Aplikasi

Pilih Mana: Spotify atau Apple Music?

Seperti yang telah Anda ketahui, bagi para pecinta musik pasti harinya akan terasa hambar jika sehari saja tidak mendengarkan musik. Saat ini, beberapa perusahaan telah merilis aplikasi yang dapat memberi Anda layanan streaming musik online dan offline. Satu per satu layanan muncul menawarkan fitur dan keunikan mereka masing-masing. Pilih mana: Spotify atau Apple Music? Kedua aplikasi ini merupakan layanan paling populer yang ada di platform Apple yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Spotify dan Apple Music sama-sama bersaing dalam bisnis streaming musik. Dari keduanya, mana yang harus Anda pilih? Berikut adalah beberapa poin yang perlu Anda ketahui diantara keduanya sebelum mengambil keputusan:

Biaya

Spotify dapat digunakan secara gratis selamanya dengan beberapa fitur yang terbatas. Untuk menggunakan Spotify Premium Anda harus berlangganan seharga Rp 49.999 ribu per bulan untuk akun individu dan Rp 79 ribu per bulan untuk akun keluarga. Sementara Apple Music menggunakan sistem berlangganan bulanan, dikutip Detik.com, nominal harga yang harus dibayar Rp 69 ribu untuk individu dan Rp 109 ribu per bulan untuk langganan keluarga yang bisa digunakan oleh enam akun Apple ID. Akses gratis di 3 bulan pertama dengan syarat memasuki sistem pembayaran kartu kredit atau menunjukkan saldo Kartu iTunes Gift Card.

Cara berlangganan

Spotify di Indonesia memiliki mode pembayaran yang lebih lengkap dan bisa dilakukan di luar App Store. Seperti membayar via transfer bank, dari minimarket atau bahkan kerjasama dengan penyedia layanan operator selular. Adapun Apple Music menggunakan fitur pembelian dalam aplikasi di App Store untuk mode berlangganan. Di Indonesia mode pembelian dalam aplikasi dapat diperoleh melalui sistem pembayaran dari kartu kredit atau iTunes Gift Card dan beberapa kartu debit dengan sistem khusus.

Perpustakaan lagu

Spotify belum merilis jumlah pasti lagu di perpustakaan musiknya. Namun, jumlah terakhir yang diketahui lebih dari 30 juta. Dan sayangnya, tidak seperti Apple Music yang memungkinkan pengguna untuk menggabungkan lagu-lagu yang ada di perpustakaan iTunes, Spotify malah membuatnya sangat sulit untuk memasukkan lagu-lagu tersebut. Baca Juga: Pilih Mana: Spotify atau JOOX?

Sedangkan, perpustakaan musik Apple Music mengoleksi lebih dari 45 juta lagu dan dapat digabungkan dengan perpustakaan iTunes setiap penggunanya. Bahkan termasuk musik yang telah dipisahkan dari CD atau dibeli sebelumnya. Ini masih tetap dapat dilakukan bahkan jika lagu-lagu tidak tersedia. Jadi sekalipun berumur lebih muda dari spotify. Namun berkat perusahaan pembuatnya yang luar biasa, Apple berhasil menjamin perpustakaan musik yang harus ditiru oleh perusahaan lain.

Kemudahan menggunakan aplikasi

Tampilan dari Spotify memberikan pengalaman yang lebih hangat. Tema gelap membuat aplikasi ini tidak terlalu menyilaukan mata penggunanya. Selain itu, fokus Spotify pada penemuan musik baru membuat penggunanya merasa seperti terus menemukan hal-hal baru. Satu-satunya kelemahan dari Spotify masih menyulitkan penggunanya untuk membedakan antara apa yang ada di perpustakaan musik dan apa yang sudah diunduh. Selain itu, Spotify tidak akan menunjukkan proses pengunduhan lagu di latar belakang pada ponsel dengan iOS. Ini berarti bahwa pengguna harus tetap membuka aplikasi saat sedang mengunduh.

Namun, Spotify begitu bersinar karena fokusnya pada komunitas pengguna. Ini memungkinkan pengguna untuk mengikuti teman-teman mereka, melihat daftar putar mereka dan bahkan melihat apa yang mereka mainkan. Ini tentu menambah pengetahuan musik para pengguna ini. Tidak sampai disitu, aplikasi ini juga memiliki fitur yang disebut autoplay (putar otomatis). Ketika pengguna mencapai akhir album atau daftar putar, Spotify akan terus memutar musik yang terkait genre atau jenis musik yang didengar. Fitur ini berfungsi sangat baik. Dalam hal kemudahan penggunaan, Spotify bisa dibilang unggul dari Apple Music. Ini karena Spotify memiliki lebih banyak fitur dan terlihat lebih cocok untuk para penggunanya.

Sementara itu, tampilan Apple Music terlihat sangat sederhana dan bagian utama dari pencarian aplikasi ini menjadi terlihat sedikit kosong. Selain itu, tampilan ruang yang tidak terpakai diisi oleh warna putih polos seperti database yang berisi musik. Terlepas dari kekurangan desainnya, mencari dan menambahkan musik ke perpustakaan adalah hal yang sangat mudah. Tampilan ‘sedang dimainkan’ terlihat sangat mudah. Juga, ketika pengguna mengunduh lagu dan ingin menutup aplikasi ini, yang akan muncul di latar belakang adalah lagu yang sedang diunduh tersebut. Jadi, pengguna akan tahu bahwa lagu yang mereka inginkan masih diunduh.

Lihat juga:  Pilih Mana: Shopify atau WooCommerce?

Music discovery (penemuan musik)

Spotify benar-benar sukses dalam fitur penemuan musik. Dengan menggunakan metode algoritma, ia dapat memahami selera musik penggunanya dengan sempurna. Penemuan mingguan (discovery weekly) adalah daftar putar yang dibuat khusus untuk satu pengguna saja yang akan membantu pengguna menemukan musik baru setiap minggunya. Sementara radar rilis mengumpulkan semua rilis baru dari penyanyi yang disukai penggunanya. Spotify juga memberikan fitur ‘radio’. Fitur ini akan membuat daftar putar yang bergulir berdasarkan lagu, penyanyi, atau album. Spotify akan membuat penggunanya merasa bahwa aplikasi ini hanya dibuat untuk mereka.

Penemuan musik pada Apple Music sangat mudah dilakukan. Saat pengguna pertama kali masuk, mereka segera diminta untuk memilih band dan genre yang disukai. Penemuan musiknya sendiri dalam bentuk animasi gelembung terapi. Cukup sederhana, semakin besar gelembung itu berarti pengguna lebih menyukai band atau genre tersebut. Pengguna juga dapat menambahkan penyanyi secara manual. Setelah itu, Apple Music akan menggabungkannya dengan perpustakaan yang sudah tersedia dan mulai merekomendasikan musik untuk penggunanya.

Ini adalah proses yang kurang efisien, tetapi ketika sudah dilewati, Apple Music melakukan pekerjaan yang sangat menarik untuk mengumpulkan rekomendasi. Daripada membuat daftar putar khusus, Apple Music akan merekomendasikan daftar putar yang dibuat oleh tim kurator ahli aplikasi tersebut. Sayangnya meskipun daftarnya bagus, ini tidak dibuat untuk semua pengguna dan hanya untuk orang-orang yang memiliki minat musik yang sama.

Kompatibilitas

Spotify dapat berfungsi dengan baik di perangkat dari perusahaan manapun. Pengguna dapat menambahkan Spotify ke Google Home dan Amazon Echo. Bahkan, pengguna dapat meminta lagu dengan suara melalui pengeras suara tersebut. Untuk gamer aktif, Spotify bahkan tersedia di Xbox One dan PS4 dan keduanya memungkinkan musik dimainkan tanpa hambatan sepanjang permainan. Spotify juga terintegrasi dengan perangkat Samsung. Namun, ternyata Spotify tidak dapat ditambahkan ke produk Apple seperti homepod dan apple TV.

Satu hal yang tidak dimiliki oleh Spotify tetapi dimiliki oleh Apple Music adalah dukungan ekosistem Apple. Dukungan ini dapat mempermudah pengguna aplikasi apel untuk menggunakannya. Pengguna dapat langsung mengunduh daftar putar ke Apple Watch, juga dapat diputar di homepod Apple dan memungkinkan pengguna untuk meminta lagu dan daftar putar lewat Siri. Tidak hanya itus, dengan menggunakan airplay, Apple Music akan dengan mudah terhubung ke perangkat keras yang kompatibel. Tetapi ini tidak dapat dilakukan pada perangkat dari perusahaan lain seperti Google Home atau Amazon Echo.

SpotifyApple Music
- Dapat digunakan secara gratis atau berlangganan Spotify Premium dengan biaya Rp 49.999 ribu per bulan untuk akun individu dan Rp 79 ribu per bulan untuk akun keluarga- Biaya langganan sekitar Rp 69 ribu untuk individu dan Rp 109 ribu per bulan untuk langganan keluarga
- Terdapat lebih dari 30 juta pilihan lagu, namun tidak bisa digabungkan dengan perpustakaan iTunes Mengoleksi lebih dari 45 juta lagu dan dapat digabungkan dengan perpustakaan iTunes
- Desain lebih menarik dan memudahkan pengguna dalam menggunakannya- Desain yang sederhana dan terdapat background proses download lagu

Kesimpulan

Dari poin-poin di atas dapat disimpulkan bahwa keduanya memberikan pengalaman mendengarkan music yang luar biasa. Banyak yang beranggapan bahwa Spotify lebih unggul, ini mungkin karena adanya akses gratis. Hal ini tentu berbeda dengan Apple Music yang hanya memberi fasilitas gratis di tiga bulan pertama dan Anda harus berlangganan berbayar seterusnya agar tetap bisa mendengarkan lagu dari aplikasi tersebut. Namun perlu Anda ketahui menggunakan Spotify secara gratis Anda harus siap terganggu oleh beberapa iklan yang hadir, dan jika hal ini tidak ingin terjadi Anda bisa memilih Spotify yang berbayar dengan nominal harga yang tetap murah dibanding Apple Music. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Spotify vs Apple Music

VS

Leave a Reply