Finance

Pilih Mana: TRON atau Cardano?

Platform berbasis transaksi digital antar dunia sekarang banyak yang memakainya, tujuannya yaitu bisa beraktivitas, berinvestasi, berbisnis dan bertransaksi ke seluruh penjuru dunia. Salah satunya seperti TRON dan Cardano yang sekarang tengah populer dikalangan orang banyak.

Mata uang dari TRON dan Cardano sendiri merupakan koin digital yang disimpan didalam file kedua platform tersebut sama seperti halnya dompet kita dalam dunia nyata. Koin tersebut bisa melonjak naik bahkan bisa juga melonjak turun tanpa ada yang bisa memprediksinya.

TRON dan Cardano sendiri tentu memiliki cara kerja yang cukup berbeda namun intinya sama saja. Beberapa kelebihan dan kekurangan tentu saja tak luput dari kedua platform terkenal ini. So tidak usah lama-lama lagi, langsung scroll down untuk detail selengkapnya!

TRON

Menurut situs resmi TRON. Network, TRON yang mempunyai satuan nilai TRX merupakan suatu protokol terdesentralisasi berplatform blockchain yang cuma berfokus pada tujuan untuk membuat ekosistem hiburan konten gratis di seluruh dunia, dengan teknologi penyimpanan blockchain dan terdistribusi.

Protokol ini memungkinkan tiap konsumen untuk secara bebas mempublikasikan, menyimpan serta mempunyai data dalam bentuk otonom yang terdesentralisasi. Fitur lainnya yaitu konsumen bisa menentukan distribusi, berlangganan, dan memungkinkan pencipta konten untuk merilis, menyebarkan serta menangani aset digitalnya secara Peer-to-Peer, sehingga membuat suatu ekosistem hiburan terdesentralisasi.

TRON mengawali debut perjalanannya pada Desember 2017 di peringkat ke-22. Kemudian pada akhir tahun 2017, TRON sudah menduduki peringkat ke-12.

Pada pekan awal tahun 2018, TRON kembali melesat menggeser NEM, Litecoin (LTC), Stellar (XLM) dan IOTA (IOT), sampai yang terakhir kali menduduki peringkat ke-6.

TRON (TRX) saat ini diperdagangkan di sekitar harga $0.27, dengan total valuasi pasar sebesar $18.3 miliar. Di samping itu, sirkulasi koin TRON masih sekitar 65.7 miliar keping dari maksimum 100 miliar keping. Artinya, masih terdapat peluang kenaikan harga ataupun penurunan drastis yang bisa dialami oleh kripto ini. Baca juga Pilih Mana: Zcash atau Bitcoin?

Cara kerja TRON

Seperti banyak mata uang digital lainnya, koin TRX selalu membutuhkan buku besar umum. Pada buku besar publik ini, sejarah setiap transaksi dapat dilacak sepanjang perjalanan kembali ke transaksi pertama.

Model transaksi yang dipakai TRX mirip dengan model transaksi yang dipakai Bitcoin. Satu-satunya perbedaan yaitu bahwa Tron sudah memperbaiki model Bitcoin dengan memberikan keamanan tambahan. Model TRX memakai UTXO.

Dalam model UTXO, terdapat output dasar yang merupakan jumlah uang yang dikirim ke alamat pemakai TRX bersama seperangkat aturan yang akan membuka kunci jumlah tertentu yang ditetapkan. Produk akhir merupakan output yang disebut UTXO.

Kelebihan TRON

  • Biaya transaksi yang murah
    Seharusnya, memakai sistem utama TRON tidak membutuhkan biaya sama sekali. Namun, jaringan tersebut jadi amat lelet dan mereka memutuskan untuk membebankan biaya seharga 0.000005 cents per transaksi.
  • Smart contract
    TRON, seperti ERC-20, juga mendukung smart contract. Konsumen dapat percaya mereka tidak akan tertipu oleh para scammers sebab program yang ada di TRON akan memperoleh keuntungan seperti: terdesentralisasi, cepat, ringan dan dapat berkembang dengan cepat.
  • Volume transaksi yang tinggi
    Jaringan TRON memperbolehkan konsumen untuk melakukan transaksi besar tanpa limit. Teknologi blockchain di belakang TRON dapat menangani 1.000 transaksi per 1 detik (TPS), bila dibandingkan dengan Ethereum dan Bitcoin yang hanya dapat melakukan 15 dan 7 TPS.

Kekurangan TRON

  • Mengcopy Ethereum
    Bila kamu mengenal Litecoin, maka Litecoin itu yaitu copy paste dari Bitcoin dengan cuma mengganti waktu pemrosesan block dan besar block nya saja. Itulah yang dilakukan TRON dengan mengcopy Ethereum dan mengubah beberapa peraturan pada protokolnya.
  • Tim developer kurang hebat
    TRON tidak mempunyai tim developer yang hebat seperti Ethereum dan Bitcoin, perihal ini dapat disimpulkan karena mereka cuma menyalin kode Ethereum saja.
  • Kurang efisien
    Konfirmasi block data yang terjadi di jaringan blockchain membutuhkan kesepakatan dari pihak-pihak di jaringan blockchain tersebut, sehingga tentunya membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan adanya otoritas utama.
SpesifikasiTRON
DiciptakanJustin Sun
Tahun berdiriTahun 2017
Web resmitron.network

Cardano

Cardano merupakan platform blockchain dengan fitur yang lebih canggih dari protokol lain yang sudah dirilis sebelumnya, dan yang pertama kali berkembang dari filosofi ilmiah.

Para tim peneliti ahli dari berbagai negara sengaja didatangkan untuk mendekonstruksi konsep kriptografis yang ada, dan kemudian menciptakan sesuatu yang baru dalam lingkup algoritma Proof-of-Stake nya. Hasil dari penelitian itu yaitu Ouroboros, algoritma Proof-of-Stake yang inovatif, sebagai bentuk penyempurnaan algoritma kriptografis yang telah beredar.

Lihat juga:  Pilih Mana: Giro atau Tabungan?

Cardano dirilis pertama kali pada tanggal 29 September 2017, setelah 2 tahun masa pengembangan. Cardano diunggulkan sebagai platform Smart Contracts yang berusaha menghadirkan fitur yang lebih canggih daripada seniornya, Ethereum (ETH).

Cardano sudah dikembangkan secara aktif oleh tim insinyur dan peneliti Internasional pada tahun 2015 lalu. Yang menarik dari sini yaitu, proyek pengembangan Cardano dipimpin oleh mantan CEO Ethereum (ETH) dan salah satu penggagas perusahaan Ethereum, Charles Hoskinson.

Tetapi, sebelum Ethereum resmi dirilis pada tahun 2014 lalu, Hoskinson meninggalkan proyek Ethereum dan akhirnya membuat perusahaannya sendiri yang dibangun dengan nama “IOHK”.

Cara kerja Cardano

Cardano mengklaim mempunyai fitur yang lebih maju ketimbang protokol lain yang pernah dikembangkan, “Kripto yang paling tepat direkayasa”. Platform ini menggabungkan beberapa konsep sekaligus yakni sistem terdesentralisasi, perancangan mekanisme yang ketat dan kriptografi.

Cardano juga merupakan mata uang kripto pertama yang diciptakan berdasarkan Kode Haskell, bahasa kekuatan industri yang diklaim sanggup menjamin keamanan dana sampai batas maksimal.

Jaringan Blockchain Cardano memakai Proof-of-Stake unik dari algoritma yang disebut Ouroboros. Ini merupakan lapisan penyelesaian dasar yang kemudian dilanjutkan pada lapisan kontrol utama setelah validasi dilakukan.

Salah satu kelebihan yang paling menonjol dari Cardano yaitu dikonsep untuk mematuhi peraturan dan logika yang terbuat, sedangkan tetap melindungi privasi para pemakainya.

Keunggulan lainnya merupakan Core System ataupun Sistem Inti Cardano dapat diupgrade tanpa mesti memisahkan Chain jaringan seperti pada hampir keseluruhan mata uang kripto yang diciptakan sebelum Cardano.

Hal ini tentu saja akan memberikan nilai lebih, dan sekaligus stabilitas nilai ADA akan lebih terjaga, sebab keragu-raguan terhadap kesempurnaan sistem sudah bisa dijamin oleh Cardano. Sistem Treasury juga menjamin jika keberlangsungan jaringan blockchain akan terus terjaga walaupun sedang dilakukan Upgrade

Kelebihan Cardano

  • Memiliki tim yang terpercaya
    Cardano dijalankan oleh tim yang kredibel dan kompeten yang terdiri dari Charles Hoskinson dan Jeremy Wood. Keduanya terlibat dalam pembuatan blockchain Ethereum. Bersama dengan Profesor Aggelos Kiayias, mereka mendirikan IOHK (Input Output Hong Kong), perusahaan di belakang proyek Cardano.
  • Cardano diklaim jauh lebih efisien
    Dalam PoS tidak terdapat istilah penambang, tetapi disebut validator untuk membuat sebuah blok baru. Tiap validator wajib mempunyai jumlah koin Cardano (ADA) yang banyak supaya dapat berfungsi sebagai validator.
  • Kode sumber terbuka
    Kode sumber terbuka Cardano dimaksudkan untuk memastikan bahwa cryptocurrency dapat berinteraksi di seluruh jaringan blockchain. Tujuan ini ditujukan untuk mempromosikan interoperabilitas dan akan mendukung pertukaran atom yang membuat teknologi blockchain menjadi urusan kolaboratif.

Kekurangan Cardano

  • Platform kurang meyakinkan
    Platform Cardano sendiri belum teruji secara penuh, tidak seperti Bitcoin dan Ethereum yang sudah teruji dan tidak perlu diragukan lagi.
  • Keamanan yang beresiko
    Karena platform dari Cardano sendiri belum begitu teruji, maka tentu saja keamanan dari platform ini juga memiliki resiko. Untuk itu berhati-hati dan teliti kala menggunakan atau hendak menggunakan Cardano.
  • Kurang terkenal
    Seperti yang kita tahu bahwa Cardano sendiri belum begitu dikenal banyak orang. Berbeda dengan Bitcoin, Ethereum dan lain sebagainya yang banyak orang sudah tahu dan banyak orang juga telah menggunakannya.
SpesifikasiCardano
DiciptakanCharles Hoskinson
Tahun berdiriTahun 2014
Web resmicardano.org

Pilih Mana: TRON atau Cardano?

TRON Cardano
Kelebihan- Biaya transaksi yang murah - Smart contract - Volume transaksi yang tinggi - Memiliki tim yang terpercaya - Cardano diklaim jauh lebih efisien - Kode sumber terbuka
Kekurangan- Mengcopy Ethereum - Tim developer kurang hebat - Kurang efisien - Platform kurang meyakinkan - Keamanan yang beresiko - Kurang terkenal

Kesimpulan

TRON dan Cardano merupakan wadah untuk kita bertransaksi digital antar dunia yang tentu bermanfaat untuk sebagian orang yang membutuhkannya. Kelebihan dan kekurangan yang telah dijelaskan diatas tadi menjadi tolak ukur sendiri untuk kamu para pemakainya dan calon pemakainya. Untuk itu gunakan sebaik mungkin platform berbasis digital ini agar tidak menimbulkan resiko yang sangat merugikan untuk banyak orang. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

TRON vs Cardano

VS