Finance

Pilih Mana: Stellar atau Zcoin?

Platform cryptocurrency yang dinamis diisi dengan berbagai koin dan token yang bertujuan untuk memecahkan masalah tertentu. Memang, persaingan ketat untuk koin dalam industri yang sama, salah satu persaingan yang sedang berlangsung antara Stellar dan Zcoin.

Kedua proyek ini menyediakan platform penyelesaian pembayaran real-time , dengan fokus pada pemberdayaan populasi global tanpa bank dan membawa kebebasan finansial ke negara-negara hampir di seluruh dunia. Lebih penting lagi, kedua koin telah memiliki jumlah keberhasilan awal yang luar biasa dan komunitas yang kuat. Karenanya, pada artikel kali ini akan Stellar dan Zcoin lebih lanjut untuk melihat perbedaan yang ada diantara keduanya.

Stellar

Stellar merupakan jaringan yang menggunakan platform blockchain yang bersifat terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja. Stellar fokus pada mengintegrasikan teknologi buku besar terdistribusi ke dalam infrastruktur keuangan yang ada. Stellar menampilkan dirinya sebagai “masa depan perbankan,” dan bermaksud untuk mengatasi kesenjangan yang ada antara sistem tertutup yang berbeda yang membentuk pasar keuangan internasional saat ini. Baca juga Pilih Mana: Stellar atau Bitcoin?

Mekanisme Konsensus Stellar

Mekanisme konsensus ialah bagaimana cara kerja sistem desentralisasi. Tujuan utama dari sistem desentralisasi adalah untuk mengatasi permasalahan Jenderal-Jenderal Byzantine. Artinya, sistem harus tetap bekerja bahkan ketika banyak pihak yang bertindak buruk.

Karena Stellar merupakan fork dari Ripple, mereka memiliki sistem RPCA (Algoritma Konsensus Ripple) yang merupakan algoritma PBFT (Practical Byzantine Fault Tolerant). Begini cara kerja PBFT:

  • Terdapat pengaturan yang telah ditentukan dari validator yang dipilih oleh otoritas sentral.
  • Validator ini mengatur sistem dengan menyetujui berbagai hal seperti verifikasi transaksi.
  • 66% dari validator perlu mencapai konsensus yang dicatat dalam blockchain.
  • Selama elemen buruk tidak mencapai lebih dari 33% konsensus, semuanya masih berjalan seperti biasa. 

Stellar memiliki sistem ini hingga mereka menemukan fork setelah menemukan kesalahan pada sistem PBFT yang menghentikan mereka mencapai konsensus. Professor David Mazières dari Stanford memeriksa masalahnya dan beliau menyadari bahwa terdapat isu mendasar dengan sistem PBFT.

Pertama, beliau mengklaim bahwa hasil imposibility FLP (Fisher Lynch Paterson) menyatakan bahwa sistem konsensus asinkron deterministik bisa memiliki dua dari tiga karakter di bawah ini:

  • Keamanan.
  • Pemutusan atau penghidupan terjamin.
  • Toleransi Kesalahan (Fault Tolerance). 

Kelebihan Stellar

  • Dapat memfasilitasi transaksi multi mata uang
    Bertujuan untuk meruntuhkan seluruh batas transaksi yang ada. Tidak ada batasan pertukaran Lumens ke berbagai mata uang kripto lainnya (BTC, ETH, LTC, XRP dan lain-lain), maupun kepada mata uang konvensional lain (EUR, USD, GBP, bahkan Rupiah). Jadi, peran Exchanger sebagai pihak ketiga juga dalam pertukaran nilai mata uang pun juga turut dihapuskan. Meskipun Exchanger juga masih tetap bisa melayani pengguna yang tetap memaksa memakai jasa pihak ketiga.
  • Minimum saldo 20 lumens
    Fitur seperti ini hanya diterapkan di Lumens saja, dimana nasabah harus menyisakan minimal 20 Lumens pada wallet mereka. Persyaratan seperti ini akan memastikan bahwa akun yang dipegang adalah akun asli, sehingga pihak-pihak yang sekedar “Iseng” tidak dapat ikut andil didalam jaringan.
  • Memiliki peran anti-spam sampai tingkat terkecil
    Fungsinya untuk mencegah terjadinya serangan DdoS atau sederhananya ribuan bahkan jutaan Request dalam satu waktu, yang biasanya menyebabkan kelambatan proses transaksi. Setiap transaksi akan dikenakan biaya kecil senilai 0.00001, sehingga niat jahat untuk membanjiri jaringan pun tidak akan dapat dilakukan.

Kekurangan Stellar

  • Banyak membagikan koin yang membuat nilai koin dapat turun
    Stellar banyak membagi-bagikan koin gratis kepada orang-orang, hal ini memiliki risiko dimana setiap koin yang dibagikan akan membuat nilai Stellar semakin turun. Menurut kami koin yang dibagikan seharusnya untuk developer sehingga mereka berlomba-lomba berkontribusi bagi Stellar seperti membuat dapps, penelitian, peningkatan kapasitas, desentralisasi dan lainnya.
  • Platform stellar tidak benar terdesentralisasi
    Meskipun mempromosikan skema desentralisasi, nyatanya Stellar Foundation memiliki lebih dari 80% XLM. Artinya, platform Stellar tidak-tidak benar terdesentralisasi.
  • Wajib memiliki 20 lumens
    Anda wajib memiliki setidaknya 20 Lumens untuk menjaga akun tetap aktif. Jika tidak akun anda akan otomatis dinonaktifkan.

Zcoin

Zcoin merupakan jenis token yang menggunakan akumulator RSA, diperkenalkan pada tahun 1993 sebagai dasar dari skema anonimitas. Secara komparatif, kriptografi RSA adalah salah satu bentuk awal kriptografi kunci publik yang diangkat ke publik pada tahun 1977, telah diuji coba dan menjadi dasar dari banyak skema enkripsi yang digunakan secara luas saat ini seperti HTTPS, SSH login dan PGP untuk e-mail.
Seperti halnya teknologi lainnya, Zcoin dapat ditradingkan. Zcoin dirancang untuk memberi keuntungan bagi pengguna yang telah mengetahui sifat cryptocurrency dengan buku besar transparan atau yang biasa disebut teknologi Blockchain.
Zcoin telah mengimplementasikan protokol Zerocoin, salah satu terobosan perkembangan dalam penelitian Bitcoin. Protokol Zerocoin yang menggunakan Zero-Knowledge sebagai bentuk menjamin keamanan dan provasi transaksi mata uang digital jenis ini.
Karena penggunaan metode Zero-Protokol dapat merahasiakan informasi lain selain transaksi ZCoin (Zero Coin) baik pengirim ataupun penerima transaksi mata uang digital tersebut, dengan ZCoin (Zero Coin) history atau riwayat transaksi akan dihaous secara penuh. Berbeda dengan Bitcoin dan Cryptocurrency yang lain yang menampilkan catatan transaksi yang terjadi baik penerima maupun pengirim.

Mekanisme Zcoin

Pada dasarnya Zcoin mengandalkan Zero Knowledge Proofs. Zero Knowledge Proof adalah metode di mana seseorang dapat membuktikan kepada orang lain bahwa pernyataan yang diberikan benar tanpa menyampaikan informasi apapun terlepas dari fakta bahwa pernyataan tersebut benar adanya. Jelas, kedengarannya kontradiktif. Namun, Protokol ZeroCoin didasarkan pada konsep ini.

Lihat juga:  Pilih Mana: Bitcoin atau Saham?

Zcoin (XZC) meningkatkan privasi protokol Bitcoin dengan cara-cara spesial berikut:

  • Mint: Zcoin menggunakan teknologi ZeroCoin yang memungkinkan pengguna untuk “mint” (“mint” disini bisa diartikan proses penerbitan / pencetakan koin baru) koin ditemukan di buku besar publik menjadi private coin.
  • Spend: Jika kalian perlu mengeluarkan uang digital kalian, Kalian tidak perlu mengungkapkan identitas. Pemilik Zcoin yang dicetak tidak perlu diungkapkan untuk menyelesaikan transaksi.
  • Repeat: Proses pencetakan dan pengeluaran koin bisa dilakukan sebanyak yang kalian mau, memastikan privasi lengkap. 

Zcoin menggunakan Zero Knowledge Proofs dengan membuat zero knowledge cryptographic statement. Ini berarti ketika seseorang menerima token digital Zerocoin, orang tersebut hanya mengetahui bahwa jumlah uang dikirim ke dompet mereka. Tidak ada informasi lain yang melekat pada transaksi tersebut.

Kelebihan Zcoin

  • Fitur Merkle Tree Proof of Work (MTP)
    MTP merupakan algoritma penambangan yang menekankan kinerja tinggi, keamanan tinggi, serta komputasi egaliter.
  • Privasi pengguna terjamin
    Zcoin dapat menjaga privasi pemakainya dengan aman. Setiap transaksi hanya terdapat data nominal dan tanggal waktu transaksi. Selebihnya tidak ada data yang akan terlihat terkait identitas pengguna
  • Dapat menghilangkan jejak transaksi, sangat privasi dan anonim
    Merupakan Fitur di mana seseorang dapat membuktikan pada orang lain kalau pernyataan yang diberikan benar tanpa menyampaikan data apapun terlepas dari fakta kalau pernyataan itu benar adanya.

Kekurangan Zcoin

  • Dapat digunakan untuk transaksi ilegal
    Zcoin juga dapat disalahgunakan bagi oknum yang melakukan aktivitas terlarang mengingat tidak ada data yang terkait di dalamnya.
  • Tidak ada riwayat transaksi
    Zcoin sejarah transaksi nya benar-benar dihapus sehingga tidak bisa mengecek ulang apabila terjadi kesalahan atau kecurangan yang terjadi di dalam transaksi.
  • Tidak bisa mencari identitas pengguna
    Susahnya mencari identitas pengguna yang melakukan aktivitas terlarang atau berbagai aktivitas yang merugikan karena memang Zcoin memberikan privasi kepada para penggunanya, sehingga jika ingin mencari data diri pengguna yang menyalahgunakan untuk kegiatan ilegal akan sulit dicari.
Spesifikasi StellarZcoin
Pengaggas Jed McCalebJohns Hopkins University, Matthew D.Green, Ian Miers dan Christina Garman
Tahun BerdiriTahun 2014 Tahun 2016
Koin Stellar (XLM) Zcoin (XZC)
Harga Koin (per September 2019)1 Stellar : Rp. 815.04,- 1 Zcoin : Rp 77.541,-

Pilih Mana: Stellar atau Zcoin?

StellarZcoin
Kelebihan- Dapat memfasilitasi transaksi multi mata uang - Minimum saldo 20 lumens - Memiliki peran anti-spam sampai tingkat terkecil- Fitur Merkle Tree Proof of Work (MTP) - Privasi pengguna terjamin - Dapat menghilangkan jejak transaksi, sangat privasi dan anonim
Kekurangan- Banyak membagikan koin yang membuat nilai koin dapat turun - Platform stellar tidak benar terdesentralisasi - Wajib memiliki 20 lumens- Dapat digunakan untuk transaksi ilegal - Tidak ada riwayat transaksi - Tidak bisa mencari identitas pengguna

Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan diatas mengenai Stellar dan Zcoin dapat kita simpulkan keduanya mempunyai keunggulan dan mekanisme yang berbeda pula. Tetapi jika kalian ingin memilih platform yang dapat menjaga privasi dan data diri anda terjaga dengan sangat aman Zcoin dapat menjadi pilihan. Namun, Stellar juga tak kalah baik jika kalian ingin memilihnya. Dari artikel di atas dapat kalian lihat dan ambil informasi untuk menjadi bahan pertimbangan kalian ya!

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Stellar VS Zcoin

VS