KendaraanOlahraga

Pilih Mana: Sepeda Polygon atau Sepeda Giant?

Bersepeda merupakan kegiatan olahraga yang menyenangkan dan juga menyehatkan. Banyak produsen sepeda mengeluarkan produknya dengan fitur yang mumpuni, handling yang mudah serta kenyamanan saat membawa sepeda tersebut keseluruh medan jalan. Seperti halnya Polygon dan Giant, kedua merek sepeda ini memiliki varian sepeda yang sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Kedua sepeda ini juga bisa kamu bawa ke gunung atau hanya sekedar dibawa ke jalanan kota. Bagaimana detail dan sejarah dari kedua sepeda tersebut? Kali ini saya akan bahas mengenai Sepeda Polygon dan Sepeda Giant. Disini aja ya guys.

Sejarah Sepeda Polygon

Berdiri pada tahun 1989, Polygon Bikes mempunyai visi untuk jadi merek sepeda yang berkualitas global serta siap bersaing di pasar internasional. Berasal dari suatu perusahaan kecil yang berorientasi buat memproduksi sepeda khusus buat eksport, 10 tahun pertama merupakan proses pembelajaran serta fokus Polygon buat persiapan pengembangan brand secara mandiri.

Mulai tahun 2000, Polygon mulai melakukan ekspansi perluasan industri serta investasi ke alat berteknologi besar standar internasional. Polygon mempunyai pabrik, perakitan, serta jaringan pendistribusian mandiri yang sudah penuhi standar dunia sehingga bisa terus mengendalikan setiap aspek mulai dari ide awal sampai ke pengiriman akhir sepeda dengan kualitas tinggi.

Mempunyai visi untuk jadi brand global yang terus memajukan otentisitas, orisinalitas serta kualitas, sampai saat ini Polygon Bikes sudah terdistribusi di 500 outlet yang tersebar di bermacam belahan bumi, serta terdistribusi sampai dengan 33 negara.

Polygon Bikes memprioritaskan pada 3 aspek yaitu inovasi, otentik serta berkualitas. Tiap produk yang diperoleh pula lahir dari hasil inovasi Ripple Coalition Team yang terdiri dari engineers, designers, creative thinkers, serta riders dari Indonesia, Asia-Pasifik, Eropa dan Amerika. Baca juga Pilih Mana Sepeda Polygon atau Pacific?

Sepeda Polygon

Polygon merupakan suatu merek sepeda yang sudah lumayan dikenal oleh masyarakat luas, tetapi mendengar nama Polygon tentu sebagian besar dari kamu menyangka produk sepeda ini ialah ciptaan luar negeri atau produk impor. Sementara itu Polygon sendiri merupakan suatu merek sepeda yang merupakan produksi anak bangsa.

Di bawah naungan PT. Insera Sena, Polygon diketahui sebagai suatu merek sepeda terkemuka baik di dalam negeri ataupun luar negeri. Pabrik pembuatan serta perakitan sepeda Polygon sendiri berbasis di Jawa Timur, tepatnya di Buduran, Sidoarjo yang diawali sejak tahun 1989 sampai saat ini.

Rekomendasi Sepeda Polygon

Polygon Premier 3.0
Rekomendasi yang pertama dari seri sepeda gunung yang kuat milik Polygon yaitu Polygon Premier 3.0. Iya, Polygon Premier 3. 0 merupakan model sepeda gunung dari Polygon yang amat direkomendasikan buat laki-laki. Walaupun berfungsi sebagai sepeda gunung, tidak ada salahnya bila kalian memakai sepeda ini sebagai city bike. Harga sepeda ini dibanderol Rp 3.300.000,-

Polygon Rayz 1.0
Polygon Rayz 1.0 merupakan model sepeda Polygon lainnya yang menawarkan detail multifungsi. Dengan fitur dual suspension-nya, sepeda ini sangat aman buat berbagai tujuan seperti jalanan perkotaan, medan off-road ringan, atau semata-mata hanya melewati taman. Dilengkapi roda berdimensi besar khas Polygon yakni 26 inci, kalian dapat membelinya secara online di polygonbikes.com. Polygon Rayz 1.0 dijual dengan harga Rp 3.250.000,-

Polygon Hybrid 700c Heist 2.0
Polygon Hybrid 700c Heist 2.0 sedikit berbeda dengan rekomendasi sebelumnya. Sepeda ini ialah sepeda gunung yang mempunyai keistimewaan pada teknologi pengeremannya. Teknologi pengereman pada Polygon Hybrid 700c Heist 2.0 disebut dengan teknologi hidrolik. Harga sepeda ini yaitu Rp 3.804.000,-

Sejarah Sepeda Giant

Giant Company berdiri pertama kali di tahun 1972, dikala itu mereka belum memiliki merek dagang sendiri, mereka cuma sebatas memproduksi sepeda dan OEM (Original Equipment Manufacturing) beberapa merek lain. Tahun 1985, Giant Corp mulai memproduksi sepeda dengan karbon buat pertama kalinya serta tahun 1986 mereka mulai melakukan ekspansi cabang ke Eropa serta negara lainnya.

Lihat juga:  Pilih Mana: Pirelli atau Michelin?

Tahun 1992, Giant mengukuhkan pabrik pertamanya di daratan China dengan memproduksi Fames, Folk serta Rims namun mereka mendesain terlebih dulu di Taiwan dan memproduksinya secara besar di pabrik yang berada di China.

Tahun 2011, Giant memproduksi banyak sepeda dengan merek Giant serta merek OEM lainnya dengan komposisi 70% merek Giant serta 30% merek OEM, market terbanyak saat itu merupakan China, Eropa serta US dengan total dealer di seluruh dunia sebesar 11.275 dealer. Sampai saat ini Giant merupakan sepeda dengan kualitas yang tidak perlu diragukan lagi dengan harga yang cukup mahal.

Sepeda Giant

Merek sepeda ini sangat banyak digemari oleh orang khususnya yang menyukai mengendarai sepeda gunung, ditambah dengan terdapatnya 11.275 gerai yang tersebar di lebih 50 negara.

Kualitas sepeda yang dibuat oleh Giant sanggup menandingi sepeda-sepeda gunung lain yang dibuat di Jerman atau negara Eropa yang lain. Satu unit sepeda Giant memang dibanderol dengan harga yang lumayan tinggi, namun tentu saja itu sangat cocok dengan mutu yang ditawarkan.

Merek sepeda ini memproduksi banyak tipe sepeda, seperti BMX, sepeda gunung, sepeda hybrid, sepeda mode, sepeda untuk fitness, serta banyak lainnya. Kelebihan dari sepeda ini merupakan fitur desain serta dual-suspensinya.

Rekomendasi Sepeda Giant

Giant Seek 3
Bahan aluminium membuat sepeda hybrid ini jadi lumayan enteng buat Kamu bawa ke berbagai tempat. Top tube protector-nya berbahan stainless steel sehingga menjadi semakin awet dan tidak gampang patah. Rem cakramnya juga amat membantu Kamu buat mengerem dengan sempurna dalam berbagai situasi. Harga sepeda ini berkisar Rp 7.100.000,-

Giant TCR Advanced SL
Sepeda Giant TCR Advanced hadir dengan konsep rangka bodi yang amat kompak dengan ban atau komponen lainnya, sebaliknya untuk komponen, seperti biasanya Giant memakai brand produk yang berawal dari Shimano. Pada bagian rem, sepeda Giant TCR Advanced sama dengan TCX Advanced yakni memakai rem topang buat bagian belakangnya, sebaliknya buat bagian depan memakai bentuk rem menggantung. Harga sepeda ini berkisar Rp 25.000.000,-

Giant Fastroad Comax 1 
Penggunaan D-Fuse pada sadel nya ditujukan supaya pengemudi tetap duduk stabil kala mengakselerasi sepeda ini di jalanan yang berliku dan tidak rata. Sensasi handling juga terasa nyaman berkat dipilihnya Connect XC Flat sebagai gagang stang. Sementara itu, ban yang dipakai yaitu Giant S-R3 berdimensi 700x28mm yang dikonsep sedemikian rupa supaya tangguh di segala medan yang dijajal oleh pengendaranya. Harga sepeda ini berkisar Rp 24.300.000,-

Pilih Mana: Sepeda Polygon atau Sepeda Giant?

Sepeda PolygonSepeda Giant
Kelebihan - Memiliki material yang berkualitas - Memiliki banyak varian - Desain stylish- Cocok digunakan untuk mendaki gunung - Mampu menerjang segala medan jalur - Fitur yang berkendara yang lengkap
Kekurangan - Front fork banyak yang masih biasa - Sistem pengereman belum hydroulic- Harga yang lebih mahal - Sparepart mahal

Kesimpulan

Polygon dan Giant tentu menjadi merek sepeda yang banyak digemari terlebih bagi mereka yang suka mendaki menggunakan sepeda. Jika kalian menginginkan sepeda dengan fitur dan detail yang kokoh untuk dibawa ke gunung atau medan lainnya, maka Giant adalah jawaban yang cocok buat kamu. Namun bukan berarti Polygon adalah merek sepeda yang buruk ya guys. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Sepeda Polygon vs Sepeda Giant

VS

Leave a Reply