsumsi sari kurma juga akan menjadi penyebab kalori menjadi menumpuk dan malah membuat berat badan akan bertambah.

Madu

Madu memiliki kalori gula dan dapat menyerap lemak dengan baik, terutama jika dikonsumsi bersamaan dengan air hangat. Madu memiliki berbagai kandungan bergizi seperti mineral dan vitamin, yang didapat dari nektar bunga yang berhasil dihisap oleh lebah.

Madu memiliki sifat antibiotik sehingga dapat digunakan sebagai antiseptik alami yang dapat digunakan dan tanpa adanya efek samping.

Madu juga memiliki kandungan nutrasetikal yang efektif mengeluarkan radikal bebas dari tubuh manusia. Sehingga kekebalan tubuh kita akan meningkat dan membuat agar tubuh tidak mudah terserang penyakit. Kalian juga dapat memebeli berbagai macam madu secara online di Blibli.com.

Kelebihan Madu

  • Mengontrol berat badan
    Hasil studi yang dilakukan pada Universitas San Diego State mendapati bahwa mengganti gula biasa dengan madu tidak hanya dapat membantu mengontrol berat badan, tetapi juga menurunkan kadar gula darah. Hal ini dikarenakan kandungan trigliserida madu lebih sedikit dibandingkan gula pasir.
  • Sumber energi
    Madu murni biasanya mengandung 80% gula alami, 18% air, 2% protein, pollen, serta beragam vitamin serta mineral. Berdasarkan kandungan tersebut, tidak heran jika madu dapat diandalkan sebagai salah satu sumber energi bagi tubuh.
  • Mencegah penyakit kanker dan jantung
    Manfaat madu yang satu ini diperantari oleh kandungan polifenol serta falvonoid. Kedua zat ini dapat mengurangi resiko penyakit jantung serta kanker apapun jenisnya. Kandungan madu juga terdapat antioksidan pinocembrin yang mampu menopang aktivitas enzim yang menunjang kesehatan tubuh.
Lihat juga:  Pilih Mana: S-26 atau Enfagrow?

Kekurangan Madu

  • Dapat meneybabkan sembelit dan masalah perut
    Konstipasi adalah masalah kesehatan lain yang timbul dari makan terlalu banyak madu. Konsentrasi tinggi fruktosa kembali menjadi alasan untuk hal ini. Efek samping lainnya adalah kembung dan diare. Diare bisa jadi akibat ketidakmampuan perut mencerna gula dalam madu.
  • Meningkatkan kadar gula darah
    Karena madu memiliki sejumlah besar karbohidrat, madu cenderung menaikkan kadar gula darah. Pada orang sehat, produksi insulin dapat menetralkan kenaikan kadar gula darah, tetapi untuk penderita diabetes, seseorang bisa mengalami kenaikan abnormal pada levelnya. Oleh karena itu, madu tidak dianjurkan untuk penderita diabetes.
  • Dapat menyebabkan alergi alergi
    Karena madu mentah masih memiliki kandungan serbuk sari asli, beberapa orang yang alergi terhadap serbuk sari bisa mengalami reaksi alergi tertentu. Reaksi alergi yang ditimbulkan antara lain sulit bernapas, tekanan darah menurun drastis, pusing, pingsan, gagal jantung, bahkan kematian.
Manfaat Sari Kurma Manfaat Madu
- Menjaga kesehatan tulang. - Membantu mencegah anemia. - Menjaga kesehatan saluran cerna. - Membantu menjaga kesehatan organ penting seperti jantung dan otak. - Mencegah kanker. - Sebagai antibakteri. - Mengurangi batuk. - Membantu penyembuhan luka. - Menjaga regulasi gula dalam tubuh sebagai probiotik untuk menjaga saluran cerna.

Cara membedakan Madu Asli dan Palsu

1. Ambil madu dengan sendok, kemudian angkat 
Pada umumnya sebelum membeli, penjual akan mempersilahkan untuk mencobanya. Pada tester yang diberikan, cobalah memasukan sendok atau pengaduk ke dalam madu. Kemudian, angkat pengaduknya kira-kira 5-10 cm dari tempatnya.

Madu yang asli, cairannya tidak akan putus-putus. Madu asli akan sulit untuk diputus alirannya karena teksturnya sangat kental. Sebaliknya, kalau madu pada sendok yang diangkat mudah diputus, bisa di pastikan madu tersebut mempunyai kualitas yang buruk.

2. Siapkan segelas air putih saat membeli madu
Cara kedua yaitu dengan mencelupkan madu ke dalam air. Madu murni tidak akan mudah larut dan langsung jatuh ke dasar gelas yang telah diisi air. Berbeda dengan madu dengan kualitas yang kurang baik, dia akan mudah larut atau terapung di permukaan air.

3. Meneteskan madu di permukaan kertas
Kertas yang telah dilapisi madu asli dengan kualitas baik tidak akan mudah robek atau tembus ke sisi sebaliknya. Namun, apabila kertas yang diolesi madu mudah untuk robek dan tembus, bisa saja sudah dicampur air dan mengurangi khasiat dari madu tersebut.

4. Madu yang asli tidak terkaramelisasi
Kalau kalian sudah terlanjur membeli madu, bisa dicoba memanaskan madu yang kamu miliki tanpa ditambahkan bahan apa pun. Madu yang telah dicampur gula, akan menggumpal atau terkaramelisasi.

5. Jangan menyimpan madu di kulkas
Berbeda dengan madu campuran, madu yang asli tidak gampang membeku di lemari es. Namun, untuk menjaga kemurnian madu, sebaiknya kamu tetap menyimpannya pada suhu ruangan. Suhu kulkas yang lebih rendah akan membuat tempat yang digunakan untuk menyimpan madu berembun.

Jika embun berupa tetesan air ini tercampur dengan madu, akhirnya sama seperti madu yang telah dicampur air. Khasiatnya pun akan berkurang.

Pilih Mana: Sari Kurma atau Madu?

Sari Kurma Madu
Kelebihan- Meningkatkan produksi sel darah merah - Mengontrol gula darah - Dapat menyembuhkan demam berdarah - Mengontrol berat badan - Sumber energi - Mencegah penyakit kanker dan jantung
Kekurangan- Memiliki kandungan indeks glikemik tinggi - Tidak toleran fruktosa - Tidak cocok untuk program diet - Dapat meneybabkan sembelit dan masalah perut - Meningkatkan kadar gula darah - Dapat menyebabkan alergi alergi

Kesimpulan

Dapat kita simpulkan bahwa Sari Kurma dan Madu ini memiliki manfaatnya masing-masing untuk menjaga kesehatan tubuh. Kalian boleh mengkonsumsi keduanya atau memilih salah satunya sesuai kebutuhan. Hanya saja kalian harus cermat agar membeli produk yang asli agar manfaat yang ada pada Sari Kurma dan Madu bisa kalian dapatkan dengan baik.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Sari Kurma vs Madu

VS

Leave a Reply