Aplikasi

Pilih Mana: Shopee atau Tokopedia?

Apakah Anda pernah berbelanja online? Pastinya pernah bukan? Tidak mungkin belum pernah. Di zaman yang serba praktis ini, berbelanja online menjadi solusi cerdas bagi Anda yang ingin berbelanja, namun malas untuk keluar rumah. Dari berbagai situs e-commerce di Indonesia, Shopee dan Tokopedia menjadi situs belanja online yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Lantas apa perbedaan antar keduanya? Mari kita kupas lebih tajam di bawah ini.

Shopee

Shopee adalah salah satu dari e-commerce melalui aplikasi mobile atau web untuk memudahkan transaksi jual beli melalui online. Shopee secara resmi diperkenalkan di Singapura pada tahun 2015, yang kemudian disebarluaskan di negara Malaysia, Filipina, Taiwan, Thailand, Vietnam dan Indonesia. Aplikasi Shopee juga sudah tersedia untuk perangkat dengan sistem operasi Android dan iOS. Shopee menyediakan platform pasar online yang menjembatani pembeli dan penjual untuk memfasilitasi transaksi jual beli melalui perangkat mobile mereka.

Ketika Anda menjajal aplikasi Shopee untuk pertama kalinya, maka Anda akan setuju jika Shopee ialah aplikasi yang sederhana dan mulus. Antarmuka Shopee cukup sederhana, namun tetap menarik dan mudah dimengerti. Pengoperasiannya tidak memakan waktu lama bagi pengguna baru untuk mengerti bagaimana cara menggunakannya.

Anda akan menemukan 20 kategori lebih yang tersedia di Shopee dihalaman awal, seperti Pakaian Wanita, Pakaian Pria, Busana Muslim, Sepatu Wanita, Sepatu Pria, Tas, Aksesoris Fashion, Kecantikan & Kesehatan, Gadget, Alat Olah Raga, Jam Tangan, Hobi & Mainan, Perlengkapan Bayi & Anak, Elektronika, Komputer & Aksesoris, Peralatan Rumah Tangga, K-Pop, Fotografi, Otomotif, dan Serba Serbi dimana ada buku, makanan ringan dan dekorasi rumah.

Untuk mendaftar sebagai user, ada pilihan via email, nomor telpon, dan linking dengan akun Facebook. Anda dapat mengakses halaman registrasi ini atau login di bar menu yang terletak di menu utama aplikasi. Setelah resmi terdaftar, Anda akan mempunyai halaman sendiri untuk mengelola akun, dari barang yang dibeli, barang yang dijual oleh Anda, hingga Asisten Penjual yang bisa menjadi alat dalam mencari barang dagangan dan daftar pelanggan.

Untuk menambah produk yang ingin Anda jual ternyata sangat mudah, yaitu hanya perlu memotret, menggambarkan produknya, dan menentukan harganya. Ada juga layanan obrolan yang bisa menjembatani komunikasi antara pembeli dan penjual secara langsung melalui aplikasi tersebut. Selain itu, barang yang dijual pun bisa dipromosikan ke berbagai media sosial lainnya, seperti Facebook, Instagram, Twitter, Line, Pinterest, Whatsapp, Buzz, dan Beetalk. Baca juga Pilih Mana : Shopee atau Lazada?

Dari segi keamanan transaksi, Shopee menjamin aman dengan sistem garansi Shopee untuk menyelesaikan masalah yang dapat dibaca lebih lanjut melalui halaman FAQ mereka. Saat ini, sistem pembayaran yang didukung adalah melalui transfer bank, indomaret, Shopee pay, dan kartu kredit. Sementara untuk produk yang dijual, Shopee tidak menerima penjualan produk dalam bentuk jasa karena sesuai dengan aturan komunitas mereka.

Kelebihan Shopee:

– Kemudahan dalam input image produk yang akan dijual. Anda bisa mengupload hingga 9 gambar secara bersamaan di Shopee.
– Di bagian penjualan, ada beberapa fitur yang akan memudahkan penjual untuk menunggu pembayaran, produk yang akan dikirim, sampai status transaksi selesai.
– Ada fitur spesial “stuff blocked” yang bisa memudahkan pengguna bila ada masalah dengan produk yang dijual.
– Fitur varian produk yang akan mempermudah dan cocok untuk penjualan produk yang memiliki aneka warna, motif, dan ukuran.
– Ada fitur untuk mengambil foto dari Instagram dan menambahkan hastag maksimal maksimal hingga 18 hastag.
– Aplikasi ini tersedia untuk Playstore dan iTunes.
– A ada banyak program promosi seperti gratis ongkos kirim hingga promosi di halaman depan masih gratis.
– Tidak ada batasan pada produk yang akan dijual disini.
– Memiliki peluang yang sangat besar dan menjanjikan. Karena tidak terlalu populer, maka masih banyak onlineshop yang menggunakan Shopee.
– Keamanan traksaksi dijamin aman, karena pihak Shopee tidak akan memberi dana pada penjual jika barang yang dikirim belum sampai.

Kekurangan Shopee:

– Diprofil ada bagian pemisah antara pembeli dan penjual yang cukup membingungkan
– Untuk promo ongkos kirim gratis, persyaratan yang harus dipenuhi penjual agak sulit dan merepotkan.
– Tampilan deskripsi produk yang dianggap kurang menarik bagi calon pembeli.
– Pencairan dana ke rekening yang terhitung cukup lama setelah proses transaksi berhasil.
– Terkadang situs sulit diakses atau bahkan melambat pada jam-jam tertentu.
– Meski bisa memasukkan gambar dalam jumlah yang relatif besar, namun dalam beberapa kasus terkadang upload gambar sering gagal.

Lihat juga:  Pilih Mana: UC Browser atau UC Turbo?

Tokopedia

Tokopedia merupakan salah satu situs perbelanjaan online terbesar di Indonesia yang mengusung model bisnis marketplace. Tokopedia memungkinkan setiap individu, toko kecil, dan merek untuk membuka dan mengelola toko online mereka sendiri. Sejak diluncurkan sejak tahun 2009 lalu, layanan Tokopedia dapat digunakan oleh semua orang secara gratis.

Melalui visi “Membangun Indonesia yang Lebih Baik Melalui Internet”, Tokopedia mempunyai sebuah program untuk mendukung Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) dan individu untuk mengembangkan bisnis mereka dengan memasarkan produk secara online.

Tokopedia menawarkan jutaan produk yang terbagi dalam 21 kategori utama, diantaranya Pakaian, Fashion & Aksesoris, Kesehatan, Rumah tangga, Dapur, Kecantikan, Perawatan bayi, Mobile & Tablet, Mainan & Hobi, Laptop & Aksesori, Aksesoris komputer, Elektronik, Kamera, Foto & Video, Otomotif, Olahraga, Alat tulis kantor, Suvenir, Hadiah & Hadizippoah, makanan & Minuman, Book, Perangkat lunak, Film, Musik hingga Game. Terhitung sejak Januari 2015, lebih dari 1.200 kategori produk tersedia di Tokopedia.

Sementara itu, sistem pembayaran di Tokopedia menggunakan sistem Joint Account atau escrow. Dalam hal ini, perusahaan bertindak sebagai pihak ketiga yang menengahi antara penjual dan pembeli, sehingga meminimalisasi terjadinya kecurangan. Sampai awal 2017, ada dua macam kategori pembayaran yang bisa digunakan untuk bertransaksi di Tokopedia yakni sistem pembayaran instan dan sistem pembayaran manual.

Sistem pembayaran instan, kita tidak perlu konfirmasi pembayaran karena pembayaran otomatis terverifikasi. Sistem pembayaran instan terdiri dari klikpay mandiri, mandiri e-cash, BCA KlikPay, KlikBCA, e-Pay BRI, BRI Virtual Account (BRIVA), Rekening Virtual BNI, Indomaret, Alfamart, Pos Indonesia, Kartu kredit, Cicilan dan Saldo Tokopedia.

Sedangkan sistem pembayaran manual yaitu Anda sebagai pembeli harus mengkonfirmasi pembayaran (per 18 November 2016, tidak perlu lagi mengkonfirmasi pembayaran, asalkan nominal yang ditransfer sesuai dengan nominal yang harus dibayar, biasanya berisi nomor unik diakhir nominal) terdiri dari Transfer ATM, Setoran tunai, Mobile atau internet banking.

Kelebihan Tokopedia:

– Tampilannya yang ringan dan segar.
– Gratis dan tidak berbayar.
– Situs muat ringan, terutama di halaman toko dan produk.
– Bagian daftar produk sangat jelas, beragam kategori, begitu juga dengan harga grosir fitur.
– Adanya fitur pre-order untuk produk yang harus diimpor, karena proses ini biasanya akan memakan waktu lebih lama.
– Ada fitur perkiraan total yang harus dibayar pembeli, seperti harga produk total (perkalian berlaku) dan perkiraan biaya pengiriman ke layanan ekspedisi yang ada.
– Transfer relatif cepat dengan rata-rata 2 sampai 3 jam, dan maksimal 4 jam untuk transfer ke bank-bank besar.
– Waktu proses pemesanan memiliki waktu yang lebih leluasa, yang berkisar antara 5 sampai 7 hari sejak faktur masuk.
– Keamanan cukup baik karena penggunaan kode OTP.
– Punya blog yang berisi berbagai tip dan juga informasi berguna untuk penjualan dan optimalisasi toko online kita.

Kekurangan Tokopedia:

– Situs dan aplikasi Tokopedia sering mengalami kesalahan.
– Terlalu sering maintenance, sehingga sering membuat pengunjung merasa kesal.
– Kesalahan post maintenance, efeknya bisa sampai 1 sampai 2 hari dengan berbagai keluhan.
– Tidak adanya fitur daftar hitam untuk pembeli atau pembeli.
– Fitur manajer saham masih dianggap kurang optimal, karena bila ada pembeli yang sedang menunggu pembayaran, stok produk tidak otomatis berkurang.
– Tidak memiliki fitur diskon.

Pilih Mana: Shopee atau Tokopedia?

ShopeeTokopedia
- Kemudahan dalam input image produk yang akan dijual (hingga 9 gambar)- Situs muat ringan dan segar, terutama di halaman toko dan produk
- Pencairan dana ke rekening yang terhitung cukup lama setelah proses transaksi berhasil- Kesalahan post maintenance, efeknya bisa sampai 1 sampai 2 hari dengan berbagai keluhan
- Di bagian penjualan, ada beberapa fitur yang akan memudahkan penjual untuk menunggu pembayaran, produk yang akan dikirim, sampai status transaksi selesai- Adanya fitur pre-order untuk produk yang harus diimpor, karena proses ini biasanya akan memakan waktu lebih lama

Kesimpulan

Dari Shopee maupun Tokopedia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga Anda bisa menyimpulkan sendiri ingin berbelanja online disitus e-commerce yang mana. Namun, jika Anda sedang berburu diskon, kami merekomendasikan Shopee karena banyak online shop yang mendiskon produknya besar-besaran.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Shopee vs Tokopedia

VS

Leave a Reply