Home

Pilih Mana: Vinyl atau Laminate?

Keindahan rumah juga terletak pada lantai yang bagus dan cantik. Maka dari itu kita harus melihat beberapa aspek untuk memiliki jenis lantai yang ingin kita pasang. Saat ini jenis lantai dengan pemasangan Vinyl dan Laminate adalah lantai yang digemari banyak orang karena memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Kali ini saya akan membahas mengenai Vinyl dan Laminate. Disini aja ya..

Vinyl

Vinyl sendiri adalah material plastik yang fungsinya adalah melapisi lantai dan dibawahnya terdapat kain atau busa, harganya relatif lebih murah ketimbang jenis pelapis lainnya. Baca juga Pilih Mana: Seng atau Asbes?

Vinyl sendiri memiliki karakteristik yang halus dan juga empuk saat kita injak yang tentunya membuat kita nyaman.

Vinyl memang dirancang agar terlihat seperti material bebatuan atau kayu dan juga memiliki warna dan corak yang beragam sesuai dengan keinginan kalian ya guys.

Beberapa pemakai vinyl mengklaim bahwa pemakaian vinyl dapat bertahan selama 15 hingga 20 tahun, tidak hanya itu vinyl juga kuat yang juga mampu menahan kotoran dan juga air.

Pastikan lapisan dasar pada saat pemasangan vinyl sudah bersih seperti keramik, ubin dan lain-lain agar perekatan vinyl dapat menempel dengan baik. Karena jika lantai dasar tidak bersih maka vinyl tidak akan menempel dengan baik yang menyebabkan pemasangan ulang dan tentunya akan buat kamu repot.

Usahakan lapisan vinyl ini tidak terkena dengan benda tajam yang dapat mengakibatkan kerusakan atau sobek. Jika sudah rusak kamu harus mengganti lapisan vinyl lagi yang tentunya akan memakan biaya lagi.

Lapisan vinyl juga memiliki kekurangan, karena terbuat dari Polyvinyl Chloride (PVC) maka lapisan vinyl ini mampu melepaskan kandungan Volatile Organic Compounds (VOC) ke udara yang menyebabkan efek negatif kepada orang-orang yang sensitif. Maka dari itu hindari pemakaian lapisan ini juga ada orang sekitar anda yang memiliki alergi terhadap kandungan ini.

Kamu bisa dapatkan vinyl dengan kualitas yang baik di depo bangunan, ace hardware atau toko-toko peralatan rumah lainnya.

Jenis Vinyl:

Kayu Vinyl Plank

Lapisan ini menyerupai material kayu, maka tak heran namanya pun kayu vinyl plank. Umumnya kayu vinyl plank ini memiliki ukuran lebar antara 10-20 cm dengan panjang berkisar 90-100 cm. Lapisan ini juga terbuat dari jenis kayu yang bermacam-macam yakni jati, merbabu, ubi dan sebagainya.

Vinyl Tile

Berbeda dengan kayu vinyl plank, lapisan vinyl ini menyerupai material keramik sebagai coraknya. Jenis lapisan ini tidak menggunakan nat. Untuk ukuran jenis lapisan ini tergantung dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

Karpet Lantai Vinyl Roll

Jenis lapisan ini menyerupai karpet sampai-sampai kita susah membedakan mana yang karpet asli dengan mana yang hanya lapisan vinyl. Berbeda dengan karpet yang terbuat dari cotton dan bulu, lapisan ini menggunakan PVC yang seperti saya sebutkan tadi. Untuk ukuran dari jenis lapisan ini berkisar dari 2 meter untuk lebarnya dan 25 meter untuk panjangnya.

Vinyl Rumah Sakit

Sesuai dengan namanya, lapisan ini memang dikhususkan untuk rumah sakit khususnya di ruang operasi. Berbeda dengan lapisan vinyl yang lain, vinyl rumah sakit dibuat dengan bahan yang anti bakteri dan juga anti kimia yang sudah sesuai dengan standar kesehatan.

Cara memasang vinyl:

1. Pastikan keadaan permukaan dasar lantai kamu bersih, tidak sedang dicat atau sebagainya agar pada saat pemasangan vinyl memang benar-benar merekat dengan kuat.
2. Setelah semua lantai sudah bersih maka kamu sudah mulai bisa memasang vinyl yang dimulai dari titik tengah rumah kamu lalu menjalar ke semua sudut rumah, ini dimaksudkan agar tidak ada potongan vinyl yang terbuang sia-sia
3. Pada saat pemasangan sedang berlangsung, pastikan memasangnya dengan benar karena jika sudah terpasang maka akan sulit untuk melepaskannya kembali
4. Jika semua sudah terpasang biasanya akan ada proses cutting yang dimana ini dilakukan pada saat menyisakan sedikit ruang untuk penempatan lapisan vinyl

Laminate

Laminate adalah lapisan untuk lantai kamu agar aman dan terlihat lebih menarik sama dengan vinyl.

Laminate sendiri terbuat dari serbuk kayu, multifex yang dicampur dan dipress dengan pengawet dan bahan pengeras yang tentunya lapisan atasnya memiliki motif kayu.

Untuk bagian bawah dari lapisan ini biasanya terdapat lapisan pelindung yang terbuat dari melamin. Ini dimaksudkan agar melindungi lapisan dari kelembaban yang dihasilkan dari lantai dasar.

Untuk bagian atasnya laminate menggunakan bahan utama MDF (Medium Density Fiberboard) atau HDF (High Density Fiberboard).

Lapisan yang diatasnya MDF dan HDF adalah material dekoratif. Sebab MDF dan HDF tidak bermotif maka dibutuhkan motif seperti motif kayu supaya tampilan lantai semakin cantik. Biasa nya lapisan kayu ini terbuat dari resin.

Dan lapisan yang terakhir atau lapisan yang paling atas adalah film transparan yang kuat dan berfungsi untuk melindungi lapisan dari goresan dan tahan air.

Laminate sendiri umumnya memiliki 2 macam ketebalan yakni 8 mm dan 12 mm tergantung dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.

Tampilan dari Laminate tentunya tidak kalah keren dengan kayu solid contohnya seperti flooring dan juga parket karena pastinya sudah dibuat dengan kualitas yang baik dan tentunya berguna untuk kebutuhan lantai kamu.

Untuk lapisan dari laminate sendiri biasanya memiliki anti gores (aluminium oxide) yang terdiri dari beberapa jenis yakni AC 1-2 yang kualitas nya standar yakni hanya berkisar 1-2 tahun saja dan biasanya sudah tidak diproduksi lagi.

AC 3, ini cukup baik dan bisa bertahan hingga beberapa tahun. Kamu bisa membelinya melalui pemesanan terlebih dahulu dan juga harganya pun relatif murah.

AC 4, ini adalah yang terbaik dan juga mampu bertahan hingga 20 tahun lamanya. Tentunya bisa hemat akan pengeluaran kamu bukan.

Kamu bisa dapatkan vinyl dengan kualitas yang baik di depo bangunan, ace hardware atau toko-toko peralatan rumah lainnya.

Jenis Laminate :

Laminated Golden Crown

Lapisan ini merupakan salah satu yang terbaik dengan menggunakan HDF 4 dan juga memiliki warna yang menyerupai kayu asli.

Laminate Flooring Kendo

Lapisan ini kurang lebih sama seperti Golden Crown, lapisan ini cocok banget buat dipasang di daerah tropis karena desainnya yang menarik.

Cara memasang Laminate:

1. Siapkan beberapa peralatan seperti gergaji, pulpen, siku, palu serta bahan-bahan lainnya yang berguna untuk pemasangan laminate
2. Siapkan polyfoam / lembaran berupa aluminium foil sebanyak lantai yang akan dipasang laminate. Kegunaanya adalah mencegah kelembaban yang terjadi pada lantai dasar lalu hamparkan ke semua lantai kamu
3. Tutup semua sambungan polyfoam tadi menggunakan lakban plastik
4. Baru pasang laminate ini dimulai dari pinggir ruangan hingga ke semua sudut yang hendak dipasang

Pilih Mana: Vinyl atau Laminate?

VinylLaminate
Kelebihan - Memiliki tekstur halus - Tersedia dalam ragam warna - Tahan lama dan awet- Tahan lama - Cocok buat kamu yang menyukai desain kayu - Pemasanganya relatif mudah
Kekurangan- Berbahan dasar PVC - Rentan terhadap benda tajam- Rentan terhadap goresan - Lantai dapat memuai

Kesimpulan:

Vinyl dan Laminate adalah pelindung lantai agar tidak terjadi goresan. Untuk masalah varian corak vinyl memang lebih unggul namun jika kamu ingin corak dengan kesan kayu laminate adalah jawaban yang pas buat kamu. Semua itu sesuai dengan selera dan kebutuhan orang masing-masing. Semoga bermanfaat.

Kamu pilih yang mana? Vote sekarang dan lihat hasil survey yang jadi selera pembaca lainnya:

Vinyl vs Laminate

VS

Leave a Reply